32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:50 WIB
32 Ibu Hamil Lolos Skrining Latsarmil, Komnas Perempuan Bongkar Bobroknya Seleksi SPPI!
Peserta latsarmil dari pengelola KDMP dan KNMP mengikuti upacara pembukaan pelatihan diklat di lapangan Dirgantara AAU, Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026). ANTARA/HO-Humas TNI AU
baca 10 detik
  • Komnas Perempuan mengkritik proses skrining kesehatan seleksi Latsarmil SPPI yang tidak responsif terhadap kondisi kehamilan peserta perempuan.
  • Lima peserta SPPI meninggal dunia akibat sakit saat pelatihan, memicu desakan investigasi independen yang sensitif terhadap gender.
  • Kementerian Pertahanan mengubah konsep pelatihan SPPI dengan menghapus materi militeristik.

Suara.com - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyoroti lolosnya 32 peserta perempuan yang sedang hamil dalam proses seleksi Latihan Dasar Militer (Latsarmil) program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Temuan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa proses skrining kesehatan peserta belum responsif terhadap kebutuhan perempuan.

Komisioner Komnas Perempuan Yuni Asriyanti mengatakan, meski seluruh peserta yang diketahui hamil akhirnya dipulangkan dan tidak mengikuti pelatihan, fakta bahwa mereka lolos sejak tahap seleksi tetap menjadi catatan serius.

"Meskipun kemudian diputuskan untuk dipulangkan, hal ini menunjukkan proses skrining kesehatan yang tidak responsif gender," kata Yuni di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Sorotan itu disampaikan bersamaan dengan keprihatinan Komnas Perempuan atas meninggalnya lima peserta SPPI selama mengikuti pelatihan.

Berdasarkan data Kementerian Pertahanan per 27 Juni 2026, lima peserta meninggal akibat tuberkulosis, cardiac arrest (henti jantung), dan heat stroke. Korban terdiri atas dua laki-laki berinisial YMT dan MRR serta tiga perempuan berinisial AM, NRS, dan ND.

Menurut Yuni, fakta bahwa tiga dari lima korban merupakan perempuan harus menjadi perhatian dalam evaluasi penyelenggaraan program.

"Negara memiliki tanggung jawab yang bersifat terus-menerus (ongoing positive obligation) untuk melindungi nyawa setiap peserta dalam program yang berada di bawah otoritasnya," ujarnya.

Ia menegaskan tanggung jawab tersebut tidak hilang hanya karena peserta telah lolos pemeriksaan kesehatan atau mengikuti program secara sukarela.

baca juga

Komnas Perempuan juga mengingatkan agar meninggalnya tiga peserta perempuan tidak langsung dikaitkan dengan faktor biologis sebelum dilakukan investigasi independen secara menyeluruh.

Komisioner Komnas Perempuan Dahlia Madanih menilai pelatihan fisik yang mengadopsi metode pendidikan militer harus mengedepankan prinsip tanpa paksaan dan due diligence untuk mencegah risiko kekerasan maupun kematian.

Selain itu, menurutnya, pembekalan calon pengelola koperasi semestinya lebih berorientasi pada kepemimpinan, tata kelola koperasi, literasi keuangan, dan manajemen organisasi dibanding pendekatan militeristik.

Dahlia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan kondisi khusus peserta perempuan, seperti usia, riwayat kesehatan, kesehatan reproduksi termasuk kehamilan, beban pengasuhan, hingga latar belakang sosial ekonomi dalam penyelenggaraan pelatihan.

Karena itu, Komnas Perempuan mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan pendekatan militer bagi peserta sipil SPPI, sekaligus membentuk investigasi independen yang sensitif gender untuk mengusut kematian lima peserta.

Lembaga tersebut juga meminta pemerintah memastikan hak keluarga korban terpenuhi, mulai dari akses informasi, dukungan pemulihan psikologis, kompensasi, hingga jaminan agar peristiwa serupa tidak terulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

Buntut 5 Peserta Tewas, Kemhan Pangkas Durasi Latihan SPPI Jadi 2 Pekan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:39 WIB

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

Dudung Takziah ke Rumah Peserta SPPI yang Meninggal, Pastikan Pelatihan Fisik Dihapus!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:47 WIB

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

Belajar dari Jepang hingga Belanda, Calon Manajer KDMP Butuh Skill Bisnis, Bukan Retret Fisik

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:31 WIB

Terkini

BRI Hadirkan Cashback dan Lelang Gadget Mewah di Kampoeng Tempo Doeloe 2026

BRI Hadirkan Cashback dan Lelang Gadget Mewah di Kampoeng Tempo Doeloe 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra

Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:16 WIB

BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT

BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:16 WIB

BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan

BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay

BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay

Surakarta | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?

Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok

Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok

Malang | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Gempa Guncang Flores, BRI Peduli Sigap Bantu Warga dan Dukung Pemulihan Pascabencana

Gempa Guncang Flores, BRI Peduli Sigap Bantu Warga dan Dukung Pemulihan Pascabencana

Jatim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Novel Celebrity Wedding, Pernikahan Kontrak Antara Akuntan Publik dan Musisi

Novel Celebrity Wedding, Pernikahan Kontrak Antara Akuntan Publik dan Musisi

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:00 WIB

SBY Minta Maaf, Ungkap Alasan Absen Upacara HUT RI ke-81

SBY Minta Maaf, Ungkap Alasan Absen Upacara HUT RI ke-81

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:59 WIB

×