Selain menghasilkan emisi, makanan yang terbuang juga berarti penggunaan lahan pertanian menjadi tidak efisien. Semakin banyak pangan yang diproduksi tetapi tidak dikonsumsi, semakin besar pula tekanan terhadap lahan dan keanekaragaman hayati.
Apa yang bisa dilakukan?
Peneliti menilai upaya mengurangi limbah makanan perlu menjadi bagian dari pelaksanaan program MBG.
Selain edukasi gizi, diperlukan sistem pengelolaan sisa makanan yang lebih baik, mulai dari mekanisme pengumpulan makanan yang masih layak dikonsumsi, pengolahan limbah organik, hingga penelitian mengenai metode daur ulang limbah makanan yang paling efektif.
Menurut Dian, pendekatan tersebut penting agar tujuan meningkatkan gizi anak dapat berjalan seiring dengan upaya mengurangi dampak lingkungan akibat makanan yang terbuang.