Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 15 Juni 2026 | 19:14 WIB
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar aksi bertajuk 'Fisipol Menolak Bungkam' di halaman kampus pada Senin (15/6/2026). (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Mahasiswa Fisipol UGM menggelar aksi teatrikal bertajuk Fisipol Menolak Bungkam di halaman kampus pada Senin, 15 Juni 2026.
  • Aksi tersebut menyimbolkan pengadilan terhadap TNI, Polri, dan Presiden atas berbagai kebijakan yang dianggap menyengsarakan masyarakat luas.
  • Mahasiswa menuntut pembatalan UU TNI-Polri, perbaikan ekonomi, serta mendesak pihak universitas agar segera menyatakan sikap keberpihakan kepada rakyat.

Suara.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar aksi bertajuk 'Fisipol Menolak Bungkam' di halaman kampus pada Senin (15/6/2026).

Aksi ini diwarnai dengan teatrikal yang menyimbolkan penghakiman serta pengadilan terhadap figur-figur kekuasaan negara, yakni elemen TNI, Presiden dan Polri.

Tiga orang mahasiswa tampak berlutut dan duduk di kursi dengan mata dan kepala tertutup kantong plastik hitam serta tubuh yang terlilit lakban kuning hitam layaknya garis pembatas polisi.

Masing-masing dari mereka memakai identitas simbolis yang merepresentasikan institusi TNI, Presiden, dan Polri sebagai pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kesengsaraan rakyat.

Di hadapan mereka, seorang mahasiswa lain yang mengenakan pakaian serba hitam dan penutup wajah bertindak sebagai interogator yang mengacungkan kertas tuntutan, menciptakan narasi visual bahwa rakyat kini tengah mengadili para pemimpin dan aparat penegak hukum negara.

Di latar belakang aksi, terlihat sebuah spanduk kain putih yang terikat di antara tiang dan pohon dengan tulisan tegas menggunakan kombinasi cat merah dan hitam berbunyi "TOLAK UU TNI-POLRI" dan "MENCARI SIKAP UGM".

Keresahan Gen Z

Sosiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Andreas Budi Widyanta, menilai aksi yang digelar mahasiswa Fisipol UGM merupakan bentuk keresahan generasi muda terhadap kondisi sosial, politik, hingga ekonomi yang terjadi saat ini.

Ia menyebut keresahan yang muncul di kalangan Gen Z tidak hanya berkaitan dengan sulitnya mencari pekerjaan, tetapi juga ketidakpastian masa depan akibat kondisi sosial politik dan persoalan lingkungan.

baca juga

"Saya kira ini bagian dari kegerahan teman-teman Gen Z, mahasiswa yang kuliah di Fisipol ini dan mereka punya hak dasar sebagai warga negara untuk bersuara," Andreas saat ditemui di sela aksi.

Abe sapaan akrabnya menilai mahasiswa sedang menyuarakan harapan agar terjadi perbaikan di berbagai sektor kehidupan bernegara.

"Dan dari situ sebetulnya mereka ingin katakan bahwa mereka punya harapan, punya politik harapan untuk terjadinya perbaikan di negeri ini tentang apa yang mereka aspirasikan," ujarnya.

Abe menyoroti pola komunikasi politik para elite yang dinilai sering kali tidak menyentuh substansi persoalan masyarakat.

Menurut dia, publik menginginkan jawaban konkret atas berbagai keresahan yang terjadi di tengah masyarakat.

Belum lagi sejumlah program pemerintah justru menuai kritik dari mahasiswa karena dianggap tidak menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiyo Ardianto Ungkap Kronologi Dugaan Pemasangan Alat Pelacak, Sebut Sudah Diintai Sejak di Semarang

Tiyo Ardianto Ungkap Kronologi Dugaan Pemasangan Alat Pelacak, Sebut Sudah Diintai Sejak di Semarang

News | Senin, 15 Juni 2026 | 15:03 WIB

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat

Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:19 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:15 WIB

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:43 WIB

Terkini

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

×