Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas

Bangun Santoso, Adiyoga Priyambodo

Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:38 WIB
Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung menyatakan mobil Alphard terbukti melanggar lalu lintas dan menggunakan pelat palsu di Bundaran HI pada Rabu, 22 Juli 2026.
  • Satpam Transjakarta Vicol Harefa menegur pengendara Alphard yang menerobos lampu merah, berujung cekcok dan permintaan maaf Vicol yang viral.
  • Pramono meminta aparat menegakkan sanksi kepada pengendara Alphard, sementara Ditlantas Polda Metro Jaya mendalami kasus dan memanggil pihak terkait.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara soal insiden viral satpam yang menegur pengendara mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI pada Rabu (22/7/2026) lalu.

Pramono menegaskan bahwa dari hasil penelusuran, mobil Alphard tersebut terbukti melanggar lalu lintas.

"Terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang kemudian melanggar," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Selain itu, Pramono juga mengungkap adanya dugaan pelanggaran lain pada mobil mewah tersebut.

"Kami juga mendapatkan laporan bahwa mobil yang pakai plat itu adalah plat palsu," ujar eks Sekretaris Kabinet itu.

Atas dasar tersebut, Pramono menilai pihak yang seharusnya diberi sanksi adalah pengendara Alphard, bukan satpam yang menegur.

"Saya sudah minta untuk aparat penegak hukum, kalau kemudian ini tidak bisa diselesaikan secara baik, ya tentunya yang melakukan seakan-akan berkuasa begitu, padahal dia salah, itu harus diberi sanksi," tegasnya.

Pramono menyebut Pemprov DKI Jakarta memiliki rekaman CCTV yang lebih lengkap untuk mengungkap kronologi kejadian tersebut.

"Semua orang melihat dari CCTV maupun CCTV yang lebih lengkap yang sebenarnya dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta. Wajahnya yang marah juga kami sudah tahu sekali," tandas sang politisi senior.

baca juga

Petugas satpam yang dibela Pramono itu diketahui bernama Vicol Harefa, yang bertugas di sekitar Halte Transjakarta Bundaran HI.

Vicol menjadi sorotan publik usai videonya menegur pengendara Alphard yang diduga menerobos lampu merah di pelican crossing depan Hotel Pullman tersebar luas.

Dalam video tersebut, Vicol terlihat sempat memukul kaca mobil Alphard sambil berteriak menegur pengemudinya.

Teguran itu berbuntut cekcok setelah sopir dan dua penumpang Alphard keluar dari mobil dan mengaku sebagai aparat.

Kedua belah pihak akhirnya dimediasi di pos polisi setempat.

Namun dalam mediasi itu, kepala pos polisi sempat menyatakan Vicol yang bersalah karena dianggap tidak berhak memukul kaca mobil.

Video Vicol bersujud meminta maaf dalam mediasi tersebut turut viral di media sosial dan memicu simpati publik.

Saat ini, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya tengah mendalami dugaan pelat nomor palsu pada Alphard tersebut dan berencana memanggil kedua pihak untuk klarifikasi lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar

Sempat Viral Sujud Minta Maaf, Pramono Bela Satpam yang Tegur Pengemudi Alphard: Dia yang Melanggar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 12:06 WIB

Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?

Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:26 WIB

KPK Sita Mobil Alphard Terkait Kasus Bupati Lombok Barat

KPK Sita Mobil Alphard Terkait Kasus Bupati Lombok Barat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:58 WIB

Pramono Ungkap Peran PKB Antar Megawati Jadi Wakil Presiden pada 1999

Pramono Ungkap Peran PKB Antar Megawati Jadi Wakil Presiden pada 1999

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:16 WIB

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

Pramono Siapkan Obligasi Daerah Pertama di Indonesia, Danai LRT hingga Sekolah

Pramono Siapkan Obligasi Daerah Pertama di Indonesia, Danai LRT hingga Sekolah

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pramono Minta Maaf, Janji Segera Bangun Ulang SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh

Pramono Minta Maaf, Janji Segera Bangun Ulang SDN Kebayoran Lama 09 yang Roboh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:32 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×