Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Usai, Asap Beracun Bikin Puluhan Warga Tak Berani Pulang

Vania Rossa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:50 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Usai, Asap Beracun Bikin Puluhan Warga Tak Berani Pulang
28 warga Desa Tanjakan Mekar masih memilih bertahan di lokasi pengungsian karena khawatir dengan paparan asap. ANTARA/Azmi Samsul M
baca 10 detik
  • Kebakaran TPA Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang sejak 30 Juni 2026 telah menghanguskan sekitar 18 hektare lahan pembuangan sampah.
  • Sebanyak 28 warga Desa Tanjakan Mekar masih mengungsi di kantor desa karena menghindari paparan asap yang berbahaya bagi kesehatan.
  • Pemerintah memastikan kebutuhan logistik pengungsi terpenuhi serta memberikan layanan kesehatan rutin bagi kelompok rentan di lokasi pengungsian tersebut.

Suara.com - Meski kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang mulai berhasil dikendalikan, dampaknya masih dirasakan warga sekitar. Hingga hari ketujuh kebakaran, sedikitnya 28 warga Desa Tanjakan Mekar masih memilih bertahan di lokasi pengungsian karena khawatir dengan paparan asap.

Para pengungsi yang mayoritas terdiri atas ibu rumah tangga, lansia, dan anak-anak itu telah menempati Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, sejak kebakaran terjadi pada Selasa (30/6/2026).

"Saya sudah mengungsi selama tujuh hari. Kalau untuk bantuan tercukupi, seperti logistik makanan, kasur, itu tercukupi semua," kata salah seorang pengungsi, Qipi, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, keputusan belum kembali ke rumah diambil karena asap dari TPA Jatiwaringin masih menyelimuti kawasan permukiman.

"Asap masih ada. Jadi, saya pilih menetap sementara di sini karena tidak mau ambil risiko," ujarnya.

Selama berada di pengungsian, kebutuhan dasar para warga dipenuhi melalui dapur umum yang didirikan pemerintah daerah.

"Logistik kami disiapkan sama pemerintah, jadi masih aman selama kami di sini," katanya.

Kepala Desa Tanjakan Mekar, Uti, mengatakan sebagian besar warga yang mengungsi merupakan kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia, yang paling terdampak paparan asap kebakaran.

"Kalau untuk hari ketujuh, sekitar 20 orang lebih. Asap TPA itu mengandung racun, jadi memang kehidupan sehari-hari warga sudah terdampak," ujarnya.

baca juga

Ia menjelaskan, sebelumnya banyak warga mengalami gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Namun, kondisi kesehatan para pengungsi kini mulai membaik berkat pemantauan rutin dari tenaga kesehatan.

"Alhamdulillah, dokter dan Puskesmas Rajeg selalu mengecek. Kalau ada warga yang mengungsi langsung diperiksa kesehatannya," kata Uti.

Selain layanan kesehatan, kebutuhan logistik para pengungsi juga dipastikan masih mencukupi. Bantuan terus berdatangan dari Dinas Sosial, Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi Banten, PDAM, hingga Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Alhamdulillah logistik, makanan semua tercukupi. Selain dari Dinsos, semalam juga dari Kementerian Sosial, termasuk dari PDAM, bupati, dan provinsi juga sudah masuk," ujarnya.

Sementara itu, proses pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Pemerintah Kabupaten Tangerang, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan.

Operasi dilakukan melalui jalur darat dan udara. Petugas pemadam kebakaran bersama personel Manggala Agni terus memadamkan titik api dari darat, sedangkan dari udara dikerahkan tiga helikopter water bombing milik BNPB.

Berdasarkan laporan terbaru, kebakaran telah melanda sekitar 18 hektare dari total luas TPA Jatiwaringin yang mencapai 33 hektare. Memasuki hari ketujuh, petugas berhasil mengendalikan kebakaran dan kini hanya menyisakan sekitar 3,6 persen area yang masih dalam proses pemadaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah

Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:28 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Hampir Padam, Daerah Diminta Waspadai Ancaman Serupa

Kebakaran TPA Jatiwaringin Hampir Padam, Daerah Diminta Waspadai Ancaman Serupa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:28 WIB

Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

Benarkah Bangunan yang Lebih Tinggi Dapat Memperparah Kebakaran?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:55 WIB

Terkini

Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto

Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:45 WIB

Soroti Proyek Satelit Rusia di Biak, Pansus Papua DPD RI Mulai Inventarisasi Masalah

Soroti Proyek Satelit Rusia di Biak, Pansus Papua DPD RI Mulai Inventarisasi Masalah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:45 WIB

Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?

Bongkar Siasat Aplikator: Kenapa Potongan Ojol Turun 8 Persen Tapi Dompet Driver Tetap Kering?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:36 WIB

Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah

Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:28 WIB

Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'

Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:28 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Kerja PM Singapura di Istana, 26 MoU Akan Ditandatangani

Prabowo Terima Kunjungan Kerja PM Singapura di Istana, 26 MoU Akan Ditandatangani

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:24 WIB

4 Kali Dilaporkan Warga, Tujuh Bangunan di Tanah Abang Segera Ditertibkan

4 Kali Dilaporkan Warga, Tujuh Bangunan di Tanah Abang Segera Ditertibkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:11 WIB

Linglung saat Diperiksa Polisi, Tersangka Pemukulan Pengendara Motor di Jagakarsa Jalani Tes Urine

Linglung saat Diperiksa Polisi, Tersangka Pemukulan Pengendara Motor di Jagakarsa Jalani Tes Urine

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:05 WIB

Pelaku Pemukulan Pengendara di Jagakarsa Jalani Tes Urine, Motif Masih Misterius

Pelaku Pemukulan Pengendara di Jagakarsa Jalani Tes Urine, Motif Masih Misterius

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:00 WIB

Peluru Tembus Dinding Tewaskan Ibu Hamil di Papua, DPR Minta Pemerintah Buka Siapa Pelakunya

Peluru Tembus Dinding Tewaskan Ibu Hamil di Papua, DPR Minta Pemerintah Buka Siapa Pelakunya

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:53 WIB

×