Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 23 Juni 2026 | 09:05 WIB
Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
Ilustrasi, perdamaian perang antara Amerika Serikat dengan Iran. [Gemini AI].
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent dan WTI naik pada Selasa 23 Juni setelah sempat anjlok akibat ketegangan AS dan Iran.
  • Kenaikan harga didorong sikap optimistis pasar terhadap dialog damai serta pemulihan jalur distribusi di Selat Hormuz.
  • Pasar tetap bersikap realistis menanti bukti konkret normalisasi pengiriman minyak serta kepatuhan perjanjian antara kedua negara.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali menguat  pada perdagangan Selasa 23 Juni,  setelah sempat anjlok tajam di sesi sebelumnya.  

Kenaikan ini didorong oleh sikap optimistis pasar yang mulai terukur terkait dialog damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sembari investor menanti kepastian terkait pemulihan jalur distribusi minyak di Selat Hormuz.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent naik 24 sen atau 0,38 persen ke level 78,15 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS terkerek 33 sen atau 0,46 persen menjadi 74,19 dolar AS per barel.

Sebelumnya pada Senin, harga minyak sempat anjlok hingga lebih dari 3 persen. Penurunan tersebut dipicu oleh langkah AS yang memberikan pelonggaran sanksi (sanctions waiver) selama 60 hari kepada Iran pasca-dialog damai tahap awal, bersamaan dengan meredanya ketegangan di Lebanon di bawah kesepakatan yang lebih luas.

Perkembangan tersebut muncul setelah ketegangan sempat memuncak pada akhir pekan, menyusul ancaman Presiden AS, Donald Trump, yang siap menyulut kembali perang jika Iran mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz. 

Ketegangan sempat memanas setelah Teheran sempat menyatakan penutupan jalur perairan strategis tersebut.

ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)

"Masih ada skeptisisme di pasar yang berakar dari rasa saling tidak percaya antara Washington dan Teheran. Hal ini mengisyaratkan bahwa kembalinya harga minyak ke level sebelum perang tampaknya akan tertunda," ujar Tim Waterer, Kepala Analis Pasar di KCM Trade.

Melalui unggahannya di media sosial Truth Social, Trump menyatakan bahwa Iran telah menyetujui inspeksi senjata untuk memastikan kepatuhan nuklir mereka. Namun, ia tetap memberikan peringatan keras.

"Jika Iran tidak mematuhi perjanjian atau bertingkah, saya akan mengambil tindakan tegas yang diperlukan," kata Trump kepada awak media.

baca juga

Waterer menambahkan bahwa pasar sebelumnya sempat terlalu optimistis terhadap upaya damai dan pembukaan kembali Selat Hormuz. 

Kini, para pelaku pasar memilih bersikap lebih realistis sambil menunggu bukti konkret bahwa kesepakatan tersebut benar-benar berjalan dan lalu lintas kapal kembali normal.

Di sisi lain, data pelacakan kapal menunjukkan tanda-tanda pemulihan aktivitas logistik. Sebanyak dua kapal tanker yang mengangkut hampir 2 juta barel minyak dilaporkan berhasil melintasi Selat Hormuz pada Senin, setelah sempat terjadi penurunan volume pengiriman pada akhir pekan akibat kekhawatiran faktor keamanan.

Sementara itu, data Departemen Energi AS mencatat stok minyak mentah negara tersebut di Cadangan Minyak Strategis (SPR) menyusut menjadi 331,2 juta barel pada pekan lalu. Angka ini merupakan level terendah sejak Juni 1983, imbas dari mengetatnya pasokan akibat konflik AS-Iran yang sempat terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Rupiah Terus Tertekan, Dolar AS Kembali Sentuh Level Rp17.850

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Luhut Warning Prabowo: Ancaman Ekonomi Mengintai RI Setelah Juli 2026

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 14:48 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Terkini

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Bekaci | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

8 Gejala Influenza Tipe A yang Harus Diwaspadai, Super Flu Sering Dianggap Flu Biasa

8 Gejala Influenza Tipe A yang Harus Diwaspadai, Super Flu Sering Dianggap Flu Biasa

Health | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

bank bjb dan UPI Bersinergi Kembangkan Pendidikan, Penelitian hingga Layanan Perbankan

bank bjb dan UPI Bersinergi Kembangkan Pendidikan, Penelitian hingga Layanan Perbankan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:49 WIB

Wacana Capres Wajib Didukung Minimal 2 Parpol Bergulir, Begini Respons Puan Maharani

Wacana Capres Wajib Didukung Minimal 2 Parpol Bergulir, Begini Respons Puan Maharani

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:47 WIB

Kode Promo Tiket.com September 2026, AdaCashback Spesial BRI

Kode Promo Tiket.com September 2026, AdaCashback Spesial BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:46 WIB

Esensi Teror Berdarah di Balik Manisnya Es Krim dalam Film Ice Cream Man

Esensi Teror Berdarah di Balik Manisnya Es Krim dalam Film Ice Cream Man

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Periksa 9 Saksi, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed Meluas

KPK Periksa 9 Saksi, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed Meluas

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:44 WIB

Hadir di ICCE 2026, BRI Ungkap Strategi Hadapi Era AI dengan Etika dan Inovasi!

Hadir di ICCE 2026, BRI Ungkap Strategi Hadapi Era AI dengan Etika dan Inovasi!

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:41 WIB

×