Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?

Bangun Santoso

Kamis, 09 Juli 2026 | 18:52 WIB
Misteri Brankas Rp476 Miliar di Rumah Sentul City, Benarkah Milik Jampidsus Febrie Adriansyah?
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung RI, Febrie Adriansyah. (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Penyidik Polri menggeledah rumah mewah di Sentul City pada Rabu, 8 Juli 2026, guna mendalami dugaan berbagai kasus korupsi.
  • Petugas menemukan brankas berisi emas serta uang tunai berbagai mata uang dengan estimasi total nilai mencapai Rp476 miliar.
  • Polri menyita aset tersebut sebagai bukti terkait perkara korupsi di PT PLN, PT Asabri, serta PT Krakatau National Resources.

Suara.com - Penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri melakukan tindakan penggeledahan besar-besaran di sebuah rumah mewah yang terletak di Perumahan Golf Hijau, Sentul City, Kabupaten Bogor.

Dalam operasi yang berlangsung pada Rabu (8/7/2026) malam tersebut, pihak kepolisian berhasil membongkar sebuah brankas rahasia yang disembunyikan secara rapi di balik dinding rumah.

Penemuan ini memicu spekulasi, terutama mengenai siapa sebenarnya si-empunya dari aset bernilai fantastis, termasuk rumah tersebut.

Kabar yang beredar menyebutkan bahwa rumah mewah di kawasan elite Sentul tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Isu ini menjadi sorotan mengingat posisi strategis Febrie dalam penanganan berbagai kasus korupsi kakap di Indonesia.

Namun, hingga saat ini, pihak Polri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai identitas pemilik rumah maupun hubungan langsung lokasi tersebut dengan pihak tertentu.

Proses penyidikan yang masih berjalan membuat dugaan keterlibatan nama Jampidsus tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya secara hukum.

Proses penggeledahan di Sentul City digambarkan berlangsung sangat dramatis. Tim penyidik harus membongkar dinding bermotif kayu yang dirancang khusus sebagai kamuflase untuk menutupi ruang penyimpanan rahasia.

Di balik dinding tersebut, ditemukan sebuah brankas berukuran besar dalam kondisi terkunci rapat.

baca juga

Setelah upaya pembongkaran berhasil, penyidik menemukan pemandangan yang mengejutkan berupa tumpukan aset berharga yang disimpan dalam tujuh koper besar.

Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, memberikan rincian mendalam mengenai isi dari brankas tersembunyi tersebut.

Barang bukti yang disita terdiri dari emas batangan seberat 74 kilogram, serta tumpukan uang tunai dalam berbagai mata uang asing dan rupiah.

Suasana rumah Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah yang dijaga ketat tentara pada Rabu (8/7/2026) malam. (Suara.com/Faqih)
Suasana rumah Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah yang dijaga ketat tentara pada Rabu (8/7/2026) malam. (Suara.com/Faqih)

Secara rinci, uang yang diamankan meliputi 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai rupiah sebesar Rp100 juta.

Jika seluruh aset tersebut dikonversikan ke dalam mata uang rupiah, total nilai estimasinya mencapai angka yang sangat besar, yakni sekitar Rp476 miliar.

"Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi tujuh koper. Estimasi total dalam rupiah senilai Rp476 miliar," ujar Totok.

Operasi penggeledahan ini bukan merupakan tindakan tunggal, melainkan bagian dari rangkaian penyidikan gabungan yang dilakukan oleh Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Penyidikan ini mencakup tiga perkara besar yang sedang menjadi fokus otoritas hukum.

Pertama, dugaan korupsi terkait pengadaan batu bara di PT PLN yang diduga memiliki kaitan dengan peristiwa pemadaman listrik total atau blackout di wilayah Sumatera.

Kedua, pendalaman lebih lanjut mengenai dugaan korupsi di PT Asabri.

Ketiga, dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT Krakatau National Resources (KNI), yang merupakan anak usaha dari PT Krakatau Steel.

Selain rumah mewah di Sentul, pada hari yang sama tim penyidik juga menyasar lokasi lain di Jakarta Selatan, tepatnya di Cafe de'Clan Signature yang berlokasi di kawasan Cipete.

Di tempat itu, polisi menemukan aset bernilai puluhan miliar rupiah. Berbagai dokumen penting, perangkat elektronik berupa telepon genggam, serta uang tunai dalam denominasi dolar Singapura, dolar Amerika Serikat, dan rupiah berhasil disita.

Total nilai temuan di Cafe de'Clan ini ditaksir mencapai hampir Rp60 miliar.

Irjen Totok Suharyanto menjelaskan lebih lanjut bahwa uang yang disita dari lokasi kedua terdiri atas 3.130.000 dolar Singapura, 889.965 dolar Amerika Serikat, serta uang tunai rupiah senilai Rp259,1 juta.

"Untuk penggeledahan di lokasi de'Clan kami melakukan penyitaan beberapa dokumen, barang elektronik termasuk handphone, dan uang tunai yang setelah dikonversi nilainya hampir Rp60 miliar," katanya.

Langkah tegas kepolisian dalam melakukan penggeledahan dan penyitaan aset ini disebut sebagai bagian dari upaya melengkapi alat bukti.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa rangkaian tindakan hukum ini menyasar dugaan tindak pidana suap, gratifikasi, serta tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kasus ini pun telah mendapatkan perhatian khusus dari level tertinggi pemerintahan.

"Ini merupakan atensi Bapak Presiden. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti," ujar Budi.

Temuan emas puluhan kilogram dan uang tunai ratusan miliar rupiah ini tercatat sebagai salah satu penyitaan aset terbesar dalam sejarah penyidikan kasus korupsi tahun ini.

Meskipun nama Jampidsus Febrie Adriansyah terseret dalam pusaran isu kepemilikan rumah di Sentul, penyidik menekankan bahwa asal-usul aset dan keterkaitan para pihak masih dalam tahap pendalaman intensif.

Hingga proses hukum mencapai titik final, status kepemilikan dan sumber dana dari brankas rahasia tersebut tetap menjadi fokus utama yang belum disimpulkan oleh pihak berwenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan

Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:40 WIB

Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR

Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:54 WIB

Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu

Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:37 WIB

Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:29 WIB

Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur

Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:16 WIB

Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses

Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:14 WIB

DPR Dukung Kortas Tipikor Bongkar Skandal Batu Bara: TNI-Polri dan Jaksa Harus Solid!

DPR Dukung Kortas Tipikor Bongkar Skandal Batu Bara: TNI-Polri dan Jaksa Harus Solid!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan

Aktivis Anti-Korupsi Kritik Penjagaan Rumah Jampidsus Oleh TNI: Tugas Militer Jaga Kedaulatan

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:40 WIB

Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:20 WIB

Revisi Aturan Outsourcing Dipastikan Rampung Juli 2026, Said Iqbal Bocorkan Poinnya

Revisi Aturan Outsourcing Dipastikan Rampung Juli 2026, Said Iqbal Bocorkan Poinnya

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:19 WIB

KPK Bongkar Modus 'Uang Assalamualaikum' Eks Sekjen MPR: Palak Rekanan Proyek 10 Persen!

KPK Bongkar Modus 'Uang Assalamualaikum' Eks Sekjen MPR: Palak Rekanan Proyek 10 Persen!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:17 WIB

IPW ke Panglima TNI: Jangan Biarkan Oknum Lindungi Koruptor dan Coreng Citra Institusi!

IPW ke Panglima TNI: Jangan Biarkan Oknum Lindungi Koruptor dan Coreng Citra Institusi!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:53 WIB

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:29 WIB

Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR

Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:54 WIB

Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti

Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:43 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:42 WIB

Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu

Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:37 WIB

×