Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

Vania Rossa, Lilis Varwati

Rabu, 24 Juni 2026 | 14:02 WIB
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya. (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, mengajukan permohonan perlindungan kepada LPSK terkait kasus dugaan korupsi MBG.
  • Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban saat ini masih menelaah permohonan tersebut dengan berkoordinasi bersama pihak terkait dalam kasus.
  • Kejaksaan Agung sebelumnya menolak status Justice Collaborator Sony karena dinilai sebagai pelaku utama dan belum mengakui perbuatannya.

Suara.com - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, ternyata tidak hanya mengajukan status justice collaborator (JC) kepada Kejaksaan Agung. Tersangka kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu juga mengajukan permohonan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Ketua LPSK Achmadi membenarkan adanya permohonan yang diajukan Sony. Namun hingga kini, permohonan tersebut masih dalam tahap penelaahan.

"Ada yang mengajukan permohonan kepada LPSK. Dan masih dalam penelaahan," kata Achmadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Achmadi belum merinci kapan permohonan itu diajukan maupun bentuk perlindungan yang diminta oleh Sony kepada LPSK.

Menurutnya, setiap permohonan yang masuk akan dikaji terlebih dahulu sebelum lembaga mengambil keputusan. Dalam proses pendalaman, LPSK juga dapat berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memahami konstruksi perkara yang sedang ditangani.

"Prinsipnya pengajuan permohonan yang masuk kepada LPSK, LPSK juga akan mendalami permohonan tersebut dan nanti lebih lanjut kita koordinasi dengan pihak-pihak terkait," ujarnya.

Status JC Ditolak Kejagung

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menolak permohonan justice collaborator yang diajukan Sony dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan Sony tidak memenuhi syarat untuk memperoleh status JC.

baca juga

Salah satu alasannya, penyidik menilai Sony merupakan pelaku utama dalam perkara tersebut. Selain itu, Sony juga dianggap belum mengakui perbuatannya sebagaimana disyaratkan dalam mekanisme pemberian status justice collaborator.

Menanggapi penolakan tersebut, Achmadi belum bersedia menyimpulkan apakah keputusan Kejaksaan Agung akan memengaruhi penilaian LPSK terhadap permohonan Sony.

"Yang jelas kami masih mendalami itu. Jadi yang permohonan ke LPSK masih dalam pendalaman," katanya.

Achmadi menegaskan bahwa secara prinsip tidak terdapat perbedaan konsep justice collaborator yang digunakan LPSK maupun aparat penegak hukum lainnya karena mengacu pada regulasi yang sama.

"Prinsipnya JC ya JC. Justice Collaborator, regulasinya seperti itu, sama saja," ujarnya.

Apa Itu Justice Collaborator?

Sebagai informasi, justice collaborator merupakan pelaku tindak pidana yang bersedia bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk membantu mengungkap perkara yang lebih besar.

Dalam aturan yang berlaku, status tersebut umumnya diberikan kepada pelaku yang bukan pelaku utama dan bersedia memberikan keterangan penting untuk membongkar keterlibatan pihak lain dalam suatu tindak pidana.

Karena itu, meski seseorang mengajukan permohonan kepada LPSK, pemberian status justice collaborator tetap harus melalui proses penilaian berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:59 WIB

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:19 WIB

Terkini

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

×