Defisit Fiskal Membengkak, Kebijakan Tarif Lepas WNI Jadi Jalan Pintas Miskin Kreativitas

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:26 WIB
Defisit Fiskal Membengkak, Kebijakan Tarif Lepas WNI Jadi Jalan Pintas Miskin Kreativitas
Ilustrasi Paspor Indonesia. (Freepik)
baca 10 detik
  • Pemerintah menaikkan tarif PNBP layanan kewarganegaraan, termasuk biaya pelepasan WNI sebesar Rp5 juta, guna mengatasi masalah defisit fiskal negara.
  • Pakar kebijakan publik UGM, Agustinus Subarsono, menilai langkah tersebut mencerminkan kurangnya inovasi pemerintah dalam mencari sumber pendapatan negara yang produktif.
  • Biaya naturalisasi WNA sebesar Rp75 juta dianggap rasional, namun pemerintah tetap harus mempertimbangkan rekam jejak calon warga negara tersebut.

Suara.com - Pakar Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), Agustinus Subarsono menyoroti lonjakan tarif layanan kewarganegaraan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kenaikan paling mencolok terjadi pada biaya pelepasan kewarganegaraan atas permohonan sendiri yang melonjak menjadi Rp5 juta atau naik 400 persen dibandingkan tarif sebelumnya.

"Kalau kita analisis dari sisi kebijakan, pertama, lahirnya kebijakan ini karena pemerintah menghadapi kendala fiskal yang serius," kata Subarsono kepada Suara.com, Selasa (21/7/2026).

Dipaparkan Subarsono, defisit fiskal tercatat mencapai Rp240 triliun pada Maret, Rp164 triliun pada April, Rp180,4 triliun pada Mei, dan kembali meningkat menjadi Rp196,5 triliun pada Juni 2026.

Dalam kondisi itu, pemerintah dinilai memilih langkah yang paling cepat untuk menambah penerimaan negara, yakni melalui kenaikan pajak maupun PNBP.

"Pemerintah berupaya menaikan pendapat negara, maka jalan yang paling mudah adalah menaikan tarif pajak dan menaikan pendapatan pemerintah non-pajak," katanya.

Ia menyebut kebijakan tarif baru tersebut menunjukkan minimnya inovasi dalam mencari sumber pendapatan negara.

Padahal pemerintah seharusnya mampu menggali alternatif pembiayaan lain yang lebih produktif dibanding sekadar menaikkan tarif layanan publik.

"Fenomena ini bisa dianalisis bahwa pembuat kebijakan atau policy makers miskin kreativitas untuk berpikir serius untuk menggali pendapatan di luar menaikan tarif pajak dan tarif pendapatan bukan pajak," tegasnya.

baca juga

Terkhusus soal tarif pelepasan kewarganegaraan sebesar Rp5 juta, Subarsono mempertanyakan dasar rasionalitas kebijakan tersebut.

Mengingat seseorang yang memilih melepas status WNI justru mengurangi beban negara. Sehingga tidak semestinya dibebani biaya yang tinggi, terlebih proses administrasinya kini sudah berbasis digital.

"Ketika seorang WNI akan melepaskan kewarganegaraannya, maka sebetulnya pemerintah akan berkurang bebannya, dan secara rasional tidak perlu memberikan beban pada mereka dengan memasang tarif Rp5 juta," ujar dia.

Berbeda dengan tarif pelepasan status WNI, Subarsono menilai biaya naturalisasi sebesar Rp75 juta bagi warga negara asing yang ingin menjadi WNI masih dapat diterima.

Hal ini mempertimbangan Indonesia yang memiliki jumlah penduduk besar. Sehingga tarif yang terlalu murah berpotensi meningkatkan arus masuk warga asing dengan berbagai konsekuensi sosial, ekonomi, dan politik.

"Tarif Rp75 juta bagi WNA yang akan menjadi WNI saya pikir cukup rasional," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lepas Status WNI Biayanya Naik 5 Kali Lipat, Menteri Supratman: Bukan Masalah Buat Bangsa

Lepas Status WNI Biayanya Naik 5 Kali Lipat, Menteri Supratman: Bukan Masalah Buat Bangsa

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:02 WIB

Aturan Prabowo: Lepas dari Status WNI Wajib Bayar Rp5 Juta

Aturan Prabowo: Lepas dari Status WNI Wajib Bayar Rp5 Juta

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:15 WIB

Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun

Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 13:05 WIB

Resmi, Tarif Naturalisasi WNA Jadi WNI Naik 50 Persen Jadi Rp75 Juta

Resmi, Tarif Naturalisasi WNA Jadi WNI Naik 50 Persen Jadi Rp75 Juta

News | Senin, 20 Juli 2026 | 11:51 WIB

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

Diborgol di Myawaddy Myanmar, 2 WNI Disiksa Sindikat Scam dan Diperas Rp220 Juta

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 13:07 WIB

Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?

Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 06:45 WIB

Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia

Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:05 WIB

Terkini

Apakah Agustus 2026 Ada Long Weekend? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Apakah Agustus 2026 Ada Long Weekend? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:33 WIB

Atlet Golf Perempuan Jesslyn Wijaya Diduga Jadi Korban Penculikan di Restoran Jakarta

Atlet Golf Perempuan Jesslyn Wijaya Diduga Jadi Korban Penculikan di Restoran Jakarta

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:33 WIB

Shio Tikus Cocoknya Kerja Apa? Ini Karir yang Dinilai Paling Cuan

Shio Tikus Cocoknya Kerja Apa? Ini Karir yang Dinilai Paling Cuan

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:31 WIB

Review Golden Kamuy: Konflik Berdarah Para Narapidana Kelas Kakap di Jepang

Review Golden Kamuy: Konflik Berdarah Para Narapidana Kelas Kakap di Jepang

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:30 WIB

Rupiah Diramalkan Mulai Stabil, Bertahan di bawah Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Diramalkan Mulai Stabil, Bertahan di bawah Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:29 WIB

Akademisi Sepakat Pembahasan RUU Perampasan Aset Jangan Tergesa-gesa: Butuh Kehati-hatian

Akademisi Sepakat Pembahasan RUU Perampasan Aset Jangan Tergesa-gesa: Butuh Kehati-hatian

DPR | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:29 WIB

BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung

BKSDA-Polres Agam Tangkap Pria Hendak Jual Ratusan Ekor Burung ke Lampung

Sumbar | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:27 WIB

Titik Serangan AS ke Selat Hormuz, Hancurkan Fasilitas Sipil Iran Hingga Krisis Air

Titik Serangan AS ke Selat Hormuz, Hancurkan Fasilitas Sipil Iran Hingga Krisis Air

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:27 WIB

'Kapan Bisa Sekolah Pagi Lagi?' Jeritan Hati Siswa SDN 09 Jaksel yang Kehilangan Waktu Mengaji

'Kapan Bisa Sekolah Pagi Lagi?' Jeritan Hati Siswa SDN 09 Jaksel yang Kehilangan Waktu Mengaji

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:26 WIB

Defisit Fiskal Membengkak, Kebijakan Tarif Lepas WNI Jadi Jalan Pintas Miskin Kreativitas

Defisit Fiskal Membengkak, Kebijakan Tarif Lepas WNI Jadi Jalan Pintas Miskin Kreativitas

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:26 WIB

×