Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB
Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?
Tumpukan Sampah di Pesisir Muara Angke, Senin. (1/6/26) (Instagram/ilhamapriyanto)

"Di sini ada jalur transportasi mikroplastik masuk ke dalam tubuh manusia dan bisa meracuni tubuh manusia," kata Rafika.

Ancaman tersebut bukan lagi sekadar teori. Ecoton menemukan jejak mikroplastik di sejumlah sampel biologis manusia dalam penelitian yang dilakukan di Jawa Timur.

Salah satunya ditemukan pada cairan ketuban ibu hamil di Gresik.

"Kami pernah mengambil sampel mikroplastiknya, salah satunya di ibu hamil yang ada di Gresik. Itu ditemukan di ketuban ibu hamil," ujar Rafika saat ditemui beberapa waktu lalu. 

Berdasarkan wawancara terhadap 42 ibu hamil, paparan mikroplastik diduga berasal dari aktivitas sehari-hari, seperti membakar sampah di sekitar rumah, menggunakan wadah plastik untuk makanan panas, hingga penggunaan produk rumah tangga dan kosmetik berbahan plastik.

Tidak hanya itu, Ecoton juga menemukan mikroplastik jenis polyethylene pada sejumlah sampel sperma pria. Jenis plastik ini umum ditemukan pada botol air minum sekali pakai, kemasan sachet, dan kantong plastik tipis.

Menurut Rafika, hasil pemeriksaan dokter andrologi menunjukkan adanya berbagai kelainan bentuk sperma pada sampel yang terpapar.

"Dokternya sendiri menjelaskan ada banyak kelainan sperma, misalnya ekornya ada dua, kemudian ekornya kecil, pendek, kemudian kepalanya juga ada yang lebih besar daripada ekornya," ungkapnya.

Lebih jauh, mikroplastik dinilai berbahaya karena membawa ribuan senyawa kimia yang dapat masuk ke dalam tubuh.

baca juga

"Sifat kimia si plastik itu seperti magnet. Jadi apapun yang ada di sekitarnya, dia akan diikat oleh si mikroplastik," jelas Rafika.

Akibatnya, mikroplastik tidak hanya masuk sebagai partikel asing, tetapi juga membawa berbagai zat pencemar lain yang menempel di permukaannya.

Apa yang bisa dilakukan?

Menurut Rafika, membersihkan sampah di laut dan pesisir tetap diperlukan. Namun, langkah tersebut tidak akan cukup jika aliran sampah dari daratan terus berlangsung.

Karena itu, solusi utama harus dimulai dari sumbernya, yakni mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah sampah sejak rumah tangga, memperkuat sistem daur ulang, serta mendorong penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.

"Yang paling bagus memang stop dari hulu penggunaan plastiknya," tegasnya.

Ia juga menilai penanganan sampah plastik membutuhkan tanggung jawab bersama antara masyarakat, pemerintah, dan produsen.

"Kalau sudah tercecer di lingkungan, yang bertanggung jawab multipihak: pemerintah, masyarakat, dan produsen melalui regulasi EPR," ujarnya.

Melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR), produsen didorong untuk menarik kembali kemasan produknya atau mendesain ulang kemasan agar tidak berakhir menjadi sampah yang mencemari lingkungan.

Sementara itu, pemerintah dinilai perlu memperkuat pengawasan dan menegakkan regulasi yang telah mewajibkan pengurangan sampah plastik.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampah Organik Masih Menumpuk di Bali, Warga Benoa Diajak Ubah Limbah Jadi Ekoenzim

Sampah Organik Masih Menumpuk di Bali, Warga Benoa Diajak Ubah Limbah Jadi Ekoenzim

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:30 WIB

Hobi Beli Barang Serupa? Fungsi Sama Saja tapi Sampah Belanja Bisa Double

Hobi Beli Barang Serupa? Fungsi Sama Saja tapi Sampah Belanja Bisa Double

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 17:10 WIB

Kemasan Makanan Sekali Pakai: Bukan Sekadar Sampah yang Bisa Disepelekan

Kemasan Makanan Sekali Pakai: Bukan Sekadar Sampah yang Bisa Disepelekan

Your Say | Senin, 01 Juni 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:45 WIB

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

Bogor | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:39 WIB

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:28 WIB

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:17 WIB

BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat

BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:14 WIB

Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota

Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:10 WIB

Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness

Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness

Bekaci | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:06 WIB

Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota

Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota

Surakarta | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:02 WIB

×