Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Rabu, 10 Juni 2026 | 13:45 WIB
Setahun Berjalan, Prof Nuh Soroti Dua Aspek Utama dalam Evaluasi Sekolah Rakyat
Ketua Tim Formatur Program Sekolah Rakyat Prof. Mohammad Nuh dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaran Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Ketua Tim Formatur Program Sekolah Rakyat Prof. Mohammad Nuh menyampaikan peran Kepala Sekolah menjadi salah satu kunci keberhasilan program Sekolah Rakyat. Oleh karena itu, penting melakukan monitoring terhadap kinerja Kepala Sekolah Rakyat.

“Sehingga mohon betul, monitoring terhadap kinerja, pendampingan terhadap Kepala Sekolah, pengembangan terhadap Kepala Sekolah dan seterusnya, ini bukan kegiatan diskret, yang kadang-kadang, tapi kegiatan yang terus menerus secara berkala,” kata Prof Nuh dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaran Sekolah Rakyat di Kantor Kemensos, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, Kepala Sekolah memiliki peran fundamental karena setiap hari menghadapi kondisi langsung di lapangan. Disamping itu, Prof Nuh menjelaskan Sekolah Rakyat tidak hanya bertujuan menghadirkan output tapi juga impact bagi masyarakat, sehingga respons baik berdasarkan yang dilihat (seeing), dirasakan (feeling), dan dinalarkan (analyzing) oleh masyarakat sangat penting.

“Sehingga tiga satuan itu, satuan seeing, feeling, dan analyzing itu menjadi penting ya.  Meskipun tampaknya (Sekolah Rakyat) bagus sekali begitu, orang juga senang, tapi kalau nalarnya tidak dapat, pada kelompok tertentu tidak dapat itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof Nuh juga menyoroti terkait optimalisasi penggunaan anggaran, supaya dalam penggunaannya dapat lebih efisien namun memberikan dampak yang maksimal. Bahkan anggaran hasil efisiensi tersebut juga bisa digunakan untuk keperluan lain yang bermanfaat.

“Nah optimasi yang kita maksudkan adalah proses yang sekarang menjadi tanggung jawab kita, optimalkan betul, jangan sampai kita terbuai dengan taruhlah kesanjungan yang diberikan oleh negara, oleh pemerintah, seakan-akan apa saja yang kita minta diturutin, tapi kita pun juga sadar betul bahwa anggaran pemerintah pun juga terbatas,” kata Prof Nuh.

Dalam kesempatan ini Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico melaporkan sampai dengan hari ini (9/6), dari 166 Sekolah Rakyat rintisan yang telah beroperasi selama kurang lebih 11 bulan, terdapat 59 Sekolah Rakyat yang sudah terakreditasi.

“Dari 59 itu, menyusul 37 Sekolah Rakyat rintisan sudah dilakukan visitasi dan insya Allah dalam waktu dekat juga nanti bisa keluar juga, menyusul 70 SR lainnya yang sedang juga dalam proses penjadwalan teman-teman BAN-PDM untuk melakukan proses visitasi di lapangan,” kata Robben Rico.

Kemudian terkait pembangunan Sekolah Rakyat permanen di 93 titik, terdapat kebutuhan SDM mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan. Untuk kepala sekolah, 166 kepala Sekolah Rakyat rintisan yang sudah eksisting akan tetap bertugas, namun terdapat kebutuhan 33 kepala sekolah baru untuk mengisi lokasi-lokasi Sekolah Rakyat permanen yang sebelumnya tidak ada sekolah rintisan.

baca juga

“Hari ini kita minta ada 99 kandidat di masing-masing lokasi nanti, ada 3 calon usulan dari pemerintah daerah, kepala sekolahnya yang diajukan kepada kita, untuk nanti kita seleksi seperti tahun lalu,” ujar Robben.

Sementara itu, terkait kebutuhan tenaga kependidikan dan guru, saat ini sedang berlangsung proses rekrutmen, dengan kebutuhan 5.127 tenaga kependidikan, 3.053 guru mata pelajaran dan kelas, serta 331 guru agama.

“Hari ini sedang proses pendaftaran, dan nanti statusnya adalah P3K untuk penggajian dan kawan-kawannya, nanti masuk menjadi pegawai dari Kementerian Sosial,” pungkasnya.

Sebagai informasi, rapat turut dihadiri Plt. Inspektur Jenderal Kemensos Dody Sukmono, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Agus Zainal Arifin, serta pejabat terkait lainnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul dan Kepala KSP Bahas Perkembangan Program Sekolah Rakyat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:44 WIB

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:40 WIB

Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Jadwal Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 15:29 WIB

Buka 8-14 Juni, Ketahui Beda Gaji Guru Reguler vs Sekolah Rakyat Sebelum Daftar PPPK

Buka 8-14 Juni, Ketahui Beda Gaji Guru Reguler vs Sekolah Rakyat Sebelum Daftar PPPK

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 13:22 WIB

Terkini

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:54 WIB

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:38 WIB

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:36 WIB

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:31 WIB

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:28 WIB

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:23 WIB

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:00 WIB

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

×