Olah TKP Kematian Sutrimo Selesai, Polisi Bawa Sejumlah Bukti dari Klinik Mordent

Bangun Santoso, Faqih Fathurrahman

Senin, 27 Juli 2026 | 15:44 WIB
Olah TKP Kematian Sutrimo Selesai, Polisi Bawa Sejumlah Bukti dari Klinik Mordent
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian Sutrimo, di Klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026). (Suara.com/Faqih)
baca 10 detik
  • Polisi menyelidiki kematian Sutrimo yang ditemukan meninggal dengan mulut berbusa di klinik kecantikan Jakarta Selatan pada Kamis (23/7/2026).
  • Petugas membawa sejumlah sampel dari lokasi kejadian untuk diteliti lebih lanjut di Laboratorium dan Forensik Polri.
  • Penyelidikan menghadapi kendala karena tempat kejadian perkara sudah rusak akibat dilalui banyak orang sejak korban ditemukan.

Suara.com - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kematian Sutrimo, di Klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Setelah melakukan olah TKP, petugas membawa beberapa sampel dari lokasi kematian Sutrimo, yang terjadi pada Kamis (23/7/2026).

“Nanti sama Humas ya,“ kata Kasubnit 1 Resmob Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Roby Pasha, Senin (27/7/2026).


Meski telah dicecar pertanyaan awak media, Roby enggan menjawabnya. Ia mengaku jika hal ini bakal dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, atau para pimpinan yang berwenang.

“Nanti biar Kabid Humas ya yang ini ya atau pimpinan kami,” ucapnya.

Roby mengaku, jika saat ini pihaknya baru melakukan tahap penyelidikan. Informasi secara lengkap bakal disampaikan oleh Kabid Humas.

“Ya masih dalam tahap penyelidikan nanti biar itu aja biar Kabid Humas saja,” ucapnya.

“Saya nggak bisa jawab nanti biar ini aja biar pimpinan aja yang jawab,” imbuhnya.

Namun, Roby menjelaskan jika barang yang dibawa dari lokasi kejadian nantinya bakal diserahkan ke Laboratorium dan Forensik Polri, untuk diteliti lebih lanjut.

baca juga

“(Barang-barang dibawa) ke Labfor, Labfor tadi seperti yang kita ketahui tadi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki penyebab meninggalnya Sutrimo.

Korban yang disebut-sebut merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah itu sempat ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan kondisi mulut berbusa.

Korban dievakuasi dengan ambulans ke Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Taman Puring. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia saat tiba di RS.

Dalam perkara ini, polisi menghadapi kendala dalam mengusut kematian Sutrimo. Sebab, lokasi kejadian disebut sudah rusak karena baru diketahui beberapa hari setelah peristiwa terjadi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah mengatakan penyelidikan saat ini masih difokuskan pada pengumpulan petunjuk di lokasi kejadian.

Salah satu langkah utama yang dilakukan penyidik ialah menyisir rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita cari petunjuk, saksi-saksi, dan bukti-bukti. Terutama CCTV di sekitaran TKP,” kata Iskandarsyah kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Ia menjelaskan, polisi baru mengetahui adanya peristiwa tersebut beberapa hari setelah korban ditemukan. Informasi awal justru diperoleh dari media sosial sehingga seluruh informasi yang beredar harus diverifikasi lebih dahulu.

Menurut Iskandarsyah, kondisi TKP yang sudah tidak steril menjadi tantangan tersendiri dalam proses penyelidikan. Lokasi penemuan korban telah dilalui banyak orang sejak korban ditemukan pada Kamis (23/7/2026).

“TKP sudah berapa hari rusak. Itu jadi kendalanya, karena orang sudah berlalu lalang di situ sejak hari Kamis,” ungkapnya.

Selain mengumpulkan rekaman CCTV, polisi juga mulai mendata warga yang diduga mengetahui peristiwa tersebut. Mereka akan dimintai klarifikasi untuk membantu menyusun kronologi secara utuh.

Hingga kekinian, kepolisian juga belum memastikan identitas korban secara resmi. Nama Sutrimo yang beredar masih dicocokkan dengan data dari rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut

Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:01 WIB

Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan

Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 15:00 WIB

Tak Lagi Diisolasi, Febrie Adriansyah Mulai Jalani Hari-hari Bersama Tahanan KPK

Tak Lagi Diisolasi, Febrie Adriansyah Mulai Jalani Hari-hari Bersama Tahanan KPK

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:45 WIB

KPK Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Diistimewakan, Kini Gabung dengan Tahanan Lain

KPK Tegaskan Febrie Adriansyah Tak Diistimewakan, Kini Gabung dengan Tahanan Lain

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:39 WIB

KPK Bantah Beri Fasilitas Mewah, Febrie Adriansyah Kini Huni Rutan Tanpa Pengistimewaan

KPK Bantah Beri Fasilitas Mewah, Febrie Adriansyah Kini Huni Rutan Tanpa Pengistimewaan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:32 WIB

Polisi Olah TKP Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie, Sejumlah Barang Bukti Dibawa

Polisi Olah TKP Kematian Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie, Sejumlah Barang Bukti Dibawa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:25 WIB

KPK Buka Suara soal Febrie Adriansyah Masuk Rutan Tanpa Rompi Tahanan

KPK Buka Suara soal Febrie Adriansyah Masuk Rutan Tanpa Rompi Tahanan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:05 WIB

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

5 Bedak Padat yang Tahan Lama dan Glowing Sesuai Klaim dan Review Pengguna

5 Bedak Padat yang Tahan Lama dan Glowing Sesuai Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:03 WIB

Perusahaan Diminta Tak Cuma Andalkan Awareness untuk Hadapi Serangan Siber

Perusahaan Diminta Tak Cuma Andalkan Awareness untuk Hadapi Serangan Siber

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:02 WIB

Puji Pramono Anung, Prabowo: Gubernur Hebat Meski Bukan dari Partai Saya

Puji Pramono Anung, Prabowo: Gubernur Hebat Meski Bukan dari Partai Saya

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:00 WIB

Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah

Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:00 WIB

SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas

SKD Sekolah Kedinasan 2026, Pemerintah Resmi Tetapkan Nilai Ambang Batas

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:59 WIB

×