Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 1,2 MWp di Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) Pabrik Semarang. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia menetapkan energi surya sebagai fokus utama transisi energi melalui revisi RUPTL periode 2025–2034 mendatang.
  • Riset ANU menyatakan Indonesia memiliki potensi energi surya melimpah yang melampaui seluruh proyeksi kebutuhan energi nasional 2050.
  • Realisasi pemanfaatan PLTS saat ini masih sangat rendah akibat tantangan regulasi, ekosistem pasar, serta kebutuhan konsistensi kebijakan pemerintah.

“Dulu untuk menjelaskan saja bisa butuh tiga sampai empat kali pertemuan sampai orang benar-benar paham. Sekarang sudah berbeda,” kata Edwin.

Namun, peningkatan pemahaman tersebut belum cukup untuk mendorong adopsi dalam skala besar. Pasar memang tumbuh, tetapi masih tertinggal jauh dibanding besarnya potensi yang tersedia.

Dari peta potensi ke ruang implementasi

Kajian akademik juga menunjukkan bahwa potensi energi surya Indonesia tidak hanya besar secara teoritis, tetapi juga memiliki banyak opsi ruang implementasi yang fleksibel.

Dengan total luas daratan sekitar 1,9 juta kilometer persegi dan perairan 6,4 juta kilometer persegi, kebutuhan panel surya di masa depan diperkirakan hanya memanfaatkan sekitar 0,4 persen dari total wilayah Indonesia.

Ruang tersebut dapat tersebar di berbagai lokasi: atap bangunan, lahan pertanian, bekas tambang, hingga perairan.

PLTS atap, misalnya, dinilai dapat berkontribusi 7–19 persen terhadap total kapasitas energi Indonesia pada 2050 karena tidak membutuhkan lahan tambahan dan bisa langsung terintegrasi dengan konsumsi listrik.

Sementara itu, konsep agrivoltaik, kombinasi panel surya dan lahan pertanian, dinilai memiliki potensi besar di Indonesia yang memiliki sekitar 210 ribu kilometer persegi lahan pertanian. Dengan memanfaatkan sebagian kecilnya saja, kapasitas besar sudah bisa dihasilkan tanpa mengganggu produksi pangan.

Lahan bekas tambang juga menjadi opsi strategis. Indonesia memiliki sekitar 2.300 kilometer persegi area eks-tambang yang relatif siap secara infrastruktur jaringan listrik, sehingga biaya pengembangan bisa lebih efisien.

baca juga

Adapun PLTS terapung di waduk, danau, hingga laut juga membuka ruang baru. Dengan batas pemanfaatan 5 persen permukaan waduk, serta potensi ratusan ribu kilometer persegi perairan yang memenuhi syarat teknis, ruang ini dinilai masih sangat besar untuk dikembangkan.

Studi ANU tersebut bahkan mencatat bahwa seluruh potensi ini secara teoritis mampu menghasilkan hingga 180 ribu TWh listrik, atau sekitar 20 kali kebutuhan energi Indonesia pada 2050.

Kebijakan bergerak, tapi implementasi jadi penentu

Dari sisi kebijakan, revisi RUPTL dan sejumlah program pemerintah menunjukkan arah yang semakin mendukung energi terbarukan, termasuk PLTS. Ini menjadi sinyal penting bagi pelaku industri dan investor.

Namun, seperti banyak sektor transisi energi lainnya, tantangan utama tidak lagi berada pada level perencanaan, melainkan implementasi.

Menurut Edwin, stabilitas dan konsistensi kebijakan menjadi krusial, mengingat proyek energi bersifat jangka panjang dan membutuhkan kepastian investasi hingga puluhan tahun.

Perubahan aturan yang terlalu cepat, menurut Edwin, berisiko memperlambat laju pengembangan dan menahan masuknya investasi baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:59 WIB

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:33 WIB

Terkini

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 18:57 WIB

Auman Singa Mesopotamia, Presiden Iran Ubah Sidang Umum PBB Jadi Arena Lawan AS

Auman Singa Mesopotamia, Presiden Iran Ubah Sidang Umum PBB Jadi Arena Lawan AS

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:53 WIB

Indonesia Comic Con Rayakan Satu Dekade, Digelar 34 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran

Indonesia Comic Con Rayakan Satu Dekade, Digelar 34 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:52 WIB

The Telkom Hub Capai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Telkom Gunakan 21% Energi Terbarukan

The Telkom Hub Capai Net Zero Emisi, 66 Lokasi PoP Telkom Gunakan 21% Energi Terbarukan

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:50 WIB

Demokrat Dukung Usulan Pemilu Dipisah: Tiket Pilpres Sebaiknya Hasil dari Pileg

Demokrat Dukung Usulan Pemilu Dipisah: Tiket Pilpres Sebaiknya Hasil dari Pileg

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:47 WIB

×