Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

M Nurhadi

Selasa, 14 Juli 2026 | 07:28 WIB
Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!
Ilustrasi: Para pialang sedang bekerja memperhatikan layar monitor pergerakan saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat. REUTERS/Brendan McDermid/aa.
baca 10 detik
  • Presiden Trump menerapkan blokade maritim terhadap Iran di Teluk yang memicu ketegangan geopolitik dan kenaikan harga minyak mentah.
  • Ketegangan tersebut menyebabkan pelemahan bursa saham Amerika Serikat, terutama pada sektor semikonduktor yang mengalami tekanan jual cukup signifikan.
  • Investor kini menantikan rilis laporan keuangan emiten dan data inflasi penting untuk menentukan arah kebijakan suku bunga bank sentral.

Suara.com - Perkembangan geopolitik terbaru di kawasan Teluk memicu sentimen negatif di bursa saham Amerika Serikat. Indeks utama di Wall Street terpantau melemah pada perdagangan Senin waktu setempat, menyusul memanasnya hubungan antara AS dan Iran yang berdampak langsung pada kenaikan harga minyak mentah serta kepanikan para pelaku pasar. Di saat yang sama, koreksi tajam juga melanda sektor saham semikonduktor.

Ketegangan ini kembali mencuat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan pemberlakuan kembali blokade maritim terhadap aktivitas pelayaran Iran di kawasan Teluk.

Langkah ini diambil guna memastikan Selat Hormuz tetap terbuka, pasca terjadinya aksi saling serang menggunakan rudal dan drone antara kedua belah pihak sepanjang akhir pekan lalu.

Situasi tersebut otomatis mengancam keberlangsungan kesepakatan sementara yang baru saja ditandatangani kedua negara bulan lalu.

Padahal, perjanjian interims tersebut diharapkan mampu membuka kembali jalur pelayaran strategis dan menghentikan konflik setelah melalui proses diplomasi selama 60 hari. Akibat ancaman baru pada jalur pasokan energi ini, harga minyak mentah berjangka melesat hingga kisaran 5 persen.

Di pasar ekuitas, indeks Nasdaq yang padat saham teknologi mencatat penurunan terdalam akibat tekanan pada sektor semikonduktor. Saham produsen chip memori yang sempat bersinar sejak awal tahun ini justru berbalik arah.

Western Digital mencatat penurunan 6 persen, Micron Technology melemah 5 persen, dan Sandisk ambles hingga 10 persen. Penurunan ini menjadikan ketiga saham tersebut sebagai penekan utama indeks S&P 500.

Analis senior dari Dakota Wealth, Robert Pavlik, menilai bahwa lonjakan harga saham sektor memori yang terjadi sejak awal tahun merupakan pergerakan yang tidak biasa, meskipun permintaan produk di pasar memang sangat tinggi.

Akibatnya, saat ini terjadi aliran modal keluar karena investor yang cemas memilih untuk melakukan aksi ambil untung, yang pada akhirnya memperbesar tekanan jual di pasar.

baca juga

Dari 11 sektor utama di S&P 500, lima sektor berada di zona merah dengan sektor teknologi informasi menjadi yang terlemah setelah merosot 1,4 persen. Indeks Semikonduktor Philadelphia juga terpuruk 3,7 persen, membuat posisinya kini berjarak lebih dari 14 persen dari rekor tertinggi yang sempat dicapai pada akhir Juni lalu.

Tren negatif ini juga berimbas pada saham produsen chip asal Korea Selatan, SK Hynix, yang meluncur di bursa AS dengan penurunan 9 persen setelah sempat tampil memukau pada debut perdana di Nasdaq hari Jumat.

Sementara itu, saham SpaceX milik Elon Musk sempat menyentuh level terendah sejak melantai di bursa bulan lalu, sebelum akhirnya ditutup melemah 4 persen.

Pada pertengahan sesi perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average terkoreksi 148,53 poin atau 0,28 persen ke level 52.488,48. Indeks S&P 500 melemah 37,18 poin atau 0,49 persen ke posisi 7.538,21, dan Nasdaq Composite terpangkas 278,38 poin atau 1,06 persen menuju 26.003,23.

Penurunan ini terjadi tepat sebelum pasar dihadapkan pada pekan yang padat oleh rilis data ekonomi penting serta laporan keuangan emiten kuartal kedua. Data-data tersebut diproyeksikan akan menguji daya tahan reli pasar saham AS.

Sejauh ini, indeks S&P 500 sebenarnya telah tumbuh lebih dari 10 persen sepanjang tahun berjalan dan hanya terpaut tipis di bawah rekor tertinggi awal Juni.

Para pelaku pasar kini bersiap mencermati laporan keuangan kuartal kedua dari bank-bank besar Wall Street yang mulai dirilis pekan ini. Konsensus memperkirakan laba emiten S&P 500 mampu tumbuh 23,7 persen secara tahunan.

Selain itu, perhatian investor juga tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang menjadi indikator inflasi utama, serta testimoni kebijakan moneter perdana dari Ketua Fed Kevin Warsh di hadapan Kongres.

Data-data ekonomi ini diyakini akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga bank sentral ke depan. Kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin sebelum akhir tahun saat ini masih menjadi antisipasi utama pasar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:13 WIB

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:11 WIB

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:03 WIB

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:54 WIB

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:44 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:20 WIB

Terkini

Review The Whisper Man: Dibintangi Aktor Besar Nggak Jaminan Bagus, Hambar!

Review The Whisper Man: Dibintangi Aktor Besar Nggak Jaminan Bagus, Hambar!

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Karhutla Meluas di Bali, BMKG Prediksi Kemarau Lebih Panjang

Karhutla Meluas di Bali, BMKG Prediksi Kemarau Lebih Panjang

Bali | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Taylor Swift Bantu Donasi Rp800 Juta Untuk Ibu Penyelamat Remaja di Jalan Tol

Taylor Swift Bantu Donasi Rp800 Juta Untuk Ibu Penyelamat Remaja di Jalan Tol

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Bait Manis Kerajaan Oleh-Oleh Bali: Menjelajah Perjalanan Pie Susu Sissy Taklukan Pasar Nusantara

Bait Manis Kerajaan Oleh-Oleh Bali: Menjelajah Perjalanan Pie Susu Sissy Taklukan Pasar Nusantara

Bali | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Review Euphoria Season 2: Perjalanan Gelap Rue Melawan Adiksi Narkoba

Review Euphoria Season 2: Perjalanan Gelap Rue Melawan Adiksi Narkoba

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Ketidakpastian Global, Perusahaan Asing Tak Jor-joran Investasi ke RI

Ketidakpastian Global, Perusahaan Asing Tak Jor-joran Investasi ke RI

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:58 WIB

5 Rice Cooker Miyako Murah Watt Kecil, Harga Rp200 Ribuan

5 Rice Cooker Miyako Murah Watt Kecil, Harga Rp200 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Tom Cruise Lanjutkan Peran Cole Trickle dalam Sekuel Film Days of Thunder

Tom Cruise Lanjutkan Peran Cole Trickle dalam Sekuel Film Days of Thunder

Entertainment | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Manggala Agni Terus Padamkan Karhutla di Tiga Wilayah Riau

Manggala Agni Terus Padamkan Karhutla di Tiga Wilayah Riau

Riau | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:51 WIB

Viva Gold Whitening Serum Aman untuk Bumil? Ini Petunjuk Resmi dan Manfaatnya

Viva Gold Whitening Serum Aman untuk Bumil? Ini Petunjuk Resmi dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:46 WIB

×