Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Galih Prasetyo

Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB
Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971
Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) berupa satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia. [Instagram @infodifesa]
baca 10 detik
  • Rapat Paripurna DPR RI secara resmi menyetujui hibah satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.
  • Persetujuan hibah tersebut merujuk pada surat Menteri Pertahanan RI tertanggal 7 Juli 2026 untuk memperkuat pertahanan laut Indonesia.
  • Penerimaan kapal eks-Italia ini sempat menuai kritik mengenai transparansi prosedur serta kekhawatiran terkait beban biaya operasional jangka panjang.

Suara.com - Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui penerimaan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) berupa satu unit kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.

Keputusan ini diambil secara bulat setelah melalui pembahasan di Komisi I DPR.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budi Djiwandono, menegaskan bahwa seluruh fraksi menyetujui usulan tersebut.

“Komisi I DPR RI secara bulat dan sepakat menyetujui penerimaan hibah Alpalhankam dari luar negeri,” ujarnya dalam rapat.

Ia menjelaskan bahwa persetujuan itu merujuk pada surat Menteri Pertahanan RI bernomor B/1845/M/VII/2026 tertanggal 7 Juli 2026.

Dalam surat tersebut, pemerintah mengajukan penerimaan hibah satu unit kapal induk dari Italia.

Meski akhirnya disepakati, proses menuju persetujuan tidak berjalan mulus.

Sejumlah pihak sempat melontarkan kritik terkait prosedur yang dinilai mendadak dan kurang transparan.

Selain itu, kekhawatiran juga muncul terkait beban biaya operasional dan pemeliharaan kapal induk yang dikenal sangat besar.

baca juga

Hal ini dinilai berpotensi membebani anggaran pertahanan dalam jangka panjang.

Namun demikian, pemerintah menilai hibah ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat kemampuan pertahanan laut Indonesia.

Spesifikasi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi

Kapal penjelajah Giuseppe Garibaldi menjadi tonggak penting dalam sejarah militer laut Eropa.

Direkonstruksi pada akhir 1950-an, kapal ini menjelma sebagai salah satu kapal pertama yang mengusung teknologi rudal modern.

Awalnya dibangun pada 1930-an di galangan Italia, Garibaldi seperti dikutip dari Ministero Della Difesa, merupakan evolusi terakhir dari kelas Condottieri.

Desainnya saat itu dianggap sebagai salah satu yang terbaik di kelas kapal penjelajah ringan.

Transformasi besar dilakukan di Arsenal La Spezia pada periode 1957 hingga 1962.

Proyek ini mempertahankan struktur dasar kapal, namun mengubah total sistem persenjataan dan teknologi di dalamnya.

Salah satu inovasi utama adalah pemasangan empat peluncur rudal balistik Polaris di bagian buritan.

Sistem ini dirancang untuk peluncuran panas, berbeda dengan metode dingin yang umum digunakan pada kapal selam.

Namun, ambisi tersebut terhenti karena faktor politik.

Italia akhirnya tidak jadi mengoperasikan rudal Polaris, meski seluruh sistem peluncurnya telah selesai dibangun dan diuji coba.

Meski begitu, Garibaldi tetap mencatat sejarah sebagai kapal pertama di Eropa yang mengoperasikan sistem rudal Terrier.

Kapal ini juga dilengkapi radar canggih, termasuk sistem pemantauan udara tiga dimensi yang mampu mendeteksi target jarak jauh.

Dari sisi performa, kapal ini memiliki bobot hingga lebih dari 11.000 ton dan mampu melaju hingga 30 knot.

Dengan tenaga mencapai 100.000 HP, Garibaldi menjadi salah satu kapal tercepat di kelasnya pada masa itu.

Selain sebagai kapal tempur, Garibaldi juga berfungsi sebagai pusat komando armada.

Kapal ini aktif dalam berbagai latihan militer di kawasan Mediterania hingga operasi lintas samudra.

Setelah 33 tahun bertugas, Giuseppe Garibaldi resmi dipensiunkan pada Januari 1971.

Meski memiliki teknologi canggih, kapal ini juga memiliki keterbatasan operasional.

Ukuran yang relatif kompak membatasi kapasitas dan fleksibilitasnya dibanding kapal induk modern.

Keterbatasan tersebut kemudian mendorong Angkatan Laut Italia mengembangkan kapal generasi baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini

Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:18 WIB

Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026

Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:07 WIB

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

Di Balik Hibah Kapal Induk Italia, Ada Ambisi Kejar Tayang 5 Oktober yang Bisa Sedot Anggaran Jumbo

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:48 WIB

Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah

Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:21 WIB

Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal

Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:17 WIB

Terkini

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 16:23 WIB

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Pernah Dirumorkan Bakal Dinaturalisasi, Begini Nasib Terbaru Pemain Keturunan Indonesia Finn Dicke

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:20 WIB

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Sekolah di Pelalawan Pulangkan Siswa Akibat Kabut Asap Memburuk

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

Motul Indonesia Perkuat Jaringan Layanan Lewat Pembukaan Bengkel B-Quik

Motul Indonesia Perkuat Jaringan Layanan Lewat Pembukaan Bengkel B-Quik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:19 WIB

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:18 WIB

×