Kedua adalah Antroposen berbahaya, ketika pengurangan emisi berjalan lambat dan pemanasan terus bertambah sehingga risiko sosial, ekonomi, dan lingkungan meningkat.
Ketiga adalah Antroposen tidak terkendali—kondisi ketika perubahan iklim memicu umpan balik alami yang mempercepat pemanasan dan membuat sistem semakin sulit dikendalikan.
Peneliti menggambarkannya seperti “pasir hisap Antroposen”: semakin lama tindakan ditunda, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk keluar.
Net-zero bukan tujuan akhir
Temuan ini memberi pesan penting: target net-zero tetap krusial, tetapi tidak cukup dipahami sebagai tombol reset bagi planet.
Alih-alih menunggu kondisi kembali seperti semula, fokus kebijakan dan tindakan perlu bergeser pada dua hal sekaligus: mengurangi emisi secepat mungkin dan memperkuat kemampuan masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan yang sudah terjadi.
Transisi energi bersih, perlindungan hutan, pembangunan kota yang lebih tahan iklim, hingga perubahan pola konsumsi menjadi bagian dari strategi tersebut.
Karena dalam konteks krisis iklim, tindakan hari ini bukan hanya menentukan kondisi satu dekade ke depan—tetapi juga menentukan seperti apa dunia yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Penulis: Vicka Rumanti