Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 02 Juni 2026 | 16:43 WIB
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
Kolase foto Seskab Teddy dan politisi PDIP Guntur Romli. (Dok. Suara.com)
baca 10 detik
  • Politikus Guntur Romli mengkritik klaim Seskab Teddy terkait keberhasilan diplomasi luar negeri Presiden Prabowo dalam mendatangkan investasi.
  • Guntur menyatakan mayoritas investasi berasal dari modal dalam negeri, bukan hasil diplomasi internasional seperti yang diklaim pemerintah.
  • Guntur menilai angka Rp575 triliun dari Jepang dan Korea Selatan hanyalah komitmen investasi yang belum terealisasi secara nyata.

Ia menilai ada ketimpangan besar antara biaya politik dan operasional perjalanan luar negeri dengan realisasi modal asing yang masuk ke Indonesia.

"Bila dilihat dari hasil investasi asing yang masuk, judulnya 'Presiden Prabowo Gagal Membawa Masuk Investasi Asing Meski Sering ke Luar Negeri' tanggal 9 April," kata Guntur.

Ia merujuk pada data-data ekonomi makro yang menunjukkan bahwa minat investor asing tidak serta merta meningkat hanya karena pertemuan-pertemuan seremonial di tingkat kepala negara.

Guntur mengatakan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga mengakui realisasi penanaman modal asing (PMA) sepanjang 2025 hanya tumbuh tipis 0,1% alias stagnan, dan sangat anjlok bila
dibanding pertumbuhan PMA tahun 2024 yang mencapai 21%.

Penurunan pertumbuhan yang drastis ini dianggap sebagai rapor merah bagi tim ekonomi dan diplomasi pemerintahan saat ini.

Guntur kemudian menyorot pernyataan Teddy soal kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan yang diklaim membawa hasil instan.

Teddy disebut menyederhanakan proses investasi yang sebenarnya masih sangat awal dan belum bisa dikategorikan
sebagai uang masuk ke kas negara atau pembangunan riil.

"Teddy juga tidak menyebut masih komitmen investasi, melainkan langsung mengklaim kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korea Selatan kembali langsung ada investasi di 575 triliun. Klaim itu juga palsu dan menyesatkan," kata Guntur.

Ia mengingatkan bahwa dalam dunia investasi, ada perbedaan sangat jauh antara minat, komitmen, dan realisasi.

baca juga

Guntur menjelaskan bahwa angka Rp575 triliun baru sebatas komitmen bisnis di atas kertas, MoU alias elum masuk sebagai realisasi investasi di BKPM.

Tanpa adanya realisasi, angka tersebut hanyalah angka di atas kertas yang belum memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat luas, seperti pembukaan lapangan kerja atau peningkatan pendapatan negara.

"Tidak ada satu rupiah pun dari angka itu yang tercatat sebagai langsung masuk dalam data resmi," kata Guntur.

Ia menyayangkan sikap Sekretaris Kabinet yang dianggap tidak transparan dalam membedakan antara janji investasi dengan modal yang sudah benar-benar tertanam di Indonesia.

Guntur mengatakan apa yang disampaikan Teddy bukan sekadar overclaim atau klaim berlebihan yang biasa terjadi di panggung politik.

Menurutnya pernyataan Teddy merupakan penyesatan publik yang disengaja untuk menutupi kegagalan pencapaian target investasi asing.

"Teddy sengaja mengaburkan antara komitmen dan realisasi, serta menyematkan prestasi PMDN (investasi dalam negeri) sebagai hasil diplomasi luar negeri demi narasi politik yang gemerlap. Publik berhak mendapatkan fakta yang jujur, bukan kalimat bombastis yang menyesatkan," tambah Guntur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:32 WIB

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

Sorot Transparansi Biaya Lawatan Prabowo, CELIOS Ingatkan Risiko Penggunaan Kocek Pribadi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:38 WIB

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Adu LHKPN Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dino Patti Djalal, Siapa yang Lebih Kaya?

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:37 WIB

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

Hasto Kristiyanto: Pancasila Merupakan Gugatan terhadap Imperialisme dan Kolonialisme

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:34 WIB

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

Analis: Presiden Prabowo Kini Terhimpit di Antara PDIP dan Jokowi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:28 WIB

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

PDIP Sebut Persahabatan Prabowo dan Megawati Kokoh, Bukan Sekadar Pertemanan 'Nasi Goreng'

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:15 WIB

Prabowo Lahap Nikmati MBG Bareng Siswa SMP, Tanya Cita-cita hingga Nyanyi Bersama

Prabowo Lahap Nikmati MBG Bareng Siswa SMP, Tanya Cita-cita hingga Nyanyi Bersama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×