Ada Kabinet Bayangan dari Masyarakat Sipil, Mensesneg Singgung Tim Sepak Bola dan Kerja Keras

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 20 Juli 2026 | 17:53 WIB
Ada Kabinet Bayangan dari Masyarakat Sipil, Mensesneg Singgung Tim Sepak Bola dan Kerja Keras
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. [Suara.com/ Novian Adriansyah]
baca 10 detik
  • Koalisi masyarakat sipil membentuk Kabinet Bayangan di Jakarta untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah serta menyusun kebijakan alternatif.
  • Kabinet Bayangan yang diisi 15 tokoh lintas sektor ini bertugas melakukan riset, analisis data, dan pelacakan janji pemerintah.
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah akan mempelajari dan menerima masukan konstruktif yang disampaikan pihak tersebut.

Suara.com - Istana merespons kehadiran Kabinet Bayangan bentukan Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari akademikus dan aktivis. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengaku akan mempelajari.

"Kita pelajari. Semua yang niatnya baik, semua yang ingin memberikan masukan yang baik kita tentu menerima dan selalu berterima kasih," kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/7/2026).

Pras menegaskan bahwa pemerintah terbuka terhadap semua niat baik dan masukan yang disampaikan publik.

"Yang penting adalah konstruktif semangatnya. Bagaimana tim sepak bola kan semua harus kompak bekerja sama bekerja keras satu sama lain. Itu saja belum tentu berakhir dengan kemenangan kalau pertandingan sepak bola," kata Pras.

"Jangan diartikan macam-macam," sambung Pras.

Melansir laman resmi kabinetbayangan.id, kehadiran Kabinet Bayangan menjadi suatu platmform masyarakat sipil untuk mengawasi pemerintah dan memproduksi alternatif kebijakan.

Koalisi masyarakat sipil lintas sektor dengan dipanitiai oleh Feri Amsari (Pakar Hukum Tata Negara) dan Ahmad Jilul QF (Masyarakat Transparansi Indonesia) menjadi inisiator dari Kabinet Bayangan.

Koalisi Masyarakat Sipil memandang penting kehadiran Kabinet Bayangan untuk melakoni fungsi pengawasan atau checks and balances yang macet.

Koalisi Masyarakat Sipil menilai masyarakat sipil perlu mengisi kekosongan — dengan analisis cepat, kredibel, dan berbasis data.

baca juga

Kabinet Bayangan akan mengerjakan sejumlah hal, mulai dari riset dan analisis berbasis data merespons kebijakan pemerintah.

Kemudian memberikan catatan kebijakan, laporan, dan konten publik. Shadow Hearing versi masyarakat sipil dari rapat DPR.

Dashboard Publik, pelacak janji pemerintah dan Alternative State of the Nation, review kondisi nyata Indonesia

Ada tiga tahap penyeleksian pemilihan menteri di Kabinet Bayangan. Pertama Public Nomination, yakni publik mengajukan diri atau mengusulkan kandidat. Kedua, Expert Panel Review, panel independen menilai kompetensi, integritas, dan kepemimpinan. Terakhir, Final Selection oleh panel

Kabinet Bayangan bertujuan menjadi oposisi alternatif berbasis bukti, pengawas kredibel bagi pemerintah, sumber kebijakan terpercaya bagi publik.

Tujuan jangka pendek, mengisi kekosongan oposisi substantif dan menjadi rujukan media. Sedangjan tujuan jangka menengah, membangun ekosistem teknokrat progresif dan menyiapkan alternatif kebijakan nasional.

Ada 15 menteri yang terpilih mengisi pos-pos di Kabinet Bayangan, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Feri Amsari, Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Negara Armand Suparman, Menteri Luar Negeri Shofwan Al- Banna Choiruzzad, Menteri Pertahanan Curie Maharani, dan Menteri Hak Perempuan dan Kelompok Marginal Khoirunnisa Nur Agustyati

Menteri Hukum dan Kebijakan Negara Yance Arizona, Menteri Perekonomian Media Wahyudi Askar, Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran Bhima Yudhistira Adhinegara, Menteri Perlindungan Lingkungan Hidup dan Perubahan Iklim Iqbal Damanik, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Iman Zanatul Haeri

Menteri Riset, Teknologi, dan Digital Nenden Sekar Arum, Menteri Kesehatan Irma Hidayana, Menteri Sosial dan Layanan Dasar Nabivla Risfa Izzati, Menteri Pertanian dan Kedaulatan Pangan Isnawati Hidayah, Sekretaris Kabinet Ahmad Julil Qur'ani Farid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Pimpin Rapat, DPR-Pemerintah Sepakat Suntik Dana Tambahan Kapal Perintis untuk Wilayah 3T

Dasco Pimpin Rapat, DPR-Pemerintah Sepakat Suntik Dana Tambahan Kapal Perintis untuk Wilayah 3T

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 13:43 WIB

Pelantikan Jampidsus Baru Tinggal Menghitung Hari

Pelantikan Jampidsus Baru Tinggal Menghitung Hari

News | Senin, 20 Juli 2026 | 12:18 WIB

Bantah Klaim Hotman Paris, Mensesneg Tegaskan Pemeriksaan Pejabat Tak Butuh Izin Presiden

Bantah Klaim Hotman Paris, Mensesneg Tegaskan Pemeriksaan Pejabat Tak Butuh Izin Presiden

News | Senin, 20 Juli 2026 | 12:18 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG

Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:22 WIB

Mahfud MD Usul KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Begini Reaksi Istana

Mahfud MD Usul KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Begini Reaksi Istana

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:16 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Pemerintah Akan Rampungkan 1.369 Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Ini, Yang Jadi Baru 65

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:54 WIB

Harga Sawit Riau Menguat Kembali, Mitra Swadaya Tembus Rp3.846 per Kg

Harga Sawit Riau Menguat Kembali, Mitra Swadaya Tembus Rp3.846 per Kg

Riau | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:54 WIB

AIESEC in UNJ Sukses Selenggarakan AFL Summer Peak, Cetak Pemimpin Muda Berdampak Sosial

AIESEC in UNJ Sukses Selenggarakan AFL Summer Peak, Cetak Pemimpin Muda Berdampak Sosial

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:51 WIB

Purbaya Terbitkan Panda Bond 23 Juli, Target Kantongi Utang Rp 17,8 T dari China

Purbaya Terbitkan Panda Bond 23 Juli, Target Kantongi Utang Rp 17,8 T dari China

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:51 WIB

KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Bupati Lombok Barat, Uangnya Dipakai Beli Tanah

KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi Bupati Lombok Barat, Uangnya Dipakai Beli Tanah

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:51 WIB

Enggak Cuma Senjata dan Becak, Pindad Juga Akan Bikin Tabung Gas CNG

Enggak Cuma Senjata dan Becak, Pindad Juga Akan Bikin Tabung Gas CNG

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:49 WIB

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Tidak Harus Lulus Cepat: Fenomena Gap Year dan Pendidikan Non-Linear

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB

Prabowo Evaluasi Seluruh Tindak-Tanduk Kabinet, Gaya Selengean Dody Hanggodo Tak Luput Disorot

Prabowo Evaluasi Seluruh Tindak-Tanduk Kabinet, Gaya Selengean Dody Hanggodo Tak Luput Disorot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

Motor Listrik Nasional Buatan Anak Bangsa Siap Meluncur, Ini Bocorannya

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:42 WIB

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Jangan Ragu Sama BBTN, Cuannya Tebel Saham Bisa Melenggang ke Rp1.500

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:38 WIB

×