Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB
Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi
Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)
baca 10 detik
  • Militer AS mengerahkan belasan pesawat jet canggih di langit strategis Timur Tengah.

  • Armada pengisi bahan bakar udara memastikan jet tempur beroperasi tanpa perlu mendarat.

  • Pesawat radar E3-B Sentry memantau hingga 600 target tempur secara bersamaan.

Suara.com - Komando Pusat Amerika Serikat mengerahkan kekuatan penuh matra udara di kawasan Timur Tengah. Langkah strategis ini memperkuat posisi pesawat tempur Washington dalam menekan target militer lawan secara masif.

Pengerahan belasan pesawat militer ini bukan sekadar unjuk gigi kekuatan pertahanan konvensional. Melainkan, taktik ini menjadi tulang punggung keberhasilan serangan udara jangka panjang yang intensif.

Data pelacakan penerbangan sipil menangkap pergerakan masif armada udara ini pada Selasa dini hari. Konvoi udara terpantau menyisir wilayah lepas pantai Uni Emirat Arab hingga Arab Saudi.

Selat Hormuz (CNN)
Selat Hormuz (CNN)

Armada pengisi bahan bakar menjadi aktor kunci dalam menjaga napas jet tempur di udara. Kehadiran sembilan unit tanker KC-135R dan 2 unit KC-46A memastikan operasi berjalan tanpa jeda.

Pesawat tanker tersebut menyuplai bahan bakar langsung di langit tanpa menuntut jet tempur mendarat. Sistem logistik udara yang solid ini melipatgandakan radius serta durasi serang pasukan.

Selain tanker, militer Amerika Serikat juga menerjunkan skuadron pengintai dan pemantau canggih. Salah satu yang paling menonjol adalah radar terbang legendaris E3-B Sentry.

Pesawat mutakhir ini memegang kendali atas pengawasan ruang pertempuran seluas 120 ribu mil persegi. Jangkauan pemantauannya membentang sangat luas dari permukaan tanah hingga lapisan stratosfer bumi.

Radar canggih pada unit E3-B Sentry mampu melacak sekitar 600 sasaran sekaligus secara real-time. Objek yang dipantau mencakup pesawat jet, rudal aktif, drone besar, hingga tank baja.

Kehadiran maritim juga diperkuat melalui jet pengintai Angkatan Laut jenis Poseidon P-8. Kehadiran armada ini menutup ruang gerak musuh di wilayah perairan strategis tersebut.

baca juga

Seluruh konvoi udara terdeteksi tepat pukul 03:30 waktu Iran. Kekuatan pemantauan ini meminimalkan celah bagi target untuk membalas.

Operasi udara besar-besaran ini mengiringi gelombang serangan yang diumumkan oleh pihak CENTCOM. Agresi militer tersebut kini telah memasuki malam ketiga secara berturut-turut.

Eskalasi konflik bersenjata di kawasan Teluk Persia dan Teluk Oman kini semakin memanas. Penempatan pesawat tempur ini menjadi sinyal kesiapan Washington menghadapi potensi konflik jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:28 WIB

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:13 WIB

Terkini

Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia

Trump Mau 'Jajah' Iran dan Rebut Fasilitas Nuklir Rahasia

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:07 WIB

Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!

Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:55 WIB

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:29 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:13 WIB

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:11 WIB

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:03 WIB

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:54 WIB

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:44 WIB

×