Perang Meluas, Houthi Yaman Tembak 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 23 Juli 2026 | 13:29 WIB
Perang Meluas, Houthi Yaman Tembak 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Bab al-Mandeb
Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree (Al Jazeera)
baca 10 detik
  • Kelompok Houthi menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi di perairan Laut Merah.

  • Serangan proyektil memicu kebakaran pada kapal, namun seluruh awak dilaporkan selamat.

  • Aksi ini merupakan balasan atas penutupan akses Bandara Sanaa oleh pemerintah Yaman.

Suara.com - Kelompok Houthi dari Yaman kembali mengguncang stabilitas kawasan dengan menghantam dua kapal tanker minyak milik Arab Saudi di perairan Laut Merah. Langkah agresif ini memicu ancaman serius terhadap kelancaran jalur pasokan energi global di tengah eskalasi konflik regional yang kian memanas.

Aksi militer tersebut menjadi bentuk aksi balasan langsung atas kebijakan penutupan bandara Sanaa yang sebelumnya dihantam oleh otoritas Yaman dan sekutunya. Situasi ini menandai babak baru perseteruan sengit yang mengancam melumpuhkan rute perdagangan internasional vital di Selat Bab al-Mandeb.

Serangan rudal dan pesawat nirawak milisi tersebut menyasar armada Encelia serta Layla yang tengah melintas di jalur perairan strategis tersebut. Kejadian ini memaksa sejumlah kapal komersial lain menghentikan pelayaran dan berputar balik demi menghindari zona bahaya.

Selat Bab al-Mandeb (Al Jazeera)
Selat Bab al-Mandeb (Al Jazeera)

“Kami menargetkan dua tanker minyak Saudi, bernama Encelia dan Layla, atas pelanggaran mereka terhadap keputusan blokade yang dikeluarkan oleh angkatan bersenjata,” kata juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (23/7/2026).

Pihak otoritas transportasi Arab Saudi membenarkan adanya insiden hantaman proyektil yang memicu kobaran api pada kapal Encelia. Meski demikian, seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan berhasil mengendalikan situasi darurat di atas kapal.

“Serangan-serangan ini merupakan pelanggaran terhadap hukum dan konvensi internasional yang menjamin keselamatan kapal-kapal komersial dan awaknya,” kata SPA.

Kelompok pemberontak tersebut mengklaim telah meluncurkan berbagai proyektil canggih untuk menghantam sasaran secara presisi. Dampak dari gempuran tersebut langsung memicu kebakaran pada bagian badan kapal yang disasar.

“menggunakan sejumlah rudal balistik dan jelajah, serta pesawat nirawak,” kata Saree.

Strategi militer Houthi ini secara efektif memaksa belasan armada laut komersial membatalkan rute pelayaran mereka. Tindakan tersebut mempertegas pemberlakuan blokade maritim yang diumumkan kelompok tersebut terhadap Riyadh.

baca juga

“hampir sepuluh kapal… meninggalkan rute mereka, dan berbalik arah,” kata Saree.

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi laporan dari kapten kapal mengenai insiden ledakan tersebut. Tim di atas kapal langsung bergerak cepat melokalisasi kobaran api yang timbul akibat benturan proyektil.

“Kapten sebuah kapal tanker melaporkan diserang oleh proyektil tak dikenal yang menyebabkan kebakaran di atas kapal yang saat ini sedang dipadamkan oleh para awak,” kata UKMTO.

Pemberlakuan blokade maritim oleh Houthi sejak 20 Juli lalu merupakan respons atas hancurnya fasilitas Bandara Sanaa. Pemerintah Yaman sebelumnya membom bandara tersebut guna menggagalkan pendaratan pesawat asal Iran.

Kelompok tersebut menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil atas prinsip pembalasan yang setimpal. Mereka berikrar akan terus membalas setiap pembatasan akses logistik yang diberlakukan terhadap wilayah mereka.

“berdasarkan persamaan 'mata diganti mata'” dan menegaskan “hak rakyat kami yang agung untuk membalas blokade dengan blokade,” kata kelompok Houthi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Bagaimana Selat Bab al-Mandeb Jadi Kunci Harga Minyak Dunia, Lebih Vital dari Selat Hormuz?

Bagaimana Selat Bab al-Mandeb Jadi Kunci Harga Minyak Dunia, Lebih Vital dari Selat Hormuz?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:38 WIB

Selat Hormuz Lumpuh, Kapal Tanker Bisa Melintas Kalau Punya Ordal di Iran

Selat Hormuz Lumpuh, Kapal Tanker Bisa Melintas Kalau Punya Ordal di Iran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×