Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:56 WIB
Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499
Di Usia 499 Tahun, Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Jakarta kini melakukan revitalisasi ruang publik dan trotoar untuk meningkatkan kenyamanan warga dalam berinteraksi sosial secara inklusif.
  • Integrasi transportasi publik seperti MRT dan Transjakarta menciptakan pengalaman mobilitas baru serta mempermudah aksesibilitas masyarakat di ibu kota.
  • Pembangunan fasilitas kota belum merata di seluruh wilayah, sehingga tantangan ketimpangan akses bagi warga pinggiran masih terus berlanjut.

Mungkin dampak terbesar dari transformasi Jakarta bukan terletak pada mobilitas, melainkan pada pertemuan antarmanusia.

Ruang publik yang gratis, nyaman, dan mudah diakses menciptakan situasi yang selama ini relatif langka di Jakarta: warga dari berbagai latar belakang dapat berbagi ruang yang sama.

Di Tebet Eco Park, anak-anak dari kompleks perumahan berdampingan dengan anak-anak dari permukiman padat di sekitarnya. Di Taman Literasi Blok M, mahasiswa, pelajar, pekerja kantoran, hingga keluarga muda berbagi ruang tanpa sekat.

Pengamat tata kota Yayat Supriatna menyebut fenomena tersebut sebagai upaya menghadirkan third place atau ruang ketiga, yakni ruang selain rumah dan tempat kerja yang memungkinkan warga membangun interaksi sosial.

Menurut Yayat, selama bertahun-tahun Jakarta kehilangan ruang semacam itu, sehingga struktur kota tidak cukup kuat untuk membangun kultur perkotaan yang sehat.

"Jakarta selama ini kurang maksimal untuk memperkuat struktur, sehingga tidak terbangun kultur baru," katanya.

Di Usia 499 Tahun, Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia. (Suara.com/Adiyoga)
Di Usia 499 Tahun, Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia. (Suara.com/Adiyoga)

Ketika Jalan Kaki Tak Lagi Mustahil

Ada masa ketika berjalan kaki di Jakarta terasa seperti hukuman.

Trotoar sempit dipenuhi pedagang dan parkir liar, panas matahari terasa menyengat tanpa naungan pohon, sementara kendaraan bermotor mendominasi hampir seluruh ruang jalan.

baca juga

Revitalisasi kawasan pedestrian Sudirman-Thamrin menjadi salah satu simbol perubahan tersebut.

Trotoar yang lebih lebar, jalur pejalan kaki yang tertata, serta penambahan pohon peneduh membuat aktivitas berjalan kaki menjadi lebih nyaman. Komunitas urban walking bermunculan, sementara kawasan Car Free Day semakin ramai setiap pekan.

"Sekarang sudah enak, lega. Ada orang jualan pun kita nggak keganggu," kata Hana, warga yang telah puluhan tahun beraktivitas di Jakarta.

Di Usia 499 Tahun, Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia. (Suara.com/Adiyoga)
Di Usia 499 Tahun, Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia. (Suara.com/Adiyoga)

Ketimpangan yang Masih Terlihat

Meski demikian, wajah Jakarta yang lebih ramah pejalan kaki dan kaya ruang publik belum sepenuhnya dirasakan semua warga.

Koridor Sudirman-Thamrin, Blok M, atau kawasan pusat kota lainnya masih menjadi etalase transformasi yang belum merata.

Di sejumlah wilayah, trotoar masih digunakan sebagai area parkir liar. Bahkan, tidak sedikit kawasan permukiman yang belum memiliki fasilitas pedestrian yang layak.

"Belum lagi kalau macet, trotoar malah dipakai jalan motor. Kadang dipakai jualan juga," ujar Hana.

Kondisi serupa terlihat pada ruang terbuka hijau. Kawasan padat seperti Tambora atau Pademangan masih minim taman dan ruang publik berkualitas.

Sementara itu, integrasi transportasi publik juga belum sepenuhnya menjangkau seluruh wilayah permukiman.

Rama mengaku masih menemukan sejumlah lokasi yang sulit dijangkau karena konektivitas antarmoda maupun layanan Mikrotrans belum merata.

"Masih perlu ditingkatkan lagi konektivitas antarmodanya," katanya.

Menuju Kota yang Benar-Benar Adil

Berbagai proyek pengembangan terus berjalan, mulai dari perluasan MRT, pembangunan jaringan LRT, hingga revitalisasi taman di tingkat kecamatan.

Namun para pengamat mengingatkan bahwa pembangunan fisik hanyalah salah satu bagian dari transformasi kota.

Menurut Yayat, kota yang memanusiakan warganya harus menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap kebijakan, baik dalam bidang transportasi, pendidikan, kesehatan, maupun perumahan.

"Cara terbaik membangun kota adalah membangun manusianya," ujarnya.

Di saat yang sama, ia menilai warga juga memiliki tanggung jawab yang sama besar untuk menjaga kualitas kota yang sedang dibangun.

"Diharapkan warga Jakarta juga punya kesadaran. Kotanya harus dijaga, dirawat, dan dipelihara. Ketika kota memuliakan warganya, warga pun harus memuliakan kota," tegas Yayat.

Menjelang usia lima abad, Jakarta memang sedang berubah. Yang menjadi pertanyaan bukan lagi apakah transformasi itu terjadi, melainkan siapa yang benar-benar merasakan manfaatnya.

Sebab keberhasilan sebuah kota tidak hanya diukur dari taman yang indah, trotoar yang lebar, atau transportasi yang modern. Ukurannya adalah sejauh mana perubahan itu dapat dinikmati oleh seluruh warganya, bukan hanya mereka yang kebetulan tinggal di koridor-koridor yang telah lebih dulu beruntung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulang Tahun ke-20, BIGBANG Siap Gelar Konser di JIS 2027!

Ulang Tahun ke-20, BIGBANG Siap Gelar Konser di JIS 2027!

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:35 WIB

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:17 WIB

MBG Watch Segel Kantor BGN, Tuntut Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

MBG Watch Segel Kantor BGN, Tuntut Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Foto | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:18 WIB

Terkini

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:54 WIB

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:38 WIB

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:36 WIB

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:31 WIB

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:28 WIB

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:23 WIB

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:00 WIB

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:52 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:28 WIB

×