- Kebakaran melanda dua lokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu dini hari akibat korsleting listrik rumah warga.
- Sebanyak 23 jiwa terdampak dalam dua peristiwa kebakaran tersebut dengan taksiran kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
- Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 26 unit mobil damkar serta 130 personel untuk memadamkan api di lokasi.
Suara.com - Dua titik kebakaran melanda wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, secara berurutan pada Rabu (24/6/2026) dini hari, menghanguskan hunian warga dan merenggut ketenangan puluhan jiwa yang tengah terlelap.
Kobaran api pertama muncul di Jalan Laut Banda Nomor 9, RT 010 RW 17, Kelurahan Duren Sawit. Kebakaran diketahui bersumber dari korsleting listrik dan dengan cepat membesar akibat banyaknya barang yang mudah terbakar di dalam rumah.
Seorang warga bernama Aca menjadi pelapor pertama dengan menghubungi nomor darurat 112 pada pukul 03.39 WIB setelah menyaksikan api yang kian tak terkendali.
Sebanyak delapan kepala keluarga dengan total 18 jiwa terdampak akibat kebakaran yang menghanguskan rumah milik Hj. Asmani seluas 120 meter persegi tersebut. Estimasi kerugian mencapai Rp200 juta.
Belum sepenuhnya selesai ditangani, laporan kebakaran kedua masuk ke pihak pemadam kebakaran hanya berselang 15 menit kemudian, yakni pada pukul 03.54 WIB, dari sebuah kontrakan dua pintu di Jalan Arabika, RT 002 RW 07, Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit.
![Ilustrasi kebakaran. [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/02/47594-ilustrasi-kebakaran-ist.jpg)
Penghuni kontrakan milik H. Sayadi, Suratno, terbangun dari tidurnya dan mendapati api sudah berkobar besar dari arah teras kontrakan sebelum segera melapor kepada petugas pemadam.
Kebakaran di lokasi kedua yang menghanguskan bangunan kontrakan seluas 300 meter persegi itu menambah lima orang terdampak, sementara nilai kerugian masih dalam proses pendataan.
Kepala Seksi Operasi (Kasi Ops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, menyatakan bahwa pengerahan pasukan dilakukan secara masif ke kedua lokasi secara bersamaan.
"Pengerahan 14 unit dan 70 personil di TKP pertama, serta 12 unit dengan 60 personil di TKP kedua," ujarnya.
Kebakaran pertama di Jalan Laut Banda berhasil dilokalisasi pada pukul 04.18 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 05.32 WIB. Sementara itu, kebakaran di Jalan Arabika dapat dilokalisasi lebih cepat pada pukul 04.15 WIB, namun baru tuntas sepenuhnya pada pukul 05.55 WIB.
"Api sudah berhasil dipadamkan," kata Abdul Wahid.
Kedua kejadian ini kembali mengingatkan warga akan bahaya korsleting listrik yang menjadi salah satu penyebab kebakaran paling sering terjadi di permukiman padat Jakarta.