Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok

Muhammad Yasir

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:00 WIB
Sakit Hati Diintimidasi, Ayah dan Anak di Cikupa Kompak Bunuh Pedagang Cilok
Ilustrasi motif di balik kasus pembunuhan sadis seorang pedagang cilok yang jasadnya ditemukan di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang. [Suara.com/ Ai]
  • Dua tersangka berinisial MS dan BT membunuh pedagang cilok berinisial P di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang.
  • Aksi pembunuhan dipicu oleh rasa sakit hati akibat tindakan perundungan serta pemerasan uang yang dilakukan korban terhadap tersangka.
  • Polisi menangkap kedua pelaku di Terminal Pasar Rebo saat hendak melarikan diri menuju Salatiga pada Jumat, 5 Juni 2026.

Suara.com - Polsek Cikupa Polresta Tangerang mengungkap motif di balik pembunuhan sadis terhadap P (33), seorang pedagang cilok yang jasadnya ditemukan di sebuah kontrakan di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Polisi menyebut aksi keji tersebut dipicu oleh rasa sakit hati dan dendam pelaku terhadap korban.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah, menjelaskan bahwa tersangka utama berinisial MS (17) merasa tidak terima karena sering menjadi sasaran perundungan oleh korban.

"Hasil keterangan pelaku karena dendam. Pelaku sakit hati karena sering diintimidasi dan dimintai uang," ujar Syaiful di Tangerang, Minggu (7/6/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, MS yang juga berprofesi sebagai pedagang cilok sempat mengadu kepada ayahnya, BT (41), mengenai perlakuan korban.

Mendengar laporan tersebut, ayah dan anak ini kemudian mendatangi lokasi korban dan melakukan penyerangan secara bersama-sama menggunakan senjata tajam.

"Bercerita kepada bapaknya karena sering dimintai uang dan diancam, itu menurut keterangan pelaku," tambah Syaiful.

Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri (tengah) didampingi Kanit Reskrim Ipda Syaiful Rusdiansyah (kiri) memberikan keterangan hasil penanganan pembunuhan terhadap pedagang cilok yang jasadnya ditemukan di kontrakan di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang. (ANTARA/Azmi Samsul M)
Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri (tengah) didampingi Kanit Reskrim Ipda Syaiful Rusdiansyah (kiri) memberikan keterangan hasil penanganan pembunuhan terhadap pedagang cilok yang jasadnya ditemukan di kontrakan di Desa Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Pelarian kedua tersangka berakhir saat tim kepolisian meringkus mereka di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6/2026).

Saat ditangkap, keduanya diketahui sedang bersiap melarikan diri menuju daerah Salatiga, Jawa Tengah.

Sebelumnya, tim identifikasi menemukan kondisi jasad korban sangat mengenaskan dengan delapan luka sabetan senjata tajam di bagian punggung dan paha.

Selain luka robek, hasil forensik juga menemukan luka memar akibat hantaman benda tumpul.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menegaskan bahwa seluruh bukti dan keterangan saksi telah dikumpulkan untuk memperkuat konstruksi hukum kasus ini.

Atas perbuatannya, ayah dan anak tersebut kini harus mendekam di sel tahanan dan terancam jeratan pasal pembunuhan berencana. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi

Harga Nyawa Rp139 Juta, Mantan Istri Otaki Pembunuhan Berencana Pengusaha Korea di Tambun Bekasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Terkini

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

BGN Diguncang Korupsi: Cukupkah Pergantian Pimpinan Selamatkan Program MBG?

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 08:55 WIB

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

Bulog Gelontorkan Beras SPHP & Percepat Penyaluran Bantuan Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Beras

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:24 WIB

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB