Gus Ipul Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Konflik Berdarah di Flores Timur

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 20 Juli 2026 | 10:14 WIB
Gus Ipul Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Konflik Berdarah di Flores Timur
Konflik sosial di Flores Timur. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Konflik di Kabupaten Flores Timur pada 18 Juli 2026 menyebabkan tiga orang tewas serta kerusakan puluhan bangunan.
  • Menteri Sosial mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang setempat.
  • Kementerian Sosial mengirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak sembari berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait penanganan korban.

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengimbau masyarakat tidak terpancing provokasi menyusul konflik sosial yang terjadi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya terluka.

Menurut Gus Ipul, penyelesaian konflik harus diserahkan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum agar situasi tidak semakin memanas.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, menjaga persaudaraan, dan mempercayakan penyelesaian persoalan kepada pemerintah dan aparat yang berwenang. Semoga situasi segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman," kata Gus Ipul dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Seiring dengan upaya menjaga situasi tetap kondusif, Kementerian Sosial juga menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak konflik. Bantuan diberangkatkan dari Gudang Sentra Effata Kupang hari ini menuju Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur.

Konflik sosial di Flores Timur. (Dok. ist)
Konflik sosial di Flores Timur. (Dok. ist)

Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Gus Ipul mengatakan Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penanganan terhadap warga terdampak berjalan cepat dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Konflik yang terjadi antara masyarakat Desa Narasoina dan Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, pada Sabtu (18/7) lalu itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia, lima orang mengalami luka-luka, serta merusak 20 unit rumah, satu tempat usaha, dan satu sepeda motor.

Bantuan yang dikirim Kemensos meliputi 200 paket makanan siap saji, 100 paket makanan anak, 200 paket lauk pauk siap saji, 50 kasur, 50 selimut, 50 paket kidsware, 50 paket family kit, 50 paket sandang dewasa, serta satu unit tenda serbaguna.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama Forkopimda, TNI, dan Polri masih melakukan mediasi serta pengamanan di lokasi. Sementara itu, pemerintah daerah juga memproses Surat Keterangan Tanggap Darurat (SKTD) dan melakukan verifikasi data korban sebagai dasar pengajuan santunan kepada Kementerian Sosial.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Siswa Baru Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Beri Motivasi agar Tak Berkecil Hati

Temui Siswa Baru Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Beri Motivasi agar Tak Berkecil Hati

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:11 WIB

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Konflik AS - Iran Meluas, Harga Minyak Brent Merangkak Naik ke 85,28 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:26 WIB

Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua

Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:45 WIB

Terkini

BBM Bisa Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 100 Dolar AS

BBM Bisa Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Meledak Hampir 100 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 10:14 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'

Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:13 WIB

Golden Ball dan Golden Boot Sama-sama Gagal Diraih Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Apa Bedanya?

Golden Ball dan Golden Boot Sama-sama Gagal Diraih Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Apa Bedanya?

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 10:11 WIB

Mengapa Rodri Terpilih sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, Bukan Lamine Yamal?

Mengapa Rodri Terpilih sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, Bukan Lamine Yamal?

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 10:10 WIB

Rupiah Keok Lawan Dolar AS Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Loyo di Asia

Rupiah Keok Lawan Dolar AS Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Loyo di Asia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 10:08 WIB

Kronologi Penembakan Brutal di The Shady Pig Canggu: Satu Peluru Tembus Dua Korban

Kronologi Penembakan Brutal di The Shady Pig Canggu: Satu Peluru Tembus Dua Korban

Bali | Senin, 20 Juli 2026 | 10:07 WIB

Geely Coolray Masuk Indonesia Berbekal Mesin Turbo, Siap Tantang SUV Jepang

Geely Coolray Masuk Indonesia Berbekal Mesin Turbo, Siap Tantang SUV Jepang

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 10:06 WIB

Ulasan Series Running Point, Ketika Ratu Pesta Menjadi Presiden Klub Basket

Ulasan Series Running Point, Ketika Ratu Pesta Menjadi Presiden Klub Basket

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 10:02 WIB

Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?

Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 10:00 WIB

Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam Dipatok Rp2.341.000/Gram

Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam Dipatok Rp2.341.000/Gram

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 09:56 WIB

×