Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

M Nurhadi

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:13 WIB
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
Detik-detik Delegasi Iran Tinggalkan perundingan dengan AS di Swiss [Ist]
baca 10 detik
  • Pemerintah Iran resmi menghentikan partisipasi dalam forum negosiasi empat negara di Swiss pada Selasa, 23 Juni 2026.
  • Keputusan tersebut diambil sebagai respons atas ancaman militer terbuka dari Presiden AS Donald Trump melalui media sosial.
  • Tindakan Iran menyebabkan proses perundingan perdamaian yang dipimpin Wakil Presiden AS JD Vance mengalami kegagalan total.

Suara.com - Harapan publik global untuk melihat redanya ketegangan politik di Timur Tengah menemui jalan buntu. Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan penarikan diri dan menghentikan partisipasi mereka dalam forum negosiasi empat negara (four-party talks) yang tengah berlangsung di Swiss.

Keputusan mendadak ini diambil Teheran sebagai respons langsung atas ancaman militer terbuka yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump lewat media sosial Truth.

Sebagai informasi, Trump pada Minggu (21/6), mendadak memposting di platform Truth Social miliknya: "Iran harus segera menghentikan PROKSI mereka yang dibayar mahal di Lebanon agar tidak menimbulkan masalah."

 "Jika mereka tidak melakukannya, kami akan menyerang Iran dengan sangat keras lagi, seperti yang kami lakukan minggu lalu, hanya lebih keras lagi!!!" cetus Trump.

Usai menyadari ancaman ini, kesepakatan damai Iran-AS, di mana AS diwakili oleh Wakil Presiden JD Vance mendadak memanas karena Iran walkout.

Dalam video yang viral di media sosial, nampak pihak penengah, PM Pakistan yang menunjukkan wajah kecewa dan kebingungan atas apa yang terjadi.

Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa delegasi mereka tidak akan melanjutkan pembicaraan damai di bawah tekanan maupun intimidasi politik dari Washington.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menyatakan bahwa pernyataan bernada ancaman dari pihak AS di tengah berjalannya pertemuan empat negara menjadi pemicu utama Teheran mengambil sikap tegas.

"Iran tidak akan melanjutkan partisipasi dalam koridor negosiasi di bawah kondisi intimidasi seperti ini," tegas Baqaei, sebagaimana dikutip dari laporan resmi Kantor Berita Tasnim melalui laman media sosial X pada Selasa (23/6/2026).

baca juga

Meskipun dua negara mediator, yakni Qatar dan Pakistan, telah berupaya keras untuk menenangkan situasi dan menjaga agar roda diplomasi tetap berputar, delegasi Iran tetap bergeming untuk meninggalkan meja perundingan.

Perwakilan Teheran menekankan pentingnya meminta pertanggungjawaban dari pihak sekutu AS terkait pemenuhan komitmen bersama.

Iran juga menyuarakan kekhawatiran mendalam atas pelanggaran kepercayaan yang terus terjadi, terutama terkait aksi pembiaran terhadap pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan oleh militer Israel di Lebanon.

Pemicu Ketegangan: Ancaman "Pukulan Keras" Donald Trump

Keretakan diplomasi di resort Bürgenstock yang menghadap ke Danau Luzern, Swiss ini berawal dari pernyataan keras yang diunggah oleh Presiden AS Donald Trump melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, pada hari Minggu.

Tepat di saat proses negosiasi bilateral sedang berjalan, Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Teheran agar menyetop seluruh aktivitas milisi pendukung mereka di Lebanon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:05 WIB

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia

Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 01:57 WIB

Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga

Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga

Bola | Senin, 22 Juni 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×