Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:11 WIB
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
Kemacetan Jakarta (Pexels/el jusuf)
  • Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan Jakarta.
  • Prasetyo mendesak percepatan integrasi transportasi publik dan normalisasi sungai untuk mengatasi masalah kemacetan serta banjir secara berkelanjutan.
  • Jakarta dituntut memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan demi mewujudkan kota global yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Suara.com - Menjelang usia Jakarta yang ke-500 pada 2027 mendatang, mantan Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014–2024, Prasetyo Edi Marsudi, mengingatkan agar arah pembangunan ibu kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan simbol kemajuan fisik.

Menurut Prasetyo, Jakarta yang bercita-cita menjadi kota global justru harus meletakkan pembangunan manusia sebagai fondasi utama.

Pandangan tersebut disampaikan Prasetyo saat menghadiri kegiatan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

"Yang pertama soal pembangunan manusia sebagai Fondasi Kemajuan Jakarta. Ini nggak bisa cuma diukur dari infrastruktur dan gedung pencakar langit. Tapi bagaimana kualitas sumber data manusianya," ujarnya.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/4/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014–2024 Prasetyo Edi Marsudi. [Suara.com/Alfian Winanto]

Prasetyo mengatakan selama memimpin DPRD DKI Jakarta, dirinya konsisten mendorong alokasi anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan sebagai investasi jangka panjang bagi warga Jakarta.

Selain pembangunan manusia, ia menilai integrasi transportasi publik masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan jika Jakarta ingin keluar dari persoalan kemacetan kronis.

"Sebab saya percaya kalau ini sudah optimal, baik semua, nggak ada lagi yang mau pakai kendaraan pribadinya. Semuanya naik transportasi umum," terangnya.

Di sisi lain, Prasetyo juga menyoroti pentingnya pengendalian banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan utama Jakarta. Menurut dia, program normalisasi sungai perlu terus dilanjutkan secara konsisten.

"Tapi saya lihat Mas Pram (Gubernur DKI Jakarta) concern sekali, dan titik-titik banjir kita bisa lihat sudah mulai berkurang. Intinya penataan kawasan bantaran perlu terus dilakukan dengan mengedepankan kepentingan masyarakat dan lingkungan," tegasnya.

Tak hanya itu, Prasetyo menilai Jakarta harus memperkuat agenda pembangunan berkelanjutan dengan memberi perhatian lebih besar pada isu lingkungan hidup.

"Kalau pemerintah sudah seperti itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan perlu terus ditingkatkan melalui edukasi dan partisipasi yang aktif," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa status kota global tidak hanya ditentukan oleh kemajuan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Dan saya yakin, di kepemimpinan Mas Pram dan Pak Ketua DPRD yang baru ini, transparansi dan akuntabilitas dapat semakin optimal dan dapat merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, tepat, dan efisien," tuturnya.

Menutup pandangannya, Prasetyo berharap usia setengah milenium Jakarta menjadi momentum untuk memperkuat pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Menurut dia, Jakarta masa depan harus mampu menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik, bukan hanya bagi kelompok tertentu, tetapi untuk seluruh warganya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

Ketika Jakarta Berbenah Menjadi Kota yang Lebih Ramah Manusia di HUT Ke-499

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:56 WIB

Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas

Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:54 WIB

Menjaga Sisa Rasa Betawi: Kisah Selendang Mayang Bu Widya di Tengah Kepungan Kopi Boba

Menjaga Sisa Rasa Betawi: Kisah Selendang Mayang Bu Widya di Tengah Kepungan Kopi Boba

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:45 WIB

Terkini

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 22:48 WIB

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:43 WIB

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:41 WIB

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36 WIB

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:28 WIB

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:53 WIB

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:51 WIB