- Jalan Kapten Tendean arah Blok M kembali dibuka Selasa malam setelah sempat ditutup akibat perbaikan jembatan.
- Jembatan mengalami kerusakan berat karena tertabrak truk pengangkut alat berat .
- Tim gabungan berhasil mengevakuasi rangka jembatan dan membersihkan puing sehingga lalu lintas kembali normal.
Suara.com - Setelah lumpuh lebih dari 10 jam akibat pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang tertabrak truk pengangkut alat borepile, Jalan Kapten Tendean arah Blok M akhirnya kembali dibuka untuk lalu lintas kendaraan pada Selasa (14/7/2026) malam.
Jalur tersebut sebelumnya ditutup total sejak sekitar pukul 11.00 WIB untuk memberi ruang bagi proses evakuasi konstruksi JPO yang roboh. Akibat penutupan itu, arus kendaraan menuju Blok M, Prapanca, Kemang, hingga Bangka sempat dialihkan ke sejumlah ruas jalan alternatif.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan Dinas Bina Marga DKI Jakarta bersama kepolisian dengan menggunakan crane untuk mengangkat bagian atap dan rangka JPO yang rusak.
Kerusakan terjadi setelah JPO Tendean dihantam truk pengangkut alat borepile pada dini hari. Benturan keras membuat sebagian struktur jembatan bergeser bahkan terangkat dari pondasinya sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan.
![Proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean yang rusak ditabrak truk pengangkut alat borepile akhirnya tuntas pada Selasa (14/7/2026) sore. [Suara.com/Adiyoga]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/14/69580-proses-pembongkaran-jembatan-penyeberangan-orang-jpo-di-jalan-kapten-tendean.jpg)
Berbeda dengan jalur menuju Kuningan dan Pancoran yang sudah dibuka lebih dulu pada sore hari, ruas menuju Blok M baru dapat difungsikan kembali pada malam hari.
Lamanya proses penanganan di jalur tersebut disebabkan lokasi itu menjadi titik utama penurunan rangka JPO yang diangkat menggunakan crane. Banyaknya puing yang berserakan membuat proses pembersihan membutuhkan waktu lebih lama.
Selama proses berlangsung, puluhan pengendara roda dua dan roda empat tampak mengantre di belakang barikade sambil menunggu petugas menyelesaikan evakuasi.
Setelah seluruh rangka jembatan berhasil dipindahkan ke truk pengangkut dan badan jalan dipastikan bersih dari puing, petugas kepolisian bersama Dinas Bina Marga membuka pembatas jalan.
Arus kendaraan dari arah Kapten Tendean menuju Blok M pun kembali mengalir normal.