Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T

Bangun Santoso

Senin, 15 Juni 2026 | 16:38 WIB
Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T
Pabel ahli dalam Survei Studi CELIOS memberikan skor 3 dari 10 terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dalam satu tahun masa pemerintahannya. (Dok. Suara.com/Syahda)
  • CELIOS memberikan skor rendah yakni 3 dari 10 atas performa kepemimpinan Presiden Prabowo terkait pengelolaan fiskal dan tata kelola.
  • Peneliti CELIOS menilai penggunaan dana pribadi untuk kunjungan luar negeri melanggar prinsip akuntabilitas dan sistem hukum negara modern.
  • Estimasi anggaran kunjungan dinas mencapai Rp1,1 triliun, yang dinilai kontradiktif dengan kondisi fiskal nasional serta utang yang kian meningkat.

Suara.com - Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memberikan catatan merah terhadap performa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal pengelolaan fiskal dan tata kelola pemerintahan.

Dalam studi panel ahli yang dilakukan, CELIOS hanya memberikan skor 3 dari skala 10 untuk performa presiden.

Peneliti Hukum CELIOS, Muhammad Saleh, mengungkapkan bahwa skor rendah tersebut didasarkan pada kegagalan fundamental pemerintah dalam memisahkan antara kepentingan publik dan urusan privat.

Hal ini mencuat menyusul pengakuan Sekretariat Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bahwa Presiden Prabowo menggunakan uang pribadi untuk menutupi kekurangan anggaran kunjungan luar negeri.

"Kalau teman-teman baca studi CELIOS tentang evaluasi satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, kami melakukan survei, kemudian survei itu dilakukan untuk panel ahli, skor studi CELIOS itu angka Presiden 1-10 itu 3" ujar Saleh seperti disampaikan saat podcast Deeptalk di kantor Suara.com, Jakarta Barat, dikutip pada Senin (15/6/2026).

Saleh menegaskan bahwa penggunaan dana pribadi untuk kegiatan kenegaraan bukan merupakan bentuk kedermawanan, melainkan pelanggaran terhadap bangunan sistem hukum modern.

Menurutnya, dalam aturan keuangan negara, tidak dikenal skema pendanaan pribadi untuk program pemerintah.

"Negara yang dibangun dengan konsep modern menurut Max Weber itu harus mengacu pada ketentuan dan bangunan kelembagaan sistem dan sebagainya. Jadi ada aturan, ada regulasi yang harus ditaati," tegas Saleh.

Ia menjelaskan, jika presiden ingin menggunakan dana pribadinya, maka dana tersebut harus masuk melalui mekanisme hibah agar dapat dicatatkan dalam APBN dan diaudit.

"Kalau pemerintah menggunakan budget di luar dari skema APBN, pertanggungjawabannya seperti apa? Pencatatannya seperti apa? Akuntabilitasnya seperti apa? Kita nggak tahu," tambahnya.

Fiskal Tercekik, Anggaran Perjalanan Capai Rp1,1 Triliun

CELIOS menyoroti kontradiksi antara instruksi efisiensi perjalanan dinas dengan realitas kunjungan Presiden yang mencapai 56 kali dalam satu setengah tahun.

Berdasarkan estimasi CELIOS, total anggaran yang dihabiskan untuk kunjungan tersebut mencapai Rp1,1 triliun.

Kondisi ini dianggap ironis di tengah himpitan fiskal nasional, utang yang mendekati Rp9.000 triliun, serta banyaknya daerah yang mengalami defisit hingga tidak mampu membayar gaji guru honorer. (Reporter: Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat

CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:25 WIB

Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!

Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:17 WIB

Bahaya Konflik Kepentingan di Balik Dana Pribadi Prabowo untuk Diplomasi Luar Negeri

Bahaya Konflik Kepentingan di Balik Dana Pribadi Prabowo untuk Diplomasi Luar Negeri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:04 WIB

Bukan Negara Kerajaan, Gaya Prabowo Soal Urusan Privat dan Negara Tuai Kritikan

Bukan Negara Kerajaan, Gaya Prabowo Soal Urusan Privat dan Negara Tuai Kritikan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 15:57 WIB

Mahasiswa UBK: Presiden Kerap Tinggalkan Rakyat, Kedaulatan Masih Mengemis!

Mahasiswa UBK: Presiden Kerap Tinggalkan Rakyat, Kedaulatan Masih Mengemis!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 15:51 WIB

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

Pengamat Soroti Dominasi 'Geng Solo' di Kabinet Prabowo, Singgung Risiko Vacuum of Power

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier

Soal Peluang Kerja WNI di Jerman hingga Perdamaian, Ini Obrolan Prabowo dan Presiden Steinmeier

News | Senin, 15 Juni 2026 | 14:22 WIB

Terkini

Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia

Diplomasi Prabowo Gagal? Malaysia Lebih Unggul Ambil Peluang Ketimbang Indonesia

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:31 WIB

Istana Ungkap Strategi Kembalikan Kepercayaan Publik di Tengah Dinamika Nasional

Istana Ungkap Strategi Kembalikan Kepercayaan Publik di Tengah Dinamika Nasional

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:23 WIB

Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan

Sindir DPR dan Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Kirim Karangan Bunga Duka ke Senayan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:22 WIB

Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR

Filipina Kembali Gempa Bumi Besar 6,2 SR

News | Senin, 15 Juni 2026 | 17:21 WIB

Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta

Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'

Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:59 WIB

Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:45 WIB

Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot

Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:44 WIB

Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas

Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:41 WIB

Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik

Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik

News | Senin, 15 Juni 2026 | 16:38 WIB