Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 06 Juli 2026 | 16:30 WIB
Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan
Penggerebekan bandar narkoba di Katingan, Kalteng yang menewaskan tiga anggota polisi. [Polres Katngan]
baca 10 detik
  • Anggota DPR mendesak Mabes Polri mengusut tuntas jaringan narkoba pasca tewasnya tiga anggota polisi di Katingan Tengah, Kalimantan.
  • Insiden pada 1 Juli 2026 terjadi saat penggerebekan bandar sabu yang memicu perlawanan warga dan menewaskan tiga personel.
  • Polri diminta mengevaluasi prosedur operasi serta meningkatkan jumlah personel dan perlengkapan demi menjamin keselamatan aparat di lapangan.

Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah, mendesak Mabes Polri turun tangan langsung mengusut tuntas insiden yang menewaskan tiga anggota Polri saat menggerebek bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah.

Menurutnya, pengungkapan kasus tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan, tetapi harus membongkar seluruh jaringan sindikat narkoba yang berada di balik penyerangan tersebut.

"Mereka harus disapu bersih karena telah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat dan aparat penegak hukum," kata Abdullah kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Selain penegakan hukum, Abdullah juga meminta Polri melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasi standar (SOP) dalam penindakan terhadap jaringan narkoba.

Menurutnya, operasi terhadap sindikat bersenjata harus didukung perencanaan yang matang, jumlah personel yang memadai, serta perlengkapan yang mampu melindungi keselamatan anggota.

"Jangan sampai ada lagi anggota yang gugur dalam menjalankan tugas karena kurangnya persiapan atau dukungan yang memadai," katanya.

Ia menambahkan setiap operasi melawan jaringan narkoba juga harus mempertimbangkan seluruh potensi ancaman di lapangan agar keselamatan personel tetap menjadi prioritas.

"Penambahan personel serta dukungan peralatan yang memadai juga perlu dilakukan agar operasi berjalan lancar, sukses, dan keselamatan anggota tetap menjadi prioritas," ujarnya.

Terduga pelaku berinisial A saat diamankan tim gabungan di sebuah lanting sedot emas, kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Jumat (3/7/2026). ANTARA/Dokumentasi pribadi.
Terduga pelaku berinisial A saat diamankan tim gabungan di sebuah lanting sedot emas, kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Jumat (3/7/2026). ANTARA/Dokumentasi pribadi.

Tiga Penyerang Ditangkap, Bandar Sabu Masih Diburu

baca juga

Penyelidikan atas insiden berdarah tersebut hingga kekinian masih terus berlanjut. Polres Katingan telah menangkap tiga terduga pelaku berinisial S, N, dan R yang diduga terlibat menyerang anggota kepolisian menggunakan parang saat operasi penggerebekan berlangsung.

Polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku, sementara target utama operasi, bandar sabu berinisial BIO yang merupakan residivis kasus narkotika, hingga kini masih dalam pengejaran.

Insiden berdarah ini diketahui terjadi saat 12 personel kepolisian menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei pada 1 Juli 2026 malam.

Setelah target operasi diamankan, situasi berubah menjadi ricuh ketika sejumlah orang bersama warga sekitar melakukan perlawanan terhadap petugas.

Akibat penyerangan tersebut, Aipda Yudhie Perdana Putra tewas di lokasi.

Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan meninggal dunia di DAS Katingan setelah sempat dinyatakan hilang, sedangkan Aiptu Sumaryanto ditemukan meninggal dunia sehari kemudian usai tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan kawasan hutan di sekitar lokasi kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba

Tiga Pembantai Polisi di Katingan Diciduk! Serang Petugas Pakai Parang Saat Gerebek Narkoba

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:07 WIB

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

Korban Ketiga Operasi Narkoba Katingan: Aiptu Sumaryanto Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:46 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Terkini

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:29 WIB

Diprotes Netizen, Dasco Sebut Ucapan Ultah untuk Nadiem Makarim Cuma Ulah Admin Baru

Diprotes Netizen, Dasco Sebut Ucapan Ultah untuk Nadiem Makarim Cuma Ulah Admin Baru

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:19 WIB

Diwarnai Dugaan Teror, Sengketa Lahan Club de Arjuna Diminta Diselesaikan di Pengadilan

Diwarnai Dugaan Teror, Sengketa Lahan Club de Arjuna Diminta Diselesaikan di Pengadilan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:14 WIB

Catatan Merah Komnas HAM, Demo Agustus-September 2025 Jadi Momentum Evaluasi

Catatan Merah Komnas HAM, Demo Agustus-September 2025 Jadi Momentum Evaluasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:13 WIB

Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu

Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:11 WIB

Nadiem Makarim Siapkan Saksi Baru di Tahap Banding untuk Lawan Vonis 10 Tahun

Nadiem Makarim Siapkan Saksi Baru di Tahap Banding untuk Lawan Vonis 10 Tahun

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:05 WIB

PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok

PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:59 WIB

Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK

Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:58 WIB

PDIP Sindir Narasi 'Jateng Kandang Gajah' di Tengah Rencana Safari Jokowi

PDIP Sindir Narasi 'Jateng Kandang Gajah' di Tengah Rencana Safari Jokowi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:52 WIB

Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor

Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:48 WIB

×