Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 06 Juli 2026 | 18:10 WIB
Gus Ipul Minta Kepala Sekolah Rakyat Utamakan Empati, Integritas, dan Anti-Bullying
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan pembekalan kepada para kepala Sekolah Rakyat saat Rapat Konsolidasi dan Open House Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (6/7/2026). (Dok. Kemensos RI)

"Jangan kotori program mulia Presiden ini dengan korupsi dan praktik-praktik penyimpangan. Integritas adalah syarat, bukan pelengkap," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Kulon Progo. Menurutnya, sekolah itu menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Kami tidak bisa menahan air mata bahwa mereka adalah anak-anak yang tulus dan baik, harus mendapatkan pelayanan yang sama. Itu semua adalah anak-anak calon generasi penerus bangsa," kata Ambar.

Ia menilai pendirian Sekolah Rakyat di Kulon Progo sangat tepat karena daerah itu masih menjadi salah satu wilayah termiskin di Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Maka dengan kehadiran Sekolah Rakyat ini mudah-mudahan bisa memotong mata rantai kemiskinan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gus Ipul juga berdialog dengan orang tua tunggal calon siswa, Retno Mariani (26), yang sehari-hari memenuhi kebutuhan hidup dengan mengumpulkan rosok. Di hadapan Gus Ipul, Retno berharap putranya, Endra (12), yang putus sekolah dan belum bisa membaca, dapat memiliki masa depan lebih baik setelah bergabung di Sekolah Rakyat.

"Anak saya tidak bisa sekolah kalau tidak ada Sekolah Rakyat. Semoga nanti menjadi anak yang sukses dan bisa membanggakan orang tua," kata Retno berkaca-kaca.

Sebelumnya, semangat dan antusiasme siswa mewarnai jalannya acara sejak awal. Kedatangan Gus Ipul dan jajaran disambut meriah dengan yel-yel penuh semangat yang diteriakkan para siswa.

Penampilan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 20 Sleman sukses mencuri perhatian para tamu undangan melalui atraksi baris variasi yang dipimpin Komandan Peleton Lambang Damar Panggalih. Dengan gerakan yang tegas, kompak, dan penuh percaya diri, penampilan para siswa berlangsung memukau. Pada kesempatan itu, komandan peleton juga melaporkan langsung kepada Gus Ipul terkait kesiapan dimulainya acara. Atraksi itu pun disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

baca juga

Suasana semakin semarak saat para siswa menampilkan atraksi silat dan karate yang menunjukkan disiplin, kekompakan, dan ketangkasan.

Kemampuan siswa juga ditunjukkan melalui pidato dalam tiga bahasa asing. Nur Faqikh dari Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 13 Banyumas membawakan pidato berbahasa Arab dengan fasih. Diosy Lovina Siva dari SRMA 19 Bantul tampil percaya diri menggunakan bahasa Inggris. Sementara itu, Azqia Tutut Nurjayanti dari SRMP 13 Banyumas memukau hadirin lewat pidato berbahasa Jepang.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan penampilan paduan suara siswa yang mengenakan seragam batik khas Sekolah Rakyat. Mereka membawakan lagu "Koyo Jogja Istimewa" dengan penuh semangat, sebelum suasana berubah haru saat lagu bertema ayah dan ibu dinyanyikan. Sejumlah tamu undangan tampak menyeka air mata.

Kehangatan acara semakin terasa ketika Mifta Jana Devi membacakan puisi tentang harapan anak-anak dari keluarga kurang mampu di Yogyakarta untuk terus belajar dan berani bermimpi melalui Sekolah Rakyat. Penampilan penuh penghayatan itu mendapat apresiasi dan tepuk tangan dari seluruh tamu undangan.

Hadir dalam acara itu Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico, para pejabat tinggi pratama dan madya Kementerian Sosial, Forkopimda Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo, serta ratusan orang tua dan calon siswa Sekolah Rakyat. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:19 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

Jutaan Anak Tak Sekolah, Gus Ipul Minta Kepala Daerah Dukung Sekolah Rakyat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:25 WIB

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Terkini

KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

KY Siap Usut Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim yang Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:09 WIB

92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup

92 WN Tiongkok Pelaku Penipuan Investasi Dideportasi, Dicekal Masuk Indonesia Seumur Hidup

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:09 WIB

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

Bahas Isu Global Bersama PM Singapura, Prabowo Tegaskan ASEAN Utamakan Diplomasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:05 WIB

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

Calon Manajer Kopdes Berhak Tolak Latsarmil, Tak Boleh Didiskualifikasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 18:02 WIB

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

Bongkar Penembak Ibu Hamil di Papua, Yusril Beri 'Lampu Hijau' Komnas HAM Lakukan Investigasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:59 WIB

Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

Sahroni Sentil Polisi Soal Pemotor Ninja 'Sok Jago': Jangan Tunggu Viral Baru Bertindak

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:55 WIB

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

Survei IndexMundi Sebut Polri Korup, Boni Hargens Ungkap Kelemahan Metodologi dan Bias Data

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:48 WIB

Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu

Geger! Pria di Jagakarsa Pukul Orang Secara Acak Karena 'Bisikan', Polisi: Dia Positif Sabu

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:37 WIB

Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim

Komisi Yudisial Mulai Pelajari Laporan Dugaan Pelanggaran Etik 4 Hakim Kasus Nadiem Makarim

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:32 WIB

Dugaan Manipulasi Fakta Sidang hingga Ketiduran, Empat Hakim yang Vonis Nadiem Dilaporkan ke KY

Dugaan Manipulasi Fakta Sidang hingga Ketiduran, Empat Hakim yang Vonis Nadiem Dilaporkan ke KY

News | Senin, 06 Juli 2026 | 17:25 WIB

×