Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 16 Juni 2026 | 08:39 WIB
Diskusi di UGM Digeruduk Mahasiswa! Menteri Nusron dan Sudaryono Dievakuasi Mobil Patroli
Diskusi yang digelar di Joglo GIK UGM, Sleman, DIY, dan menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah berakhir ricuh setelah didatangi ratusan mahasiswa pada Senin (16/6/2026) malam. (Dok: istimewa).
baca 10 detik
  • Ratusan mahasiswa membubarkan diskusi pejabat pemerintah di GIK UGM, Sleman, pada Senin malam, 16 Juni 2026.
  • Aksi protes dipicu penolakan terhadap kebijakan pemerintah, mengakibatkan ketegangan, aksi saling lempar, serta pengepungan oleh massa mahasiswa.
  • Nusron Wahid dan Sudaryono berhasil dievakuasi setelah melakukan dialog terbuka yang tidak memuaskan aspirasi para mahasiswa.

Suara.com - Diskusi yang menghadirkan sejumlah pejabat pemerintah di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, DIY, berujung ricuh setelah didatangi ratusan mahasiswa pada Senin (16/6/2026) malam.

Forum yang semula berlangsung tertutup dan kondusif itu menghadirkan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko.

Sementara Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang sebelumnya dijadwalkan hadir tidak terlihat mengikuti kegiatan tersebut.

Pada awal acara, ketiga narasumber menyampaikan pandangannya dari atas panggung. Dalam kesempatan itu, Budiman sempat mengajak mahasiswa menyampaikan kritik secara langsung melalui forum resmi, bukan lewat media sosial.

Namun situasi berubah ketika puluhan mahasiswa tiba-tiba naik ke atas panggung dan membentangkan sejumlah spanduk bernada penolakan terhadap pemerintah.

Beberapa spanduk yang dibawa mahasiswa bertuliskan "UGM Menolak Pengkhianat Reformasi" dan "UGM Menolak Penjilat Rezim".

Ketegangan semakin meningkat hingga terjadi aksi saling lempar gelas air mineral di dalam arena diskusi. Tak lama berselang, Nusron, Sudaryono, dan Budiman langsung diamankan keluar dari lokasi acara.

Ratusan mahasiswa  berkumpul dan menghadang kendaraan yang akan digunakan para pejabat untuk meninggalkan lokasi. [Istimewa]
Ratusan mahasiswa berkumpul dan menghadang kendaraan yang akan digunakan para pejabat untuk meninggalkan lokasi. [Istimewa]

Mahasiswa Kepung Lokasi, Tuntut Dialog Terbuka

Di luar Joglo GIK, ratusan mahasiswa ternyata telah berkumpul dan menghadang kendaraan yang akan digunakan para pejabat untuk meninggalkan lokasi.

baca juga

"Budiman, mana Budiman! Katanya mau diskusi," teriak para mahasiswa.

"Kalau Budiman dan Sudaryono tidak mau keluar, kita nggak akan pergi!" pekik mahasiswa lainnya.

Di tengah tekanan massa, Nusron dan Sudaryono akhirnya keluar untuk menemui mahasiswa. Namun Budiman tidak terlihat muncul di hadapan massa.

Dengan pengawalan ketat, kedua pejabat itu berjalan menuju gerbang selatan UGM. Namun langkah mereka terhenti setelah massa berhasil menghadang dan meminta dialog dilakukan secara terbuka.

Dalam forum spontan tersebut, seorang mahasiswa mempertanyakan kebijakan alih fungsi ratusan ribu hektare lahan di Papua yang disebut berdampak pada penggusuran masyarakat setempat. Pertanyaan itu diarahkan langsung kepada Nusron selaku Menteri ATR/BPN.

Respons Nusron yang mengajak mahasiswa datang langsung ke Papua untuk melihat kondisi di lapangan dinilai tidak menjawab substansi pertanyaan yang diajukan.

Saling Dorong hingga Kejar-kejaran

Tak lama setelah dialog berlangsung, Nusron dan Sudaryono memilih meninggalkan kerumunan dan berjalan menuju kawasan Bundaran UGM.

Mahasiswa kemudian berusaha menghambat pergerakan rombongan dengan memasang water barrier di jalur yang akan dilalui. Situasi pun memanas dan memicu aksi saling dorong antara massa mahasiswa dan petugas pengawal.

Meski sempat dihadang, rombongan Nusron dan Sudaryono tetap berhasil melintas. Massa mahasiswa kemudian melakukan pengejaran hingga ke luar area kampus.

Pada akhirnya, Nusron dan Sudaryono berhasil dievakuasi dari lokasi menggunakan mobil patroli pengawalan, sementara massa mahasiswa tetap bertahan di sekitar kawasan UGM hingga situasi berangsur kondusif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan

Wamentan Sudaryono Bantah Kabur saat Dialog di UGM, Sebut Keluar karena Alasan Keamanan

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 06:57 WIB

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid

News | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Suster Sesilia Turun ke Jalan, Biarawati Ini Pasang Badan Dukung Demo Mahasiswa di DPR RI

Suster Sesilia Turun ke Jalan, Biarawati Ini Pasang Badan Dukung Demo Mahasiswa di DPR RI

News | Senin, 15 Juni 2026 | 19:56 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×