Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 16 Juli 2026 | 11:22 WIB
Sampah Menggunung 2 Meter di Rusun Waduk Pluit, Pramono Target Bakal Beres 10 Hari
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026). [Suara.com/Adiyoga]
baca 10 detik
  • Tumpukan sampah setinggi dua meter di TPS Rusun Waduk Pluit, Jakarta Utara, mengganggu kenyamanan warga akibat bau menyengat.
  • Penumpukan terjadi selama tiga tahun karena kendala antrean pengangkutan sampah menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang secara rutin.
  • Gubernur DKI Jakarta mengerahkan personel dan alat berat untuk menuntaskan pembersihan area tersebut dalam waktu delapan hingga sepuluh hari.

Suara.com - Tumpukan sampah setinggi sekitar dua meter di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Rusun Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi sorotan publik pekan ini.

Sampah tersebut terdiri dari sisa makanan, kantong plastik, styrofoam, hingga puing kayu yang meluber hingga menutupi badan jalan di sekitar TPS.

Bau busuk dari tumpukan sampah itu bahkan tercium hingga radius sekitar 10 meter dan dikerumuni lalat.

Warga sekitar juga mengeluhkan munculnya belatung akibat sampah yang tak kunjung diangkut secara tuntas.

Menurut penuturan warga, tumpukan di dalam TPS itu sudah nyaris tiga tahun tidak pernah diangkut habis, karena petugas hanya mendorong sampah ke bagian dalam bangunan.

Persoalan ini mencuat setelah sebuah video yang diunggah akun Instagram @jakarta.hari.ini memperlihatkan kondisi sampah yang telah menumpuk hampir dua tahun tersebut.

Warga menyebut pengangkutan sampah dari lokasi itu tidak dilakukan secara rutin, paling banter hanya dua minggu sekali dan tidak pernah tuntas, meski laporan sudah berkali-kali disampaikan lewat aplikasi JAKI namun belum ditindaklanjuti serius.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan penanganan tumpukan sampah di lokasi itu terus dipercepat.

Pramono mengungkapkan bahwa persoalan ini bermula dari keterlambatan antrean pembuangan di TPS-TPS menuju Bantargebang, yang kemudian menyebabkan penumpukan.

baca juga

"Di Rusun Waduk Pluit karena adanya keterlambatan antrean di TPS-TPS yang ada, kemudian ke Bantargebang terjadi penumpukan," ujarnya di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Pramono menegaskan optimismenya agar persoalan sampah di lokasi tersebut dapat rampung dalam waktu dekat.

"Saya sudah meminta untuk diselesaikan selambat-lambatnya 8 sampai 10 hari," tegasnya.

Saat ini, satu unit alat berat, tiga truk, dan 10 personel telah diterjunkan untuk mengurai tumpukan sampah di lokasi tersebut.

Jumlah personel dan armada pengangkut sampah rencananya akan kembali ditambah dalam satu hingga dua hari ke depan.

"Mudah-mudahan dalam waktu 8-10 hari semuanya sudah selesai," harap Pramono.

Selain penanganan cepat, eks Sekretaris Kabinet itu juga meminta pengelolaan kawasan Waduk Pluit dibenahi agar persoalan serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang

Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05 WIB

Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah

Delapan Jam Menyusuri Baduy Mengubah Cara Saya Melihat Sampah

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:35 WIB

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

Siap Diresmikan Prabowo, LRT Jakarta Rute Manggarai Beroperasi Agustus 2026!

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:35 WIB

Terkini

D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies

D.O. EXO Diincar jadi Pemeran Utama Drama Zombie Unik We Are the Zombies

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:18 WIB

Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami

Dokter Tifa Optimis Eksepsi Diterima Hakim: Allah Bersama dengan Kami

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:16 WIB

Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!

Selat Hormuz Diwarnai Perang Besar AS-Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam!

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:14 WIB

Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya

Jangan Buang Minyak Bekas ke Wastafel! Ini Dampaknya

Sumut | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:10 WIB

'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?

'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:09 WIB

Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!

Wajah Oval Berhijab Makin Cantik dengan 5 Model Kacamata Ini, Anti Pusing dan Tetap Stylish!

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:09 WIB

ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut

ITS Uji Coba Traktor Perahu Listrik, Jawab Tantangan Bertani di Lahan Gambut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:01 WIB

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Plot Twist Film Forgotten Ternyata Lebih Gelap dari Sekadar soal Penculikan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang

Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang

Sumbar | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:59 WIB

×