Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:21 WIB
Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini
Ilustrasi petugas sedang memeriksa gardu listrik. [dok. ist]
baca 10 detik
  • PLN akan melakukan pemeliharaan darurat gardu listrik di Jakarta pada Jumat malam, 5 Juni 2026 mendatang.
  • Penghentian operasional IPA Pejompongan I selama dua jam tersebut berpotensi mengganggu pasokan air bersih selama berhari-hari.
  • PAM Jaya mengimbau warga menyiapkan cadangan air dan menyediakan bantuan mobil tangki gratis bagi wilayah terdampak.

Suara.com - Sebuah bunyi desis yang ditemukan saat inspeksi rutin di gardu listrik milik PLN berujung pada ancaman gangguan air bersih bagi warga di 45 kelurahan Jakarta selama berhari-hari.

PAM Jaya mengumumkan IPA Pejompongan I akan berhenti beroperasi selama dua jam pada Jumat (5/6/2026) mulai pukul 23.00 WIB hingga Sabtu (6/6/2026) dini hari pukul 01.00 WIB, menyusul jadwal pemeliharaan darurat gardu PLN SN45 yang menyuplai listrik ke instalasi pengolahan air tersebut.

Inspeksi PLN pada 25 Mei 2026 menemukan anomali pada gardu SN45, yang jika dibiarkan dapat memutus pasokan listrik ke IPA Pejompongan I secara tiba-tiba dan lebih fatal.

Direktur Teknik PAM Jaya, Akhmad Santika, menyebut penghentian dua jam itu berpotensi merembet menjadi gangguan berhari-hari akibat sifat aliran air yang berbeda dengan listrik.

“Pekerjaan pemeliharaannya memang hanya dua jam. Tetapi dampaknya bisa sampai dua hari karena memang karakteristik air seperti itu,” ujar Santika dalam paparannya di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Selama dua jam penghentian, sebanyak 1.500 liter per detik pasokan dari IPA Pejompongan I akan lenyap, dan PAM Jaya hanya mampu mengompensasi sekitar 1.100 liter per detik dari IPA Pejompongan II dan IPA Buaran I di Jakarta Timur.

Pemulihan pun tidak bisa instan karena udara yang masuk ke dalam pipa saat aliran berhenti menjadi biang kerok terhambatnya aliran air kembali ke pelanggan.

“Berdasarkan pengalaman, recovery ke titik yang terjauh bisa sampai 2x24 jam. Bahkan pernah pengalaman kami sampai lima hari untuk mencapai titik yang paling jauh,” kata Santika.

Wilayah yang diprediksi paling lambat pulih adalah kelurahan-kelurahan di ujung utara Jakarta, seperti Penjaringan, Ancol, dan Pejagalan, yang berada paling jauh dari titik sumber air.

baca juga

Direktur Operasional PAM Jaya, Syahrul Hasan, meminta warga segera mengisi penampungan air sebelum pemeliharaan dimulai, dan menyiapkan bantuan darurat berupa 70 unit mobil tangki berkapasitas 4.000 liter yang dapat dipesan secara gratis melalui Call Center 1500 223 yang beroperasi 24 jam.

“Kami berharap pekerjaan yang dilakukan oleh pihak PLN ini bisa selesai tepat waktu,” pungkas Syahrul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertarungan Masyarakat Urban Memperoleh Akses Air Bersih di Sudut Kota

Pertarungan Masyarakat Urban Memperoleh Akses Air Bersih di Sudut Kota

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:35 WIB

Krisis Air Bikin Perempuan Kehilangan Akses Pendidikan, Bagaimana Hubungannya?

Krisis Air Bikin Perempuan Kehilangan Akses Pendidikan, Bagaimana Hubungannya?

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:07 WIB

Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan

Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:15 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×