Wagub NTT Bantah Konflik Berdarah di Flores Timur Dipicu Pembangunan Kopdes Merah Putih

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 20 Juli 2026 | 14:13 WIB
Wagub NTT Bantah Konflik Berdarah di Flores Timur Dipicu Pembangunan Kopdes Merah Putih
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menegaskan bentrokan di Adonara Timur dipicu konflik lama, bukan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.
  • Bentrokan antara warga di Flores Timur pada Sabtu (18/7/2026) menyebabkan tiga orang tewas serta puluhan rumah rusak.
  • Pemerintah Provinsi NTT kini fokus mengamankan lokasi dan melakukan identifikasi komprehensif untuk menyelesaikan akar permasalahan konflik tersebut.

Suara.com - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma membantah anggapan bahwa bentrokan antarmasyarakat di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, dipicu pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Menurut Johni, konflik yang menewaskan tiga orang itu merupakan persoalan lama yang kembali mencuat karena penyelesaiannya belum tuntas.

"Saya rasa tidak, karena ini memang sudah ada konflik sebelumnya. Ini bukan baru kali ini, sudah ada konflik sebelumnya, dan mungkin penyelesaiannya tidak tuntas, jadi mungkin muncul lagi permasalahan itu," kata Johni kepada suara.com, ditemui di kantor Bapenas, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Ia mengatakan, situasi keamanan di lokasi bentrokan kini sudah berangsur kondusif setelah aparat kepolisian diterjunkan untuk mengamankan wilayah tersebut.

"Sekarang kondisinya sudah kondusif, apalagi aparat kepolisian sudah diturunkan ke sana sehingga situasinya sudah kondusif sekarang," ujarnya.

Meski demikian, Johni mengingatkan pekerjaan pemerintah belum selesai. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah menemukan penyelesaian yang menyentuh akar persoalan agar konflik serupa tidak kembali terjadi.

"Yang masih menjadi masalah adalah bagaimana kita bisa menyelesaikan permasalahan ini secara komprehensif, sehingga tidak akan muncul lagi di kemudian hari," katanya.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjut Johni, masih melakukan identifikasi terhadap akar konflik yang terjadi. Hasil pendalaman itu nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk kemungkinan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

"Sekarang kita masih dalam proses untuk mengidentifikasi akar masalah dan sebagainya. Nanti kalau memang harus koordinasi dengan pemerintah pusat, ya kita akan melakukan, tapi sekarang masih dalam proses mengidentifikasi masalah," tutur Johni.

baca juga

Sebelumnya, bentrokan antara warga Desa Narasoina dan Dusun Bele, Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, pada Sabtu (18/7/2026), menyebabkan tiga orang meninggal dunia, lima orang mengalami luka-luka, serta mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan.

Berdasarkan keterangan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) B Pelopor Satuan Brimob Polda NTT AKP Antonio Cortareal dikatakan bahwa penyebab bentrokan dipicu persoalan batas tanah serta klaim sepihak atas lokasi yang disebut akan digunakan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Pemda Tak Punya Wewenang Lagi, Kopdes Pegang Kendali Bansos

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 14:11 WIB

Gus Ipul Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Konflik Berdarah di Flores Timur

Gus Ipul Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Konflik Berdarah di Flores Timur

News | Senin, 20 Juli 2026 | 10:14 WIB

Dicecar DPR Soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Menkop Tidak Tahu

Dicecar DPR Soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Menkop Tidak Tahu

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

Mantan Menteri Malaysia Didakwa Gelapkan Dana Haji Rp 3,7 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Resmi Menikah, Christian Wilfandio Tetap Fokus Bawa Timnas Mini Soccer Indonesia ke Piala Dunia 2027

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:35 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Suahasil Gantikan Purbaya Jadi Menkeu hingga Periode 2029

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:34 WIB

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Dompet Aman, Perut Kenyang! Bayar Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu

Bri | Senin, 14 September 2026 | 17:33 WIB

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Greenpeace Pertanyakan SK Pencabutan IUP 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 17:31 WIB

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Cara Memilih Ukuran Helm yang Pas dan Aman, Berkendara Makin Nyaman

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI

News | Senin, 14 September 2026 | 17:29 WIB

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

DPR Nilai Suahasil Sosok Tepat Jadi Menkeu Baru, Bisa Selesaikan PR Purbaya

News | Senin, 14 September 2026 | 17:26 WIB

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

Warga Protes MBG di Kudus, SPPG Minim Libatkan UMKM Lokal

News | Senin, 14 September 2026 | 17:23 WIB

×