Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 02 Juli 2026 | 14:15 WIB
Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom
Ilustrasi harga BBM (dok. Suara)
baca 10 detik
  • Dosen FEB UMY, Dyah Titis, menyatakan pembukaan Selat Hormuz tidak langsung menurunkan harga BBM karena faktor pasar yang kompleks.
  • Harga BBM domestik dipengaruhi oleh kebijakan fiskal pemerintah, nilai tukar rupiah, serta biaya operasional dan logistik distribusi minyak.
  • Penyesuaian harga BBM nasional memerlukan waktu transisi dan memiliki dampak berbeda terhadap sektor transportasi serta inflasi ekonomi Indonesia.

Suara.com - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dyah Titis Kusuma Wardani, mengungkap sejumlah faktor yang membuat harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia tidak serta-merta turun meski Selat Hormuz telah kembali dibuka.

Pembukaan kembali Selat Hormuz, kata Dyah, memang menurunkan risiko ketidakpastian distribusi energi global. Kendati demikian, situasi ini lebih berperan dalam menjaga stabilitas harga ketimbang langsung memangkasnya secara drastis.

"Pembukaan kembali Selat Hormuz memberikan sentimen positif dan menurunkan risk premium geopolitik di pasar minyak dunia. Namun, harga minyak tidak otomatis anjlok," ujar Dyah, dikutip Kamis (2/7/2026).

Ada beberapa faktor lain yang turut memengaruhi pasar, mulai dari kuota produksi OPEC+, volume permintaan dari Tiongkok dan Amerika Serikat, hingga kondisi stok minyak global.

Ia menilai mekanisme pembentukan harga BBM jauh lebih kompleks daripada sekadar melihat satu isu geopolitik. Harga minyak mentah internasional disebut hanya merupakan salah satu komponennya.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia tetap harus menghitung rata-rata Indonesian Crude Price (ICP), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga biaya pengadaan dan logistik distribusi. Belum lagi kontrak perdagangan minyak yang sudah berjalan sebelumnya.

Lebih lanjut, Dyah menyoroti bahwa fluktuasi harga global direspons secara berbeda oleh setiap jenis BBM di dalam negeri.

Misalnya, untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax, penyesuaian harga relatif lebih cepat terjadi karena langsung mengikuti mekanisme pasar keekonomian.

Sedangkan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, harganya sangat bergantung pada kebijakan fiskal dan kompensasi dari pemerintah.

baca juga
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

"Ketika harga minyak dunia melonjak, pemerintah menahan dampaknya melalui subsidi agar masyarakat tidak terbeban, meski ruang fiskal negara menjadi berat," tuturnya.

"Sebaliknya, saat harga minyak turun, ruang fiskal pemerintah menjadi lebih longgar. Jadi, intervensi pemerintah membuat masyarakat tidak langsung merasakan seluruh fluktuasi harga dunia," imbuhnya.

Selain itu, nilai tukar rupiah memegang peran krusial. Pasalnya, transaksi minyak internasional menggunakan dolar AS sehingga pelemahan nilai tukar rupiah dapat menghapus keuntungan dari turunnya harga minyak dunia.

Dyah menambahkan bahwa dampak perubahan harga minyak global terhadap perekonomian nasional memerlukan waktu transisi (time lag).

Untuk BBM non-subsidi, penyesuaian biasanya dilakukan sebulan sekali. Sementara itu, pada sektor transportasi, logistik, dan industri, dampaknya baru terasa dalam kurun satu hingga tiga bulan karena pelaku usaha masih terikat kontrak pembelian stok lama. Perubahan ini nantinya baru akan memengaruhi tingkat inflasi setelah biaya distribusi barang ikut berubah.

Melihat dinamika pasar energi yang masih fluktuatif, Dyah mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap rasional dan tidak panik.

Masyarakat diminta tetap bijak dan efisien dalam mengonsumsi energi sehari-hari. Sementara itu, pelaku usaha diharapkan terus memperkuat strategi mitigasi risiko melalui efisiensi operasional, pengelolaan arus kas, serta evaluasi kontrak bisnis yang fleksibel.

"Stabilitas harga energi adalah prasyarat penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ekonomi nasional. Karena itu, kita perlu melihat perkembangan ini secara objektif dan tidak hanya terpaku pada satu faktor di Timur Tengah saja," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

BUMN Ini Sulap Limbah Jadi Paving Block, Gandeng UMKM Dorong Ekonomi Sirkular

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:44 WIB

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:20 WIB

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?

Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:54 WIB

Hustle Culture vs Slow Living: In This Economy, Mana yang Lebih Realistis?

Hustle Culture vs Slow Living: In This Economy, Mana yang Lebih Realistis?

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:30 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:59 WIB

Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:39 WIB

Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?

Apa Saja yang Ditanyakan dalam Sensus Ekonomi?

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

Terkini

Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya

Link Live Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Purbaya Mau Tambah Layar Digital IFP ke Tiap Kelas di Sekolah, Janji Siapkan Anggaran

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Purbaya Yakin PFII Bisa Tarik Dana Asing Lebih dari Rp 500 Triliun

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level

Daftar Harga HP Infinix Agustus 2026, Lengkap Seri Gaming hingga Entry Level

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara

Lengkap! Daftar Nama Anggota Paskibraka Nasional 2026 di Istana Negara

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

Bantuan Sembako dari Presiden Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:04 WIB

BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

BRI Peduli Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

Lampung | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:02 WIB

Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley

Membedah Tragisme Dosa Victor dalam Novel Frankenstein karya Mary Shelley

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:00 WIB

3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela

3 Wanita di Deli Serdang Kompak Jual Sabu, Transaksi Lewat Jendela

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:58 WIB

Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Terjadi Gempa Bumi Flores, BRI Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:54 WIB

×