ICW Bongkar Celah Korupsi Sekolah Rakyat, Gus Ipul Janji Benahi Tata Kelola

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:58 WIB
ICW Bongkar Celah Korupsi Sekolah Rakyat, Gus Ipul Janji Benahi Tata Kelola
Menteri Sosila yang juga Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Suara.com/Lilis)
baca 10 detik
  • Indonesia Corruption Watch menemukan dugaan markup anggaran pengadaan Program Sekolah Rakyat pada 24 Juli 2026.
  • Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan temuan ICW sejalan dengan hasil pemeriksaan internal Kementerian Sosial serta BPK.
  • Kementerian Sosial berkomitmen menindaklanjuti seluruh temuan tersebut guna mencegah praktik korupsi dalam program prioritas pemerintah.

Suara.com - Program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah mulai mendapat sorotan terkait tata kelola anggaran.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan sejumlah kerawanan dalam proses pengadaan, mulai dari dugaan markup hingga penggunaan penyedia yang berulang.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku telah menerima berbagai masukan tersebut saat bertemu dengan perwakilan ICW di Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026).

Menurut Gus Ipul, kajian yang disampaikan ICW justru memiliki kesamaan dengan temuan yang sebelumnya diperoleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Sosial dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Ada kesamaan temuan-temuan yang diberikan oleh ICW maupun juga oleh Irjen dan juga yang ada di BPK. Jadi ini ada hal-hal yang sama yang kita harapkan nanti jadi perbaikan ke depan, ya, jadi perbaikan untuk pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian Sosial," kata Gus Ipul kepada wartawan.

Ia menegaskan pemerintah tidak ingin program strategis Presiden Prabowo Subianto tercoreng oleh praktik korupsi.

Gus Ipul mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan ICW, khususnya terkait pengadaan dalam program Sekolah Rakyat.

Ia memastikan bersama Wakil Menteri Sosial akan mendalami seluruh temuan tersebut sebagai bahan evaluasi tata kelola program.

"Kami sangat terbuka, ya, kritik, saran dari pihak manapun, apalagi dilakukan dengan melampirkan data-data yang akurat. Apa yang disampaikan oleh ICW semuanya itu dilampiri dengan data-data yang sangat akurat," ucapnya.

baca juga

Sementara itu, Koordinator ICW Almas Sjafrina mengatakan organisasinya tengah mengkaji pelaksanaan Program Sekolah Rakyat, termasuk aspek pengelolaan anggarannya.

Menurut dia, selain memastikan pendidikan berjalan secara adil dan inklusif, ICW juga memberi perhatian terhadap transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

"Dan hal lain yang kami soroti adalah terkait dengan pengelolaan anggaran, mulai dari transparansi dan akuntabilitasnya," kata Almas.

Dalam kajian awalnya, ICW mencatat sejumlah potensi kerawanan yang dinilai perlu segera dibenahi mengingat Sekolah Rakyat merupakan program baru pemerintah.

"Memang ICW sedang mendalami beberapa data, sejauh ini kami ada beberapa catatan yang tadi juga sudah disampaikan, mulai dari soal pemilihan metode pengadaan, kemudian ada dugaan markup begitu ya dengan melihat harga, kemudian juga ada sorotan terkait dengan penyedia yang ada yang berulang dan sebagainya," ujar Almas.

Ia berharap data yang disampaikan kepada Kementerian Sosial dapat menjadi bahan evaluasi sehingga potensi penyimpangan dapat dicegah sejak awal pelaksanaan program.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekolah Rakyat Permanen Segera Dibangun di Poltekpar NHI Bandung, Kolaborasi Kemensos dan Kemenpar

Sekolah Rakyat Permanen Segera Dibangun di Poltekpar NHI Bandung, Kolaborasi Kemensos dan Kemenpar

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:57 WIB

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:07 WIB

134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM

134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:17 WIB

Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat

Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 20:09 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang

Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:50 WIB

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

Gus Ipul Beri Apresiasi atas Komitmen Pemkab Bandung Dukung Sekolah Rakyat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 11:41 WIB

Mensos dan Menteri PKP Sepakat Akselerasi Renovasi Rumah Siswa Sekolah Rakyat

Mensos dan Menteri PKP Sepakat Akselerasi Renovasi Rumah Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×