Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:54 WIB
Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid
Mojtaba Khamenei, putra Ayatollah Ali Khamenei. (X/@_GlobeObserver)
baca 10 detik
  • Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei bersumpah segera membalas kematian ayahnya melalui pesan Telegram.

  • Donald Trump merespons dengan menyiapkan seribu rudal untuk menghancurkan wilayah Iran jika terancam.

  • Konflik memuncak pasca pemakaman Ali Khamenei dan bocornya informasi intelijen dari pihak Israel.

Merespons ancaman masif tersebut, Donald Trump langsung mengeluarkan maklumat kesiapan militer dalam skala penuh. Washington menyatakan tidak akan ragu melakukan kehancuran total jika keselamatan kepala negara mereka terancam.

“1000 Rudal telah Terkunci dan Terisi serta diarahkan ke Republik Islam Iran, dengan ribuan lainnya akan segera menyusul, jika Pemerintah Iran bertindak atas ancamannya, yang diucapkan di banyak penjuru Dunia, untuk membunuh, atau mencoba membunuh, Presiden Amerika Serikat yang menjabat, dalam hal ini, SAYA!” tulis Donald Trump melalui platform Truth Social.

Presiden Amerika Serikat itu juga mengonfirmasi bahwa seluruh lini angkatan bersenjata telah menerima perintah operasi khusus. Kesiagaan militer tersebut dirancang untuk jangka panjang guna meredam setiap potensi serangan dari Teheran.

“Perintah telah diberikan, dan Militer AS siap, bersedia, dan mampu, untuk jangka waktu satu tahun, yang dapat diperpanjang, untuk sepenuhnya membinasakan dan menghancurkan semua wilayah Iran — SEGALA PUJI BAGI ALLAH!” tegas Trump.

Ketegangan verbal ini memuncak setelah beredarnya laporan intelijen Israel mengenai plot operasi rahasia Iran. Informasi tersebut memicu perdebatan di kalangan pejabat keamanan mengenai validitas ancaman yang sebenarnya.

Dua pejabat tinggi Amerika Serikat menilai data dari Tel Aviv lebih menggambarkan diskusi umum antar-pejabat Iran daripada sebuah rencana taktis yang matang. Pembagian informasi ini diduga kuat sebagai langkah diplomatik untuk mempererat hubungan bilateral antara Benjamin Netanyahu dan Donald Trump.

Konflik antara kedua negara ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari ketegangan panjang yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Hubungan diplomatik hancur total sejak operasi militer Amerika Serikat menewaskan Jenderal Qassem Soleimani pada tahun 2020.

Kematian Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari akibat serangan udara bersama AS-Israel kini memicu babak baru yang lebih berbahaya. Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi yang baru pada awal Maret menegaskan bahwa Teheran memilih jalur konfrontasi defensif.

Gencatan senjata yang sempat berlangsung selama beberapa minggu kini berakhir seiring dengan dimulainya mobilisasi militer di kedua belah pihak. Situasi di Timur Tengah kembali berada dalam titik kritis yang siap meledak kapan saja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:44 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:20 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Terkini

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Daftar Shio yang Tidak Cocok Bisnis Bareng karena Bakal Ciong

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:20 WIB

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

IHSG Masih Lesu Bertahan di Level 5.900, Cek Saham ENRG

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

×