Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Bangun Santoso

Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
Ilustrasi kecelakaan maut
baca 10 detik
  • Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalur Pantura, Lohbener, Indramayu pada Minggu, 12 Juli 2026 siang hari.
  • Truk menabrak mobil pikap pengangkut 17 penumpang hingga terdorong ke jalur berlawanan dan kembali tertabrak truk lain.
  • Insiden fatal tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, sementara 15 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan kerugian material.

Suara.com - Peristiwa kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantai Utara (Pantura), tepatnya di wilayah Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan besar ini terjadi pada Minggu (12/7/2026) siang dan mengakibatkan duka mendalam bagi para korban.

Insiden maut itu melibatkan sebuah mobil pikap yang dikemudikan oleh seorang pria bernama Warkidi, yang saat itu tengah mengangkut belasan penumpang di bagian belakang kendaraan.

Kepolisian Resor (Polres) Indramayu segera turun tangan melakukan penanganan di lokasi kejadian setelah menerima laporan mengenai tabrakan hebat tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan ini melibatkan tiga jenis kendaraan yang berbeda, yakni satu unit mobil pikap Daihatsu Grand Max, satu unit truk Hino Wing Box, dan satu unit truk Hino bak.

Ketiga kendaraan tersebut mengalami kerusakan signifikan akibat benturan keras yang terjadi di jalur yang dikenal padat tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan, memberikan konfirmasi mengenai rincian kendaraan dan identitas pengemudi yang terlibat.

Mobil pikap Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi E 8559 RB diketahui dikemudikan oleh Warkidi.

Saat kejadian, Warkidi tengah melajukan kendaraannya dari arah Jakarta menuju arah Cirebon.

baca juga

Tidak sendiri, Warkidi membawa sebanyak 17 penumpang di dalam mobil pikap tersebut, sebuah jumlah yang sangat besar untuk kapasitas kendaraan jenis tersebut.

Kronologi kejadian bermula ketika kendaraan yang dikemudikan Warkidi berada di lajur kanan jalan.

Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, posisi pikap saat itu sedang berhenti.

Namun, secara tiba-tiba dari arah belakang, sebuah truk Hino Wing Box menghantam bagian belakang mobil pikap yang dikemudikan Warkidi dengan sangat keras.

“Menurut saksi, kendaraan pikap Grand Max dikemudikan saudara Warkidi datang dari arah Jakarta menuju Cirebon ketika berhenti di lajur kanan, kemudian tertabrak belakang dengan depan kendaraan truk Hino Wing Box,” katanya sebagaimana dilansir Antara, Minggu (12/7/2026).

Benturan pertama dari truk Hino Wing Box tersebut ternyata berdampak fatal. Kekuatan tabrakan membuat mobil pikap yang dikemudikan Warkidi terdorong hebat ke arah depan.

Nahas, dorongan tersebut membuat mobil pikap masuk ke jalur berlawanan. Di saat yang bersamaan, sebuah truk Hino bak dengan nomor polisi E 8846 BA datang dari arah berlawanan sehingga tabrakan kedua tidak dapat dihindarkan.

Ipda Masnan menjelaskan lebih lanjut mengenai momen krusial saat mobil Warkidi terlempar ke jalur lawan.

Benturan beruntun ini membuat kondisi mobil pikap mengalami kerusakan parah karena terjepit di antara dua kendaraan besar.

“Kemudian kendaraan pikap terdorong ke depan tertabrak oleh kendaraan truk Lost Bak Hino BA yang datang dari arah berlawanan,” ujarnya.

Dampak dari kecelakaan maut di Jalur Pantura Lohbener ini sangat tragis. Dari total 17 penumpang yang dibawa oleh Warkidi, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain korban jiwa, belasan penumpang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka-luka akibat benturan dan pecahan material kendaraan.

Pihak kepolisian telah melakukan pendataan rinci terhadap kondisi para korban. Ipda Masnan menyebutkan bahwa selain tiga korban meninggal dunia, terdapat korban dengan kategori luka berat dan luka ringan.

Penanganan medis segera dilakukan untuk meminimalisir bertambahnya korban jiwa dari para penumpang yang mengalami luka serius.

“Korban luka ringan sebanyak 11 orang, luka berat empat orang, sedangkan kerugian material diperkirakan sekitar Rp50 juta,” kata Masnan.

Hingga saat ini, Satlantas Polres Indramayu masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti mengapa truk Hino Wing Box menabrak kendaraan Warkidi dari belakang.

Polisi juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara detail untuk melihat jejak rem dan posisi akhir ketiga kendaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep

Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:31 WIB

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:29 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

31 Perlintasan Liar Ditutup, Namun Kecelakaan Kereta di Daop 1 Jakarta Tetap Meningkat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:44 WIB

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:24 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Truk Tabrak Halte Tebet Eco Park hingga Atap Rusak, Transjakarta Pastikan Tetap Beroperasi

Truk Tabrak Halte Tebet Eco Park hingga Atap Rusak, Transjakarta Pastikan Tetap Beroperasi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:21 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×