Menkes Ungkap Penyebab Utama Umur Pendek Orang Indonesia, Bukan Lagi Penyakit Menular

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Senin, 20 Juli 2026 | 15:13 WIB
Menkes Ungkap Penyebab Utama Umur Pendek Orang Indonesia, Bukan Lagi Penyakit Menular
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Menkes Budi menyatakan penyakit tidak menular seperti stroke dan jantung kini menjadi penyebab utama pendeknya usia harapan hidup.
  • Pemerintah meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis untuk mendeteksi dini risiko penyakit guna mencapai target angka harapan hidup 76 tahun.
  • Selain skrining kesehatan, perbaikan gizi dari masa anak-anak hingga dewasa sangat krusial untuk mencegah obesitas serta risiko penyakit kronis.

Suara.com - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan penyebab utama usia harapan hidup masyarakat Indonesia menjadi lebih pendek. Kini bukan lagi karena penyakit menular, melainkan penyakit tidak menular seperti stroke, penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal.

Karena itu, Budi menekankan pentingnya deteksi dini melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar faktor-faktor risiko dapat diketahui lebih awal dan segera ditangani sebelum berkembang menjadi penyakit yang mematikan.

"Karena sekarang yang paling banyak bikin usia kita pendek, itu stroke, jantung, kanker, ginjal. Ini semua kalau CKG-nya rutin, ketahuan, ditata laksana, insya Allah kalau tekanan darah selalu di bawah 120/80, gulanya selalu di bawah 200, kolesterol selalu di bawah 200, dan gizinya baik," kata Budi di Kantor Bappenas, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Pernyataan itu disampaikan Budi dalam kegiatan Kemitraan Indonesia-Australia untuk Transformasi Kesehatan (KITA SEHAT), sebuah inisiatif bersama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Australia untuk mendukung transformasi sistem kesehatan manusia dan hewan melalui penguatan kebijakan, tata kelola, dan layanan kesehatan.

Program tersebut juga mengintegrasikan pendekatan One Health, kesetaraan gender, disabilitas dan inklusi sosial (GEDSI), pelokalan pembangunan, serta ketahanan terhadap perubahan iklim.

Menurut Budi, pendekatan preventif menjadi kunci meningkatkan usia harapan hidup masyarakat.

Untuk penyakit menular, upaya pencegahan dilakukan melalui imunisasi. Sementara untuk penyakit tidak menular, pemerintah mengandalkan Cek Kesehatan Gratis yang mencakup skrining serta tata laksana bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko.

Ilustrasi stroke. [Dok. Antara]
Ilustrasi stroke. [Dok. Antara]

Diketahui bahwa angka harapan hidup orang Indonesia saat ini berada pada angka 74 tahun. Kemenkes sendiri ditargetkan untuk meningkatkan angka tersebut menjadi hingga 76 tahun pada 2029.

Untuk mencapai target tersebut, Budi turut menyoroti persoalan gizi yang berubah sesuai kelompok usia.

baca juga

Pada bayi hingga anak usia SMP, tantangan terbesar adalah kekurangan gizi yang dapat berujung pada stunting. Memasuki usia SMA, masalah kekurangan dan kelebihan gizi mulai seimbang. Sementara pada usia dewasa, persoalan yang lebih dominan justru kelebihan gizi atau obesitas.

"Kalau pakai bahasa saya, masalah anak-anak kita, bayi, SD, SMP itu kurus. Kalau SMA dan dewasa kegemukan. Ini dua-duanya penyebab penyakit. Jadi masalah gizi ini spektrumnya luas. Itu harus diukur dan harus dijaga agar kita usianya panjang," ujar Budi.

Budi menegaskan, menjaga tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta status gizi tetap normal merupakan langkah penting untuk menekan risiko penyakit tidak menular sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang usia masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:34 WIB

Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan

Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:02 WIB

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:23 WIB

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

Daerah Masih Kekurangan Dokter, Menkes Nilai AI Belum Bisa Jadi Solusi

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:37 WIB

Terkini

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Minyak Mentah Rusia Tiba di Indonesia, Bahlil: Jangan Tanya Harganya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:11 WIB

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan, Bidik Alih Teknologi dan Penguatan SDM Militer

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:06 WIB

Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Mesin Mobil Copot Mendadak Usai Terjang Genangan Air, BYD Beri Klarifikasi

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Indonesia Gabung Organisasi AI Dunia yang Diinisiasi China

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:05 WIB

Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI

Google Ungkap 4 Kerugian Indonesia Jika Terapkan Hak Cipta AI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:04 WIB

Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan

Ramai Desakan Febrie Adriansyah Dijatuhi Hukuman Mati, LBHM Ingatkan Bahaya Ilusi Ketegasan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:01 WIB

Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh

Wajib Pajak Mau Diawasi Babinsa? Pakar UGM: Ini Justru Bikin Rakyat Takut, Bukan Patuh

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:01 WIB

7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target

7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:00 WIB

Ojol Tewas Terlindas Truk usai Tersenggol saat Pindah Jalur di Kemanggisan

Ojol Tewas Terlindas Truk usai Tersenggol saat Pindah Jalur di Kemanggisan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:59 WIB

Apakah Tinted Sunscreen dan Tone Up Sunscreen Sama? Jangan Sampai Keliru

Apakah Tinted Sunscreen dan Tone Up Sunscreen Sama? Jangan Sampai Keliru

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:59 WIB

×