- Kortastipidkor Polri menghentikan operasional Kafe d'Clan Signature di Cipete Raya, Jakarta Selatan, setelah melakukan penggeledahan pada Rabu (8/7/2026).
- Penyidik menyita uang tunai senilai lebih dari Rp67 miliar dari kafe dan Koin Money Changer terkait penyidikan korupsi.
- Aparat gabungan tengah mendalami dugaan korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan sosok pejabat tinggi kejaksaan.
Suara.com - Kawasan kuliner Cipete Raya, Jakarta Selatan, mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah salah satu titik populernya, Kafe d'Clan Signature, menghentikan operasionalnya secara mendadak.
Penutupan ini merupakan buntut langsung dari tindakan tegas Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri yang melakukan penggeledahan besar-besaran di lokasi tersebut.
Berdasarkan pantauan jurnalis Suara.com di lokasi pada Kamis (9/7/2026) pagi, suasana di Kafe d'Clan Signature tampak lengang dan sangat kontras dengan aktivitas biasanya.
Tidak terlihat adanya penjagaan khusus atau garis polisi yang mencolok di area depan, namun akses masuk utama bagi pengunjung telah ditutup rapat.
Pagar hitam berukuran besar tampak menutup seluruh area depan parkir kafe, memberikan kesan sterilisasi area pasca tindakan hukum yang dilakukan sehari sebelumnya.
Meski pintu utama tertutup bagi publik, aktivitas di dalam area kafe tidak sepenuhnya berhenti.
Terpantau terdapat dua unit mobil dan sejumlah sepeda motor yang terparkir di area parkir dalam kafe.
Kendaraan-kendaraan tersebut diduga kuat milik staf atau pengelola yang masih berada di lokasi untuk keperluan internal pasca penggeledahan.
Seorang penjaga kafe yang berada di area dalam memberikan konfirmasi mengenai status operasional tempat tersebut.
Menurutnya, saat ini memang tidak ada aktivitas pelayanan pelanggan seperti biasanya.
Kegiatan yang berlangsung di dalam bangunan hanya terbatas pada koordinasi internal karyawan yang masuk pada jadwal pagi.
Saat dikonfirmasi mengenai kapan kafe yang berlokasi di area strategis Jakarta Selatan ini akan kembali melayani pelanggan, pihak penjaga belum bisa memberikan kepastian.
Ia menegaskan bahwa operasional masih dihentikan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Toko sementara masih tutup. Cuma ada karyawan di dalam," kata penjaga kafe.
Ia juga mengaku tidak mengetahui secara pasti berapa jumlah karyawan yang saat ini masih beraktivitas di dalam bangunan tersebut.