Kenapa AI Terasa Lebih Enak Diajak Curhat daripada Manusia? Ini Penjelasan Peneliti

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:59 WIB
Kenapa AI Terasa Lebih Enak Diajak Curhat daripada Manusia? Ini Penjelasan Peneliti
Ilustrasi curhat ke AI (Pexels/RDNE Stock project)
baca 10 detik
  • Riset Yayasan Digital Resilience Indonesia menunjukkan 59,4 persen Gen Z di Indonesia kini memanfaatkan chatbot AI untuk mencurahkan perasaan.
  • Generasi muda memilih AI sebagai teman curhat karena dianggap memberikan respons cepat dan ruang aman bebas dari penghakiman.
  • Meskipun nyaman digunakan, mayoritas responden merasa AI gagal memahami kedalaman emosi dan tidak bisa menggantikan peran profesional kesehatan.

Suara.com - Semakin banyak generasi muda memilih chatbot berbasis artificial intelligence (AI) sebagai tempat mencurahkan isi hati.

Riset Yayasan Digital Resilience Indonesia (DiRI) menunjukkan sebanyak 59,4 persen Gen Z di Indonesia mengaku pernah curhat kepada AI.

Di balik fenomena tersebut, peneliti menilai ada persoalan yang lebih besar dibanding sekadar perkembangan teknologi.

Peneliti Yayasan Digital Resilience Indonesia (DiRI), Haris Fatwa, mengatakan AI dipilih karena mampu menghadirkan ruang yang dirasakan bebas dari penghakiman.

"Mereka rela menoleransi risiko demi mendapatkan responsivitas dan validasi instan," ujar Haris dalam keterangan di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Menurut Haris, banyak orang muda sebenarnya masih memiliki teman atau orang terdekat untuk jadi tempat curhat. Namun AI diposisikan sebagai alternatif pendengar yang dianggap tidak menghakimi.

Di sisi lain, 70,2 persen responden justru mengeluhkan bahwa AI sering gagal menangkap kedalaman emosi manusia.

Ilustrasi anak muda yang sibuk dengan komentar di platform media sosial kebanggaan masing-masing (Freepik/freepik)
Ilustrasi anak muda yang sibuk dengan komentar di platform media sosial kebanggaan masing-masing (Freepik/freepik)

Dalam riset juga diungkap kalau banyak responden menghabiskan lebih dari 10 menit dalam sekali percakapan dengan AI karena merasa lebih bebas berbicara dan tidak takut dihakimi.

Sementara itu, Psikolog sosial Syurawasti Muhiddin menjelaskan bahwa kenyamanan bercerita pada AI umumnya memang lahir dari rasa takut dihakimi.

baca juga

Kendati begitu, ia mengingatkan bahwa AI tidak dapat menggantikan peran profesional kesehatan mental.

“AI dapat menjadi alat bantu, tapi jika seseorang membutuhkan diagnosis medis atau psikologis yang akurat, AI tidak memiliki kapasitas untuk menyediakannya,” pesannya.

Riset yang dilakukan terhadap 402 responden itu terungkap kalau topik yang paling banyak dibahas mulai dari pendidikan, percintaan, rencana masa depan, pertemanan, kesehatan hingga persoalan keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:29 WIB

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:39 WIB

AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam

AI Perparah Krisis Chip, Produksi Mobil Turut Terancam

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:36 WIB

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:55 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Turun, Beras dan Gula Justru Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Turun, Beras dan Gula Justru Naik

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:56 WIB

Dikawal Ketat Brimob Bersenjata, Tersangka Korupsi Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung Usai Jumatan

Dikawal Ketat Brimob Bersenjata, Tersangka Korupsi Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung Usai Jumatan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:49 WIB

Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba

Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba

Sumbar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:49 WIB

Sambangi Gedung Bundar, Hotman Paris Bakal Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah?

Sambangi Gedung Bundar, Hotman Paris Bakal Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:48 WIB

4 Stylus Pen Universal Terbaik untuk HP dan Tablet, dengan Palm Rejection Cuma Rp70 Ribuan

4 Stylus Pen Universal Terbaik untuk HP dan Tablet, dengan Palm Rejection Cuma Rp70 Ribuan

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:48 WIB

9 Bank Sudah Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Terbaru BPRS Hasanah

9 Bank Sudah Bangkrut Sepanjang Tahun 2026, Terbaru BPRS Hasanah

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:48 WIB

Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI

Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:43 WIB

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:36 WIB

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:34 WIB

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:33 WIB

×