Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:03 WIB
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
Ilustrasi harga BBM naik (dok. Suara)
baca 10 detik
  • Guru Besar UMY Zuly Qodir mendesak pemerintah mengevaluasi kebijakan energi nasional akibat kenaikan harga Pertamax pada 12 Juni 2026.
  • Kenaikan harga BBM berpotensi memicu lonjakan harga kebutuhan pokok serta memberatkan beban ekonomi masyarakat kelas menengah bawah.
  • Pemerintah diminta mengkaji ulang subsidi BBM, memperkuat bantuan sosial, serta meningkatkan transparansi komunikasi kebijakan kepada seluruh masyarakat luas.

Suara.com - Guru Besar Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Zuly Qodir mendesak pemerintah segera mengevaluasi kebijakan energi nasional menyusul kenaikan harga Pertamax.

Ia meminta pemerintah mengkaji ulang skema subsidi BBM non-industri untuk melindungi daya beli masyarakat.

Menurut Zuly, kenaikan harga BBM tidak hanya berdampak pada biaya transportasi, tetapi juga berpotensi memicu kenaikan harga kebutuhan pokok melalui sektor distribusi dan logistik.

"Perlu ada kajian kembali mengenai subsidi BBM non-industri. Tujuannya agar kelompok yang paling terdampak tetap mendapatkan energi dengan harga terjangkau," kata Zuly, Jumat (12/6/2026).

Ia menilai subsidi seharusnya diprioritaskan bagi kelompok masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama pengguna sepeda motor dan kendaraan pribadi non-mewah.

Zuly mengingatkan beban ekonomi masyarakat dapat semakin berat apabila pemerintah nantinya juga menaikkan harga Pertalite.

"Bagi Pertamina dan pemerintah, kenaikan ini adalah konsekuensi harga pasar dunia.
Namun, dampaknya langsung memukul warga, yang mengkhawatirkan, jika Pertalite nantinya ikut naik, beban ekonomi masyarakat akan semakin berat," ujarnya.

Infografis - Efek Domino di Baik Kenaikan Harga Pertamax. [Suara.com/Emma]
Infografis - Efek Domino di Baik Kenaikan Harga Pertamax. [Suara.com/Emma]

Selain meminta evaluasi subsidi, Zuly juga mengkritik komunikasi pemerintah terkait kondisi energi nasional. Menurutnya, pemerintah harus lebih terbuka dalam menjelaskan alasan di balik berbagai kebijakan penyesuaian harga BBM.

"Ketika masyarakat melihat fakta yang berbeda dengan narasi resmi, kepercayaan kepada pemerintah bisa turun. Komunikasi yang jujur dan sesuai kondisi lapangan menjadi sangat penting," katanya.

baca juga

Ia mengakui kenaikan harga BBM non-subsidi tidak terlepas dari tekanan harga minyak dunia dan gangguan distribusi energi global. Namun, pemerintah menurutnya masih memiliki ruang untuk meredam dampaknya melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Karena itu ia menegaskan evaluasi kebijakan energi, penguatan bantuan sosial, dan transparansi komunikasi publik menjadi langkah penting agar gejolak harga energi tidak berujung pada penurunan kesejahteraan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:01 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

Migrasi Pertamax ke Pertalite: Efek Domino di Baik Kenaikan BBM yang Mengintai

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:49 WIB

Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?

Inisiatif Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Bermunculan, Mengapa Belum Banyak Digunakan Secara Luas?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×