Mensos Gus Ipul: Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat Lampaui Target, Capai Lebih dari 42 Ribu Anak

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:30 WIB
Mensos Gus Ipul: Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat Lampaui Target, Capai Lebih dari 42 Ribu Anak
Lebih dari 42 ribu anak terdata mengikuti proses penjangkauan, sementara kapasitas yang tersedia sekitar 32 ribu siswa di seluruh Indonesia. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Jumlah calon siswa Sekolah Rakyat yang dijangkau Kementerian Sosial (Kemensos) pada tahun 2026 telah mencapai target. Hingga awal Juni 2026, lebih dari 42 ribu anak terdata mengikuti proses penjangkauan, sementara kapasitas yang tersedia sekitar 32 ribu siswa di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat dialog dalam acara Open House Sekolah Rakyat untuk Orang Tua dan Calon Siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 Bogor, Rabu (3/6/2026).

“(Calon siswa) yang sudah dijangkau per hari ini ada 42 ribu, sementara alokasinya 32.640. Itu alokasinya di seluruh Indonesia. (Jadi) penjangkauan seluruh Indonesia sudah melebihi target,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, capaian tersebut menambah total siswa Sekolah Rakyat sejak program dimulai pada Juli 2025. Pada tahun pertama pelaksanaan, jumlah siswa yang mengikuti program ini mencapai hampir 15 ribu anak.

“Kalau digabung tahun (ajaran) 2025-2026 dan 2026 - 2027, (jumlah) siswa Sekolah Rakyat seluruh Indonesia jumlahnya sudah lebih dari 45 ribu siswa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran umum. Penjangkauan dilakukan langsung kepada anak keluarga prasejahtera yang masuk dalam desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Jadi sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran. (Namun) menjangkau siswa-siswa melalui data yang ada, yang dimiliki oleh pemerintah di DTSEN dan sebagian lagi dijangkau ketika ketemu di jalanan,” jelas Gus Ipul.

Penjangkauan calon siswa paling banyak dilakukan pada jenjang SMP dengan lebih dari 17.815 anak. Selanjutnya jenjang SMA sebanyak 16.206 anak dan SD lebih dari 3.597 anak.

Kemensos juga menjangkau anak-anak rentan yang hidup di jalanan. Dari total peserta yang terdata, sebanyak 429 anak dijangkau langsung dari jalanan, terutama di wilayah Jabodetabek.

baca juga

Sebagian besar calon siswa berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sangat terbatas. Sebanyak 18.737 anak berasal dari keluarga berpenghasilan di bawah Rp1 juta per bulan. Sementara 1.624 anak berasal dari keluarga tanpa penghasilan, dan 10.774 anak berasal dari keluarga dengan penghasilan Rp1 juta per bulan hingga setara upah minimum regional (UMR).

Gus Ipul mengatakan, mayoritas orang tua calon peserta didik bekerja di sektor informal. Di antaranya buruh pertanian sebanyak 4.184 orang, buruh bangunan 3.421 orang, jasa lainnya 2.307 orang, buruh perkebunan 1.915 orang, serta buruh industri 1.246 orang.

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul meminta masyarakat menolak segala bentuk pungutan liar dalam proses penjangkauan siswa Sekolah Rakyat.

“Para orang tua, jangan mau kalau ada yang minta serupiah pun. Tidak boleh, itu dilarang oleh presiden dan undang-undang. Tidak boleh memaksa orang lain untuk memberikan sesuatu (karena) itu bagian dari korupsi,” tegas Gus Ipul.

Ia menegaskan proses penerimaan siswa Sekolah Rakyat dilakukan secara ketat, transparan, dan berbasis DTSEN. Karena itu, masyarakat diminta melaporkan jika menemukan penyimpangan dalam proses penjangkauan.

“Yang dijangkau di sini adalah yang memenuhi kriteria, untuk itu jika ada yang main-main Tolong dilaporkan. Kami akan tindak dengan tegas,” jelas Gus Ipul.

Gus Ipul memastikan Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak yang benar-benar memenuhi kriteria.

“Kalau ada yang main-main tolong dilaporkan. Kami akan tindak dengan tegas,” kata Gus Ipul.

Dalam dialog tersebut, Gus Ipul juga berbincang dengan Saputra (14), salah satu calon siswa Sekolah Rakyat yang putus sekolah sejak kelas 5 SD.

“(Saya) tidak lulus, berhenti di kelas 5 (SD). Saya pengen sekolah, yang penting bisa bahagiakan ayah,” kata Saputra.

Ayah Saputra, Naman Surya Pratama, yang merupakan penyandang disabilitas netra, mengaku mendukung penuh anaknya untuk mengikuti program Sekolah Rakyat meski harus tinggal di asrama.

“Saya akan siap bagaimanapun ceritanya dan saya sangat mendukung secara penuh. Saya berterima kasih pada Pak Presiden Prabowo berikut jajaran aparat Republik Indonesia,” kata dia.

Dalam acara tersebut, Gus Ipul didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Supomo, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Mira Riyati Kurniasih, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Agus Zainal Arifin, Plt Inspektur Jenderal Dody Sukmono, serta pejabat tinggi Kemensos lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri ratusan orang tua dan calon siswa Sekolah Rakyat. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Wamensos, Tiga Bupati Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Temui Wamensos, Tiga Bupati Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:00 WIB

Mensos dan Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Hingga Dialog dengan Siswa dan Calon Siswa

Mensos dan Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Hingga Dialog dengan Siswa dan Calon Siswa

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:00 WIB

Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi

Video Mensos Rela Menunggu Demi Bertemu Seskab Teddy Viral, Warganet Soroti Tata Birokrasi

Entertainment | Senin, 01 Juni 2026 | 11:00 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Terkini

Rupiah Terus Tertekan ke Level Rp18.156 per Dolar AS di Awal November

Rupiah Terus Tertekan ke Level Rp18.156 per Dolar AS di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:20 WIB

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Harga Emas Antam Mulai Perlahan Naik Jadi Rp2.531.000/Gram

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:20 WIB

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:14 WIB

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

News | Senin, 02 November 2026 | 10:13 WIB

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:12 WIB

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:10 WIB

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 10:01 WIB

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Foto | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

News | Senin, 02 November 2026 | 09:59 WIB

×