CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:25 WIB
CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran
Jet tempur Amerika Serikat (Anadolu)
baca 10 detik
  • Militer Amerika Serikat sukses menghancurkan puluhan target pertahanan dan logistik strategis di Iran.

  • Presiden Donald Trump memerintahkan langsung operasi udara yang telah berlangsung selama enam malam berturut-turut.

  • Sebanyak 50.000 tentara Amerika Serikat dalam posisi siaga tempur penuh di Timur Tengah.

Suara.com - Komando Sentral Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan keberhasilan operasi pengeboman besar-besaran terbaru ke wilayah Iran. Gempuran masif ini sengaja menyasar pusat kekuatan pertahanan dan logistik militer Teheran.

Langkah agresif Washington menjadi sinyal kuat bahwa eskalasi konflik di Timur Tengah telah memasuki fase baru yang lebih mematikan. Amerika Serikat kini tidak lagi sekadar bertahan, melainkan aktif menghancurkan aset vital lawan.

Operasi udara gabungan ini melibatkan jet tempur, pesawat tanpa awak (drone), serta armada kapal perang. Seluruh alutsista canggih tersebut dikerahkan untuk memastikan kehancuran target operasi secara presisi.

Serangan udara beruntun militer Amerika Serikat ke wilayah Iran menewaskan seorang petugas keamanan. (media sosial)
Serangan udara beruntun militer Amerika Serikat ke wilayah Iran menewaskan seorang petugas keamanan. (media sosial)

"Pasukan AS, termasuk jet tempur, drone udara, dan kapal perang, meluncurkan amunisi presisi yang menghantam puluhan target militer Iran seperti situs pengawasan pantai dan pertahanan udara, infrastruktur logistik militer, dan kemampuan maritim," begitu pernyataan CENTCOM, dikutip dari Al Jazeera, Jumat pagi.

Serangan beruntun ini menunjukkan komitmen penuh Gedung Putih dalam menekan pergerakan militer Iran di kawasan regional.

"Ini adalah malam keenam berturut-turut serangan AS terhadap Iran."

Operasi terstruktur ini berdampak langsung pada penurunan drastis kemampuan taktis militer Teheran di sepanjang jalur pesisir. Penghancuran radar pantai dan sistem pertahanan udara membuat ruang udara Iran kini menjadi lebih rentan.

Presiden Donald Trump menginstruksikan langsung operasi ini sebagai bentuk respons tegas terhadap stabilitas keamanan kawasan. Langkah ini diambil guna memberikan efek jera terhadap tindakan provokatif di perairan internasional.

"Atas arahan Panglima Tertinggi [Presiden AS Donald Trump], CENTCOM semakin menurunkan kemampuan militer Iran dan meminta pertanggungjawaban Iran atas serangan baru-baru ini terhadap pengapalan komersial."

baca juga

AS juga memastikan bahwa kesiapan tempur personel mereka di Timur Tengah berada pada level tertinggi. Puluhan ribu tentara telah disiagakan untuk mengantisipasi segala bentuk balasan.

"Lebih dari 50,000 anggota layanan AS beroperasi di seluruh Timur Tengah dan tetap waspada, mematikan, dan siap."

Konflik bersenjata ini berakar dari serangkaian insiden sabotase dan serangan terhadap kapal-kapal tanker komersial di jalur laut strategis. Washington menuding Teheran sebagai aktor utama di balik gangguan keamanan pelayaran tersebut.

Sebagai respons, Pentagon terus melipatgandakan jumlah personel dan armada tempur mereka di pos-pos strategis Timur Tengah. Malam keenam pengeboman ini menjadi bukti nyata kompromi keamanan tidak lagi berlaku bagi Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

Prediksi Buruk Minyak Dunia Beberapa Minggu ke Depan, Menurut IEA

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:57 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

Harga Minyak Dunia Makin Horor Sepekan Perang AS - Iran, Pasar Saham Asia Anjlok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:19 WIB

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:06 WIB

Terkini

Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya

Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:49 WIB

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

DPR | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:44 WIB

Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli

Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:43 WIB

Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:41 WIB

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:39 WIB

24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya

24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya

Sulsel | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:34 WIB

4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review

4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:31 WIB

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:29 WIB

Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW

Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:27 WIB

×