- Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah belum membahas pengisian kursi kosong Wakil Menteri Pertanian pada hari Kamis.
- Kursi Wamentan kosong karena Sudaryono dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S Deyang.
- Pemerintah belum merencanakan perombakan kabinet karena masih fokus pada transisi pejabat baru yang baru dilantik sehari.
Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terkait kekosongan kursi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) setelah pejabat sebelumnya, Sudaryono, resmi dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Prasetyo menyampaikan bahwa hingga saat ini pemerintah belum membahas lebih lanjut mengenai siapa yang akan mengisi posisi tersebut maupun kemungkinan adanya perombakan kabinet (reshuffle) dalam waktu dekat.
Saat ditanya mengenai pengisian posisi Wamentan atau rencana reshuffle, Prasetyo menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini masih pada transisi pejabat yang baru dilantik.
"Belum, jadi untuk berkenaan dengan masalah posisi Wamentan memang sampai saat ini belum didiskusikan, karena juga pengangkatan pejabat lama Mas Sudaryono, Wamentan yang kemarin diminta untuk menjadi Kepala BGN kan juga baru 1 hari," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
![Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menggelar rapat koordinasi bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Koalisi Ojol Nasional di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Bagaskara].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/23/38465-menteri-sekretaris-negara-mensesneg-prasetyo-hadi.jpg)
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembahasan mengenai suksesor Sudaryono di kementerian yang dipimpin Andi Amran Sulaiman tersebut memang belum masuk dalam agenda pembicaraan saat ini.
"Jadi memang berkenaan dengan posisi jabatan Wamentan belum kita bicarakan," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Sudaryono telah resmi meninggalkan jabatan Wamentan setelah mendapat amanah baru dari Presiden untuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).
Sudaryono menggantikan posisi Nanik S Deyang yang menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN karena ingin fokus memulihkan kesehatannya.