'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 03 Juni 2026 | 11:40 WIB
'Pulau Sampah' Kembali Muncul di Muara Angke, Greenpeace Desak Jakarta Benahi Sistem dari Sumber
Tumpukan Sampah di Pesisir Muara Angke, Senin. (1/6/26) (Instagram/ilhamapriyanto)

Suara.com - Hamparan sampah yang menutupi perairan Muara Angke, Jakarta Utara, kembali menyita perhatian publik. Senin pagi (1/6/2026), rekaman udara yang diunggah Ilham Apriyanto memperlihatkan limbah plastik dan sampah rumah tangga mengapung membentuk lapisan padat menyerupai pulau di pesisir utara Jakarta.

Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Namun kemunculannya kembali menjadi pengingat bahwa persoalan sampah Jakarta belum terselesaikan secara mendasar. Sampah yang terlihat menumpuk di laut hanyalah ujung dari masalah panjang pengelolaan sampah yang belum berjalan efektif sejak dari sumbernya.

Juru Kampanye Zero Waste Greenpeace Indonesia, Ibar Akbar, menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber masih belum berjalan optimal.

"Masalah sampah dengan kondisi penampakan hamparan sampah di pesisir Jakarta menunjukkan bahwa masalah sampah di daerah masih belum selesai, belum diterapkan sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari sumber sehingga sampah tercampur dan terbuang mencemari lingkungan," ujar Ibar.

Menurutnya, sampah yang berakhir di laut merupakan bukti adanya kebocoran sistem di berbagai titik, mulai dari rumah tangga, pengangkutan, hingga pengolahan akhir. Karena itu, penyelesaian persoalan sampah tidak bisa hanya mengandalkan petugas kebersihan yang bekerja di hilir.

Momentum perbaikan, kata Ibar, sebenarnya telah hadir melalui Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber. Namun regulasi tersebut harus segera diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan.

Ia mendorong pemerintah memperkuat penyediaan fasilitas pemilahan sampah di lingkungan permukiman, armada pengangkut yang terpisah, pengawasan rutin, serta edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.

"Bukan hanya regulasinya yang ada, tetapi implementasinya harus benar-benar berjalan," katanya.

Persoalan semakin rumit ketika sampah telah lolos ke lingkungan. Kepala Laboratorium Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), Rafika Aprilianti, menjelaskan bahwa plastik yang masuk ke sungai dan laut akan terus berpindah mengikuti arus hingga menumpuk di pesisir atau bahkan pulau-pulau yang tidak berpenghuni.

baca juga

Lebih berbahaya lagi, plastik tersebut perlahan akan terurai menjadi mikroplastik yang sulit dibersihkan dan berpotensi masuk ke rantai makanan.

Karena itu, Rafika menilai tanggung jawab penanganan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat.

"Kalau sudah tercecer di lingkungan, yang bertanggung jawab multipihak: pemerintah, masyarakat, dan produsen melalui regulasi EPR," tegasnya.

Melalui skema Extended Producer Responsibility (EPR), produsen diwajibkan menarik kembali kemasan pascakonsumsi atau mendesain ulang kemasan agar tidak mencemari lingkungan. Kewajiban tersebut sebenarnya telah diatur dalam berbagai regulasi persampahan nasional, namun implementasinya masih dinilai lemah.

Ibar menegaskan perusahaan produsen kemasan harus ikut bertanggung jawab atas limbah yang mereka hasilkan.

"Di undang-undang persampahan kita kan mereka wajib untuk menarik kembali kemasannya, entah itu Unilever, Danone, Mayora, atau perusahaan lainnya," ujarnya.

Rafika menambahkan pemerintah juga perlu memastikan aturan yang telah ada benar-benar ditegakkan.

"Pemerintah sudah ada regulasi baku mutu plastik harus nihil di lingkungan dan produsen harus memberikan sampah kemasannya atau meredesign kemasan agar tidak tercecer dan mencemari lingkungan," katanya.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

Viral 'Pulau Sampah' di Muara Angke: Bagaimana Berakhir di Sana dan Apa Bahaya Tersembunyinya?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:48 WIB

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:11 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

Pemilahan Sampah di Jakarta Dinilai Butuh Sistem Data yang Lebih Terbuka, Mengapa?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:52 WIB

Terkini

Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla

Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla

Kaltim | Kamis, 05 November 2026 | 11:27 WIB

Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:25 WIB

Dari Kekhawatiran Hingga Solusi, Komisaris PLN Berdialog dengan Pengguna Mobil Listrik di Medan

Dari Kekhawatiran Hingga Solusi, Komisaris PLN Berdialog dengan Pengguna Mobil Listrik di Medan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 11:23 WIB

Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo

Relawan Jokowi Padati PN Jaktim, Joget-Joget dan Bawa Poster Sindiran untuk Roy Suryo

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:21 WIB

8 Krim untuk Kaki Pecah-pecah, Bantu Melembapkan Tumit agar Tidak Kering

8 Krim untuk Kaki Pecah-pecah, Bantu Melembapkan Tumit agar Tidak Kering

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 11:19 WIB

Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Pengganti Listyo Sigit Prabowo di Kursi Kepala Staf Kepresidenan

Harta Kekayaan Ariyo Windutomo, Pengganti Listyo Sigit Prabowo di Kursi Kepala Staf Kepresidenan

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 11:19 WIB

Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Listyo Disebut Sadap HP Para Jenderal Polri

Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Listyo Disebut Sadap HP Para Jenderal Polri

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:16 WIB

Lama Numpang Listrik Tetangga, Ibu Suryani Menangis Saat Komisaris PLN Nyalakan Listrik di Rumahnya

Lama Numpang Listrik Tetangga, Ibu Suryani Menangis Saat Komisaris PLN Nyalakan Listrik di Rumahnya

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 11:13 WIB

Affiliate Produk Elektronik Tawarkan Komisi hingga 4 Persen bagi Kreator Konten

Affiliate Produk Elektronik Tawarkan Komisi hingga 4 Persen bagi Kreator Konten

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 11:13 WIB

Gurita Bisnis Raffi Ahmad yang Gulung Tikar

Gurita Bisnis Raffi Ahmad yang Gulung Tikar

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 11:13 WIB

×