Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:41 WIB
Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini
Tieu Nguyen Bao Ngoc (Dok Tieu Nguyen Bao Ngoc)
baca 10 detik
  • Aktivis Vietnam Tieu Nguyen Bao Ngoc ditangkap militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan laut menuju Gaza.

  • Penangkapan tersebut memicu perdebatan sengit di masyarakat dan mendobrak bungkamnya media resmi pemerintah Vietnam.

  • Aksi ini memperkuat jaringan solidaritas lintas isu antara perjuangan Palestina, Rohingya, dan masyarakat Asia Tenggara.

Bao Ngoc awalnya memilih bergerak secara anonim demi keselamatan dirinya di bawah pengawasan ketat otoritas setempat. Namun, sebuah tayangan mengerikan mengenai korban serangan di rumah sakit Gaza memicu amarahnya untuk tampil secara terbuka.

Israel tidak punya hak untuk membela diri, tidak ada kekuatan pendudukan yang punya. Akhiri genosida sekarang,” tegasnya dalam sebuah rekaman video yang viral.

Pernyataan berani ini menjadi penyeimbang di tengah kuatnya narasi kelompok bisnis yang mengagumi kemajuan teknologi Israel. Pemerintah Vietnam sendiri cenderung berhati-hati menjaga warisan solidaritas masa lalu akibat ikatan ekonomi dan militer yang menguat sejak 2010.

Kesadaran akan isu Palestina ini juga digaungkan oleh Ko Tinmaung, seorang aktivis Rohingya yang turut serta dalam misi flotilla. Baginya, penindasan yang dialami warga Gaza memiliki kemiripan mendalam dengan pengusiran etnis yang menimpa komunitasnya.

“Mereka tahu bagaimana rasanya kelaparan di Gaza karena mereka mengalami kondisi yang serupa,” kata Tinmaung mengenai penderitaan para pengungsi.

Hubungan geopolitik ini semakin rumit mengingat adanya rekam jejak pasokan senjata dari produsen Israel kepada rezim militer Myanmar. Solidaritas regional ini mempertegas bahwa perjuangan hak asasi manusia di Asia Tenggara saling bertautan dengan krisis di Timur Tengah.

Misi kemanusiaan melalui laut menuju Gaza kerap menghadapi tindakan represif dari otoritas militer Israel yang memberlakukan blokade ketat. Langkah Bao Ngoc mencerminkan tumbuhnya kesadaran politik transnasional di kalangan warga sipil Asia Tenggara.

Di Indonesia, jurnalis Bambang Noroyono yang ikut dalam pelayaran memotret adanya jarak antara aspirasi publik dan kebijakan diplomasi pertahanan pemerintah. Kritik muncul terkait rencana pengiriman pasukan perdamaian yang dikhawatirkan justru melegitimasi keberadaan kekuatan asing di wilayah konflik.

Bagi para pembela hak asasi manusia, pembiaran terhadap krisis Gaza dapat menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum global. Kegagalan komunitas internasional dalam menahan tindakan Israel dikhawatirkan akan memberi lampu hijau bagi pemerintah lain untuk menindas rakyatnya sendiri.

baca juga

“Kawasan kita selalu kaya tidak hanya dalam sumber daya, tetapi juga dalam kemauan kita untuk berjuang demi pembebasan,” ucap Bao Ngoc menegaskan visi gerakannya.

Melalui konsolidasi ini, para aktivis berharap dapat menyatukan identitas perjuangan masyarakat Asia Tenggara dengan isu kemanusiaan global. Misi ini bukan lagi sekadar penyaluran bantuan, melainkan simbol perlawanan warga sipil lintas negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah

Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:19 WIB

Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran

Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:47 WIB

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:11 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×