Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Senin, 22 Juni 2026 | 17:34 WIB
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
Ribuan warga dari berbagai penjuru Jakarta memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026) untuk menyuarakan dukungan terhadap program MBG. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Ribuan warga Jakarta memadati kawasan Patung Kuda pada Senin (22/6/2026) untuk mendukung keberlanjutan program MBG.
  • Massa menuntut pemerintah menindak tegas pelaku korupsi yang mencoreng program tersebut agar tidak terjadi penyimpangan di masa depan.
  • Warga mendesak BGN memperketat pengawasan dan memperbaiki kualitas makanan demi menjaga manfaat nyata bagi siswa sekolah.

Suara.com - Ribuan warga dari berbagai penjuru Jakarta memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026) untuk menyuarakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menuntut penindakan tegas terhadap pelaku korupsi yang mencoreng program unggulan pemerintah itu.

Massa yang mayoritas mengenakan pakaian putih itu datang membawa spanduk dan poster, salah satunya bertuliskan "Anak Kenyang, Enak, Tenang", cerminan harapan mereka agar program pemberian makan gratis bagi siswa sekolah ini tetap berjalan.

Yadi, warga yang tergabung dalam Aliansi Warga Jakarta, menjelaskan bahwa aksi ini digelar bukan untuk membela korupsi, melainkan untuk memisahkan antara persoalan hukum dan keberlangsungan program.

"Tuntutannya koruptor wajib ditangkap. Akan tetapi, untuk program MBG harus dilanjutkan sesuai dengan program pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak kita," ujarnya.

Yadi menyebut massa yang hadir sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari mencapai puluhan ribu orang, dengan kontribusi terbesar dari Jakarta Pusat.

"Saya dari Jakarta Pusat kurang lebih ada 6 sampai 7 ribu yang berangkat ke sini," kata Yadi.

Di antara para pendukung, Wulan, warga Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, menjadi salah satu suara yang paling gamblang menggambarkan manfaat nyata MBG bagi keluarganya.

"Anak saya tiga. Yang satu SMA, yang nomor dua SMP, dan yang nomor tiga SD. Jadi mereka itu, uang jajan mereka bisa ditabung, karena mereka sudah mendapatkan jatah makan di sekolah," tutur Wulan.

Meski mendukung program ini, Wulan tak menutup mata terhadap sejumlah keluhan yang pernah disampaikan anak-anaknya soal kualitas makanan yang disajikan.

baca juga
Ribuan warga dari berbagai penjuru Jakarta memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026) untuk menyuarakan dukungan terhadap program MBG. (Suara.com/Adiyoga)
Ribuan warga dari berbagai penjuru Jakarta memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026) untuk menyuarakan dukungan terhadap program MBG. (Suara.com/Adiyoga)

"Pernah anak saya tuh gini, 'Mama tadi aku di sekolah dapat MBG tapi ada ulatnya di sayurannya', kayak seperti di seladanya seperti itu," ungkapnya.

Namun bagi Wulan, berbagai kekurangan itu bukan alasan untuk menghentikan program, melainkan menjadi bahan evaluasi agar MBG bisa terus diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya.

"Sebenarnya sih distop jangan ya, karena memang dampaknya itu untuk ke anak-anak tuh udah bagus," tuturnya.

Yadi pun menegaskan bahwa aksi hari ini murni merupakan ekspresi warga biasa tanpa seragam atau atribut partai, dan meminta pemerintah, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN), membenahi sistem pengawasan agar program ini bebas dari penyimpangan.

"Pemerintah khususnya di lingkaran BGN harus benar-benar mengawasi dengan sistem yang baik dan benar sesuai dengan SOP. Masyarakat pun harus mengawasi," pungkas Yadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap

Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:18 WIB

Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

Buntut 'Nyanyian' Sony Sonjaya, Kejagung akan Klarifikasi Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:21 WIB

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:30 WIB

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:07 WIB

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:47 WIB

Terkini

Akui Komentar Tak Berempati ke Pasien, Perawat RSA UGM Dihentikan Praktik dan Terancam Sanksi Berat

Akui Komentar Tak Berempati ke Pasien, Perawat RSA UGM Dihentikan Praktik dan Terancam Sanksi Berat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:04 WIB

Remaja Membabi Buta Tembak Puluhan Murid di Sekolah Thailand, 2 Tewas dan 20 Orang Terluka

Remaja Membabi Buta Tembak Puluhan Murid di Sekolah Thailand, 2 Tewas dan 20 Orang Terluka

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:01 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya: Menyelami Tragedi di Novel Ken Terate

57 Detik yang Mengubah Segalanya: Menyelami Tragedi di Novel Ken Terate

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Senyum Tipis Febrie Adriansyah Saat Tiba di Kejagung, Tangan Terborgol dan Pakai Rompi Pink

Senyum Tipis Febrie Adriansyah Saat Tiba di Kejagung, Tangan Terborgol dan Pakai Rompi Pink

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Ketika Warga Desa Harapan Tergusur Demi Proyek Strategis Nasional, Apa yang Terjadi?

Ketika Warga Desa Harapan Tergusur Demi Proyek Strategis Nasional, Apa yang Terjadi?

Sulsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:58 WIB

Review Skin1004 Hyalu-Cica Water-Fit Sun Serum: Sunscreen Viral Tanpa Whitecast, Worth It to Buy?

Review Skin1004 Hyalu-Cica Water-Fit Sun Serum: Sunscreen Viral Tanpa Whitecast, Worth It to Buy?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:56 WIB

Sampah Menggunung Halangi Jalan ke SDN Kedaung Kali Angke, Pramono Singgung Pola Serupa Kramat Jati

Sampah Menggunung Halangi Jalan ke SDN Kedaung Kali Angke, Pramono Singgung Pola Serupa Kramat Jati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Kenakan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol, Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejagung untuk Diperiksa

Kenakan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol, Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejagung untuk Diperiksa

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet

Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Cara Merawatnya agar Tetap Optimal dan Awet

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop

Tramadol Masih Mudah Dibeli, Pembatasan Resep Dokter Mendesak, Jalur Ilegal Harus Distop

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:46 WIB

×