Cegah Konflik, Bantuan Sandang Korban Kebakaran Kemayoran Belum Dibagikan

Bangun Santoso

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:33 WIB
Cegah Konflik, Bantuan Sandang Korban Kebakaran Kemayoran Belum Dibagikan
Bantuan logistik bagi korban kebakaran area Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Suara.com/Cornelius Juan Prawira)
baca 10 detik
  • Kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 2 Juni 2026 berdampak pada 527 warga RW 04 dan 270 bangunan.
  • Pengelola posko Lapangan Jusuf Hamka memprioritaskan distribusi pangan pokok bagi 679 korban terdampak secara adil dan terukur.
  • Penyaluran bantuan sandang ditunda hingga jumlah mencukupi untuk seluruh pengungsi guna menghindari gesekan dan ketidakadilan antarwarga.

Suara.com - Kondisi terkini di posko pengungsian korban kebakaran area Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, mulai menunjukkan progres penyaluran logistik.

Namun, pihak pengelola lingkungan menerapkan kebijakan ketat terkait distribusi bantuan guna menghindari potensi gesekan antarwarga.

Hingga Selasa petang (2/6/2026), bantuan yang mengalir dan didistribusikan kepada para penyintas mayoritas masih berupa kebutuhan pangan pokok.

Ketua RW 04, Darmi, mengatakan logistik yang sejauh ini datang untuk korban kebakaran area Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, masih berupa pangan.

Jenis bantuan pangan yang mendominasi meliputi air mineral dan mie instan yang terus berdatangan ke posko utama.

Untuk kebutuhan sandang, ia menegaskan kebutuhan itu belum dibagikan, karena jumlahnya belum mencukupi seperti air mineral dan mie instan.

Keputusan untuk menahan sementara distribusi pakaian atau kebutuhan sandang ini diambil untuk memastikan prinsip keadilan bagi seluruh pengungsi yang berada di tenda-tenda darurat.

"Paling tidak mendekati cukup. Jangan sampai kita bagi cuman tenda ini terbagi sana enggak. Itu kan akan menimbulkan masalah baru," ujarnya dalam wawancara dengan Suara.com di tenda posko logistik Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa petang (2/6/2026).

Berdasarkan pemetaan wilayah terdampak, warga RW 04 menjadi kelompok yang paling banyak mengalami kerugian materiil.

baca juga

Ia mengatakan warga yang banyak terdampak kebetulan di RW 04. Menurut data BPBD DKI Jakarta, sejauh ini tercatat warga terdampak dari RW 04 sebanyak 527 jiwa dengan jumlah bangunan terdampak sebanyak 270 rumah.

Skala kerusakan yang masif ini membuat manajemen logistik menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus lingkungan.

Di lokasi pengungsian yang berpusat di Lapangan Jusuf Hamka, fasilitas dasar mulai terpenuhi secara bertahap. Darmi mengatakan, setiap tenda pengungusi memperoleh 20 matras.

Sejauh ini, dari pengamatan Suara.com terdapat 8 tenda pengungsian dari lembaga dan pemerintah juga didirikan, seperti Dinas Sosial DKI Jakarta, BPBD, Polri, dan PMI. Keberadaan tenda-tenda ini menjadi titik sentral aktivitas warga yang kehilangan tempat tinggal.

Selain kebutuhan pangan harian, bantuan perlengkapan tidur lainnya mulai masuk ke posko pada waktu menjelang malam.

Ketua RW 04 yang rumahnya turut terdampak ini mengatakan, bantuan berupa selimut baru datang pada sore sekitar pkl 17.00 berasal dari Polres Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari

Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:23 WIB

Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol

Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol

Foto | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:00 WIB

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 18:09 WIB

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!

Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:38 WIB

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:42 WIB

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:13 WIB

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×