Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Bangun Santoso

Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB
Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
Presiden ketujuh Joko Widodo atau Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026). [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU
baca 10 detik
  • Presiden ke-7 RI Joko Widodo absen dalam Upacara Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin 1 Juni 2026.
  • Ketidakhadiran Jokowi disebabkan karena pihak beliau tidak menerima undangan resmi untuk menghadiri agenda kenegaraan tersebut hingga acara dimulai.
  • Upacara dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan dihadiri sejumlah tokoh nasional serta jajaran Kabinet Merah Putih dengan khidmat.

Suara.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi tidak hadir dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Ketidakhadiran sosok yang memimpin Indonesia selama dua periode tersebut menjadi sorotan publik, mengingat upacara ini merupakan salah satu agenda kenegaraan paling krusial yang memperingati fondasi dasar negara.

Pihak lingkaran terdekat Jokowi memberikan klarifikasi mengenai alasan di balik absennya sang mantan presiden dalam agenda besar tersebut. Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, memberikan penjelasan resmi terkait situasi yang berkembang di lapangan.

Menurut Syarif, hingga pelaksanaan upacara dimulai, pihak Jokowi memang tidak menerima pemberitahuan atau ajakan resmi untuk menghadiri acara yang berlangsung di kawasan Pejambon tersebut.

"Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya," ungkap Syarif kepada wartawan, Senin (1/6/2026).

Penjelasan ini sekaligus menjawab spekulasi yang sempat beredar mengenai alasan kesehatan atau agenda lain yang mungkin dijalani oleh Jokowi di Solo maupun daerah lainnya.

Syarif menegaskan bahwa ketiadaan undangan menjadi faktor utama mengapa kursi untuk Presiden ke-7 RI tersebut tampak kosong di deretan tamu kehormatan.

"Oleh karena itu, Bapak tidak menghadiri kegiatan tersebut," imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, Upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara.

baca juga

Pelaksanaan upacara di Gedung Pancasila tahun 2026 ini mengusung nuansa khidmat dengan pengamanan ketat serta protokol kenegaraan yang lengkap.

Gedung Pancasila sendiri memiliki nilai historis yang mendalam sebagai lokasi lahirnya gagasan-gagasan besar para
pendiri bangsa.

Meskipun Jokowi absen, sejumlah tokoh nasional lainnya terpantau hadir memenuhi undangan di kursi VIP.

Di antaranya adalah Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang hadir dengan mengenakan pakaian formal khas acara kenegaraan.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berbincang usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta pada Senin (1/6/2026) (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berbincang usai upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta pada Senin (1/6/2026) (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Selain Megawati, tampak pula Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 RI Ma'ruf Amin yang duduk berdampingan di area utama tamu undangan.

Presiden Prabowo Subianto tiba di lokasi upacara, Gedung Pancasila, sekitar pukul 09.35 WIB.

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani.

Prabowo tampak mengenakan pakaian adat yang memberikan kesan wibawa dalam memimpin jalannya upacara peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut.

Tak lama setelah kedatangan Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyusul hadir di lokasi.

Kehadiran Gibran di tengah absennya sang ayah, Jokowi, menjadi poin perhatian tersendiri bagi awak media yang meliput di
lokasi.

Gibran langsung menempati posisi yang telah disediakan untuk mendampingi Presiden dalam rangkaian prosesi upacara.

Di sela rangkaian acara yang berlangsung tertutup bagi umum namun disiarkan secara langsung tersebut, perhatian sempat tertuju pada interaksi Prabowo dan Megawati.

Hubungan antara kedua tokoh bangsa ini memang selalu menjadi magnet bagi pengamat politik maupun masyarakat luas. Dalam momen tersebut, suasana terlihat cukup cair dan tidak sekaku yang dibayangkan banyak pihak.

Keduanya terlihat berbincang hangat usai upacara sebelum melanjutkan agenda di dalam Gedung Pancasila.

Gestur komunikasi antara Prabowo dan Megawati ini memicu berbagai analisis mengenai stabilitas politik nasional di bawah kepemimpinan Kabinet Merah Putih.

Meski berada dalam dinamika politik yang berbeda pada masa lalu, keduanya menunjukkan sikap negarawan di hari peringatan ideologi negara.

Selain para mantan pemimpin negara dan tokoh-tokoh senior, upacara juga dihadiri para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih.

Jajaran menteri terlihat kompak mengenakan pakaian seragam formal dan mengikuti seluruh rangkaian prosesi, mulai dari pengibaran bendera hingga pembacaan teks Pancasila dan doa bersama.

Kehadiran kabinet secara lengkap ini menunjukkan soliditas pemerintahan dalam memperingati hari lahirnya dasar negara.

Gedung Pancasila yang menjadi saksi bisu sejarah kemerdekaan Indonesia kembali menjadi pusat perhatian nasional pada 1 Juni 2026 ini.

Meskipun terdapat catatan mengenai absennya Presiden ke-7 RI, jalannya upacara tetap berlangsung sesuai jadwal dengan pengawalan dari unsur TNI dan Polri untuk memastikan kelancaran acara kenegaraan tersebut.

Para tamu undangan pun mulai meninggalkan lokasi setelah seluruh rangkaian acara formal dan ramah tamah di dalam gedung selesai dilaksanakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

Perdana Menteri Qatar Temui Prabowo di Istana, Bawa Pesan Khusus dari Doha

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:13 WIB

Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit

Prabowo: Tak Ada Bangsa Lain yang Kasihan Kalau Kita Sulit

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja

Pertemuan Langka di Gedung Pancasila: Prabowo, Megawati, JK, hingga Ma'ruf Amin Kumpul Satu Meja

News | Senin, 01 Juni 2026 | 15:04 WIB

5 Fakta Hotel Four Seasons George V, Tempat Pabowo Menginap di Prancis

5 Fakta Hotel Four Seasons George V, Tempat Pabowo Menginap di Prancis

Lifestyle | Senin, 01 Juni 2026 | 15:20 WIB

Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar

Visi Tinggi Presiden Prabowo dan Krisis Literasi Nasional yang Menjadi Karang Penghalang Besar

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 16:00 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×